MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Kakek Zara Harus Oprasi


__ADS_3

Ayah Doni


Saat sampai rumah sakit Mamah Zara masuk dan berjalan dengan sangat cepat, Aku hanya mengikuti dari belakang, Karena Aku sambil mengirim pesan pada adiku untuk pulang naik ojek apa taxsi dan Aku bilang juga sedang mengantar teman ke rumah sakit, untung adeku ngga marah, setelah mengirim pesan pada adiku Aku berjalan sedikit cepat untuk mengejar Mamahnya Zara.


Setelah di depan ruangan UGD, Mamahnya Zara langsung memanggil Zara.


"Zara,, apa yang terjadi,? kenapa Kakek bisa kambuh sakitnya,,, "saat di depan Zara.


"Zara juga ngga ngerti Mah,, saat Zara liat Kake sedang memegang dadanya,, dan mengeluh sakit lalu tiba tiba Kake pingsan,,, "Zara sambil menangis.


"Sudah jangan nangis,kita berdoa saja semoga Kake tidak apa apa,, "sambil memeluk Zara. dan Zara pun mengangguk.


Aku pun hanya bisa memandang mereka berdua, Aku tidak bisa membantu apa apa.


"Maaf,, ini kunci mobilnya, Saya mau permisi dulu,,"kataku saat mereka berdua sudah duduk dan tenang.


"Oh iya,, trimakasih ya Pak, maaf merepotkan, "jawab Mamah Zara.


"Pak Doni jangan pulang dulu,, tunggu Dokter keluar dan tau keadaan Kake Pak,, karena Zara di sini sama Mamah hanya berdua dan ngga ada sodara yang lain,,, "saat Aku melihat ke arah Mamah Zara dia pun melihatku dan sedikit mengangguk.


"Ya udah Bapa temani,,, "Zarapun mengucapkan terimakasih, kita bertiga duduk di depan ruangan UGD.


Sekitar 20 menit Dokter pun keluar, dan Dokter mengatakan kalau Kake sudah keluar dari masa kritisnya tapi Kake sangat lemah, dan kita tidak boleh memberikan kabar yang buruk takutnya jantung kambuh.


Ahirnya Kakek di pindahkan ke kamar rawat dan karena dari tadi kita menunggu Kakek mendapat kamar, sampai kita bertiga tidak melihat waktu. ternyata sudah sore, Aku keluar dari rumah sakit untuk mencari minimarket, Aku akan membeli minum juga cemilan, Aku juga akan membeli nasi dan juga lauknya. setelah membeli semuanya Aku kembali ke dalam rumah sakit dan menuju kamar rawat Kakek.


"Zara makan dulu,, ini sudah sore jangan telat makan,,, "kataku saat Aku taro makanan di meja.


"Tapi Zara ngga enak makan Pak,, "sambil duduk di sofa.


"Ya di paksa makan,, jangan sampai kamu ikut sakit,, "

__ADS_1


"Iya,,, "sambil membuka bungkusan kantong kresek.


"Mamah Zara juga ajak makan gih,, "Zara pun mengangguk.


"Mah,, makan yuk, ini Pak Doni beliin makanan buat kita,, "karena dari tadi Mamah Zara duduk di dekat Kakek terus, dan Kakek belum sadar.


"Zara aja makan, Mamah ngga pengin makan,"


"Makan dulu,, kamu harus jagain Papahmu, jangan sampai kamu juga sakit, harus di paksa makan biar perutnya tidak kosong,, "kataku kepada Mamah Zara.


Mamah Zara pun ahirnya mau lalu berjalan dan duduk di sofa, mereka berdua pun makan, sedang Aku duduk di dekat kakek. Setelah mereka makan Aku berpamitan.


"Zara Bapa pulang dulu yah,, besok ngga usah sekolah dulu ngga papa, takutnya Zara ngga ada yang antar,, Besok sehabis mengajar Bapa ke sini lagi,, "


"Iya Pak,, makasih ya Pak nemenin Zara dan Mamah di sini,, "


"Iya,,, "Aku pun keluar dari kamar rawat Kakek.


"Pak Doni,,, "Aku pun berbalik.


"Iya,,, Ada apa,, "


"Makasih atas bantuanya, dan apa Saya boleh minta no telfon Bapa, takutnya Saya mau minta tolong, maaf Saya selalu merepotkan karena Saya ngga ada sodara di kota ini,, "


"Mana hp kamu,,, "kataku dan Mamah Zara memberikan hpnya padaku, setelah Aku mencatatnya Aku miskol ke hpku lalu Aku kasihkan hpnya ke pada Mamah Zara, dan dia pun berterimakasih lagi.


"Kalau ada apa apa langsung telfon Saya, jangan sungkan Saya pasti akan bantu,, "Mama Zara pun mengangguk.


Dan Aku pun pergi dari rumah sakit, Aku menuju tukang ojek pangkalan, karena mobilku Aku tinggal di parkiran Mall. Jadi Aku akan ke Mal menggunakan ojek.


Sampai di mal Aku menuju mobilku, lalu Aku masuk mobilku dan menjalankanya keluar dari parkiran Mal.karena sudah malam Aku langsung pulang ke rumah.

__ADS_1


Jam pun berlalu dan sekarang Aku sedang menuju ke sekolah untuk mengajar, dan setelah mengajar Aku akan menuju rumah sakit untuk menjenguk Kakek. Aku membeli buah untuk di bawa ke rumah sakit.


"Siang,,, "kataku setelah mengetuk pintu.


"Eh Pak Doni, Kek Pak Doni udah datang tuh,,, "kata Zara pada kakeknya.


Aku pun masuk dan menaro buah yang ku bawa di meja.


"Kek,, gimana sudah lebih enakan,? "tanyaku setelah bersalaman dan ku cium tanganya.


"Sudah lebih baik,dan trimakasih karena kemarin katanya menemani Zara dan anak saya di sini,, "


"Iya Kek, sama sama. Sukur kalau Kake sudah lebih baik,, "


Aku tidak melihat Mamah Zara dan sepertinya dia sedang pergi.


"Mamah tadi di panggil dokter Pak,, "tiba tiba Zara berkata, dan Aku yang ketahuan sedang mencarinya hanya tersenyum.


Aku keluar dari ruang rawat kakek untuk membeli minum,tapi di depan ruang Kake rupanya Mamah Zara sedang duduk sambil melamun.


"Ada apa,,hemmm, "sambil Aku duduk di sebelahnya dan Mamah Zara yang sepertinya kaget langsung menengok ke arahku.


"Tadi Dokter bilang kalau Papah harus di oprasi karena jantungnya ada lendirnya ,kalau tida di buang lendir itu Papah akan sering sakit, dan di rumah sakit ini tidak ada alatnya, Dokter menyarankan harus di oprasi di rumah sakit yang ada di kota J, Saya bingung Pak karena kita ngga ada sodara di kota J dan ngga tau nanti di sananya bagai mana,, "sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tanganya.


"Ngga usah sedih gitu, nanti biar Saya yang urus untuk rumah sakit di kota J dan nanti Saya antar ke sana, sekarang Kamu tanya Dokter Papahmu bisa di bawa ke kota J kapan, soal oprasi biar Dokter di kota J aja yang mengaturnya,, "Mamah Zara menatapku tak percaya.


"Ngga usah di pikirkan, sanah masuk, Saya mau beli minum dulu,, "kataku sambil bangun dari duduk dan berjalan kuar dari rumah sakit.


Sampai jumpa besok...


Jangan lupa like, komen dan votenya ya kak,, trimakasih..

__ADS_1


__ADS_2