
Dea terbangun di tengah malam, karena Hendra membangunkanya.
"Sayang,, bangun. Yang,,,, "kata Hendra sambil menggoyangkan tangan Dea.
"Ada apa Mas,,, hemmm,, Dea ngantuk,, "masih memejamkan matanya.
"Mas pengin Ayam goreng yang kriuk itu loh Yang,, "
"Ini masih malam Mas,, besok aja yah,, "
"Tapi Mas maunya sekarang Yang,, tolong Yang temani Mas cari,, Mas pengin banget ini"
"Ini dah malam Mas,, mau cari di mana,,? "
"Ngga tau pokoknya kita cari,, "Dea pun ahirnya bangun karena kasihan pada Hendra yang sepertinya sangat ingin.
"Iya udah Ayo Dea temani,, "Sambil bangun dari tidurnya dan menuju kamar mandi untuk cuci muka, dan di lihat jam sudah pukul 1 dini hari.
"Yang,, pake ini dulu,, "kata Hendra yang memberikan jaket ke Dea.
"iya Mas makasih,, "lalu Dea memakinya.
Setelah itu, Dea dan Hendra langsung. keluar dari kamar dan menuju garasi mobil, Hendra pun membawa mobilnya dengan lumayan cepat.
"Kita mau cari di mana Mas,?"
"Mas juga ngga tau Yang,, "
"Kenapa yah kok Mas pengin banget makan Ayam goreng kriuk, padahal kan Mas kurang suka Yang,, "kata Hendra lagi.
"Dea juga ngga tau,, mungkin itu keinginan anak kita kali Mas,, "
"Ini kali yah yang di namakan nyidam, tiba tiba pengin dan ngga kenal waktu, "kata Hendra dan Hendra jadi kepikuran dulu saat Mamah Zara hamil.
__ADS_1
"Ya mungkin,, karena Dea nga ngrasain sih Mas.Mas,,kamu kenapa kok diam,,? "
"Mas jadi teringat saat Mamah Zara hamil Zara, pasti dulu dia sangat tersiksa dan mungkin sangat sedih, karena saat itu suaminya sangat berengsek, mungkin ini adalah balasan yang Tuhan kasih untuk Mas karena dulu Mas telah mentelantarkan mamah Zara saat hamil,, "air mata Hendra pun mengalir sendiri.
"Mas,, sudah ngga usah sedih gitu, mungkin itu semua memang sudah takdir dari Tuhan, yang penting sekarang Mas sudah berubah , dan Zara sekarang juga tinggal dengan Mas kan, jadi itu membuktikan bahwa Mas sekarang menjadi Ayah yang bertanggung jawab,,"sambil mengusap lengan Hendra dan juga mengusap air matanya Hendra yang sedang menyetir. Hendra pun tersenyum tipis sambil melihat ke Dea.
"Trimakasih karena kamu mau menjadi pendampingku, dan menerima masalaluku yang sangat suram,, "
"Kita ini sama Mas, sama sama punya masalalu yang kurang baik, jadi ngga perlu berterimakasih yah, "mereka berdua pun tersenyum,dan Hendra mengusap kepala Dea dengan sayang.
Ahirnya Dea dan Hendra menemukan Restoran 24 jam yang kusus menjual Ayam kriuk.
"Kita makan di sini atau di bawa pulang Mas,,? "tanya Dea saat mobil sudah berhenti di parkiran.
"Di sini aja yah, Mas pengin yang anget Ayamnya,, "Dea pun menurut.
Lalu Hendra dan Dea pun masuk, karena ini sudah malam, Restoran siap saji pun sepi, hanya ada berapa orang saja.
"Mas,, kamu duduk aja, biar Dea yang pesan,, "
"Tapi Mas,, kamu lemas.kan habis nyetir, "
"Ngga lemas kok,, duduk gih,, "Dea pun menurut.
Dea mencari tempat duduk yang nyaman.setelah dapat Dea pun duduk sambil menunggu Hendra.
Saat Hendra mengantri di belakang seorang wanita, Hendra merasakan mual dengan bau si wanita itu, dan Hendra sampai mau muntah.
"Mas kenapa,,? "tanya si perempuan.
Hendra menggelengkan kepalanya, dan menutup hidung dan mulutnya menggunakan dua tangan.
"Apa Mas sakit,, "Hendra pun mundur karena si perempuan makin mendekatinya. dengan masih menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Karena si perempuan itu terus mendekati Hendra, lalu Hendra pun muntah di depanya dan mengenai baju si wanita.
Hoekkkk,,,
"Iihhhh,,, jodok, kamu tuh,, "kata si perempuan dengan berteriak dengan keras. Dea yang mendengarnya langsung mendekati mereka.
"Mas,, kamu kenapa,, "kata Dea sambil mengelap bibir Hendra yang basah. sedang Hendra menggelengkan kepalanya.
"Eh Mba ini baju saya kotor gara gara ini cowo kurang ajar, muntah kok ke baju saya,, untung di jaketnya jadi saya bisa lepas,, "sambil melempar jaketnya ke lantai.
"Orang sakit itu jangan di ajak keluar dong, bikin orang kesal aja,, ganti jaket saya itu jaket mahal yah,harganya 1 jutaan,, "
"Mba bisa ngga jangan ngomel terus,suami saya itu lagi ngga sakit yah,, "
"Baru satu juta aja sudah sok soan,, akan saya ganti,, "kata Dea yang ngga trima melihat suaminya di hina.
"Kaya punya uang aja kamu,, sok soan lagi,, "saat Dea akan membalasnya Hendra melarangnya.
"Saya minta maaf karena telah mengotori baju anda, saya merasa mual mencium bau minyak wangi anda, dan itu membuat saya jadi muntah,sepertinya itu minyak wangi murahan,, "
"Jangan kurang ajar anda yah menghina minyak wangi yang saya pake,, ini minyak wangi mahal,,"
"Ya udah kita ngga perlu memperpanjang masalah, sekarang sebutin no rekening anda saja, biar saya trfer,,"kata Hendra tapi tetap Hendra dengan pisisi di belakang Dea demgan menutup hidungnya.
"Sinih Dea aja,, Mas duduk aja sanah, nanti. kelamaan di sini muntah lagi,,"sambil meminta hp Hendra.
Lalu Hendra pun menurut, Hendra langsung duduk, dan si perempuan itu langsung menyebutkan no rekeningnya ke pada Dea.
Dea langsung mengirim uang ke no rekening si perempuan, saat trferan masuk ke hp si perempuan, dia langsung membulatkan matanya, Dea rupanya mengirim mentranfer uang sebesar 5 juta.
"Sudah kan,, jadi sekarang silakan geser, karena Saya mau pesan makanan buat suami Saya,,"Kata Dea ,lalu si perempuan itu pun langsung bergeser ke samping.
Dea memesan Ayam kriuk 4 potong, ada juga kentang goreng dan minumanya.
__ADS_1
"Ini Mas Ayamnya ,,ayo di makan,, "Hendra pun langsung memakanya dengan lahap.
Jangan lupa like, komen dan votenya trimakasih...