
Ahirnya sampai juga di kota, karena jarak ke apatemen papah lebih dekat dari pada rumah ibuku,jadi papah dan ibu mengajaku untuk istirahat dulu di apartemen, sebenarnya aku bisa aja pulang naik taxsi tapi papah di ibu melarangku, dan ahirnya aku ikut ke apartemen papah dulu.
Aku langsung duduk di sofa yang panjang dan langsung meluruskan kakiku, sedang ibu langsung masuk kamar, kalau papah langsung ke dapur mengambil minum.
"Dek,, minum dulu, "kata papah sambil menyodorkan segelas air dingin ke padaku.
"Hemmm,,, makasih, "langsung ku ambil dan ku minum.
"Mau tiduran di kamar Mas ngga, ?"
"Ngga usah di sini aja ngga papa, "jawabku. Sambil tiduran lagi setelah menaro gelas di meja.
"Ya udah Mas mau mandi dulu yah, gerah soalnya, "papah langsung masuk kamar setelah bicara.
Aku pun memejamkan mataku karena merasa lelah.
.
.
.
Aku terbangun saat aku merasakan usapan di pipiku,saat mataku terbuka kulihat papah sedang berjongkok di sampingku sambil tersenyum.
Lalu aku langsung duduk dan mengucek mataku.
"Sudah malam.Adek mau mandi dulu apa makan dulu,?"kata papah sambil duduk di sebelahku.
"Dinda Mau mandi dulu aja deh, "
"Mandinya di kamar mandi kamar Mas ya dek, dan baju adek udah di siapkan di sana, "
"Kenapa di sana sih Mas,,, di kamar mandi luar aja napa sihhh,, "kataku.
"Udah,, ayo mandi ngga usah banyak protes, kalau kamar mandi Mas ada air hangatnya, Mas dah siapkan ayo bangun, "sambil di tariknya tanganku untuk masuk kamar Mamas.
Ahirnya aku masuk kekamar papah dan langsung masuk kamar mandi, benar saja sudah ada air hangat juga bajuku.
__ADS_1
Selesai mandi aku langsung keluar, dan aku lihat papah sedang duduk di kasur dengan memangku leptopnya, lalu aku duduk dan menyisir rambutku yang basah.
"Adek,, kenapa malam malam keramas, nanti masuk angin loh kalau ngga di keringin, ?"
"Rasanya lengket Mas,Dinda merasa risih dan ngga enak, "kataku sambil masih menyisir rambut.
"Adek mau menginap apa pulang, ini udah jam sembilan loh,, mending nginep aja yah, "
"Ngga ah,, tidur di sofa ngga enak, Dinda pulang aja, "
"Sapa yang suruh tidur sofa, nih kasur lebar kan bisa buat kita berdua, "sambil menepuk kasur dan tersenyum mesum papah bicara.
"Dihh,, ngga ah,takut ada kucing garong, "jawabku.
"Kucing garongnya ganteng kan, "sambil menghampiriku lalu memeluk pundaku dari belakang.
"Siapa bilang ganteng, orang sudah tua begitu kok bilang ganteng, "kataku sambil tersenyum mengejek.
"Ohhh,, gitu yah, jadi Mas udah jelek gitu maksudnya, "sambil menggelitiki ku.
Karena aku berdiri sambil di gelitiki membuat aku tidak bisa melihat jalan, kakiku kesandung dan langsung akan jatuh, untung papah menariku, lalu aku terjatuh ke kasur sedangkan papah yang ikut ketarik juga jatuh di atas tubuhku.
Dengan masih nafas yang belum teratur,kita masih dalam posisi papah di atas tubuhku, berlahan papah mengangkat tubuhnya dan kita saling tersenyum, saat mata kita saling pandang papah lalu menciumku,saat bibir papah sudah menempel di bibirku tiba tiba perutku berbunyi.kruk..krukk..
"Lapar,,,,, "kataku saat papah mengangkat wajahnya.
Lalu papah tersenyum dan mengusap bibirku,"Ayo makan,,, "sambil bangun dari atas tubuhku.
Aku dan papah keluar dari kamar dan menuju meja makan, di meja sudah ada banyak makanan, sepertinya papah yang memesanya.
"Ibu di panggil dulu ya Mas, kita makan bareng, "kataku yang akan berjalan menuju kamar ibu.
"Ngga usah dek,, tadi ibu sudah makan, "jawab papah.
"Kapann,? "tanyaku
"Tadi pas adek tidur, "
__ADS_1
"Kenapa Dinda ngga di bangunin,? "
"Adek tidur sepertinya sangat nyenyak, jadi Mas ngga tega untuk bangunin, "
"Udah,,, adek makan aja kasian cacing di perut adek sudah pada demo, "kata papah lagi.
"Iya,,, Mamas ngga makan,? "tanyaku sambil aku mengambil nasi di piringku, "jangan bilang udah malan bareng ibu yah, "kataku sambil aku melototin mataku.
"Iya,,, Mas dah makan bareng ibu.Udah itu mata jangan melotot entar keluar lagi, yang penting Mas temani adek makan kan, "aku pun langsung duduk dan menyendok makanku, karena memang aku sangat lapar, mungkin papah juga lapar makanya makan duluan bareng ibu.
Selesai makan kita duduk di sofa, dengan papah yang masih saja sibuk dengan leptopnya, aku maklum sih papah memang memegang dua kerjaan pasti sangat repot kalau tak di cicil mengerjakanya.
"Masss,,, Dinda boleh tanya ngga,? "ucapku sambil aku duduknya menghadap papah.
"Adek mau tanya apa,, hemmm Tanya aja, "
"Nanti setelah kita menikah apa Mas mau tetap pegang dua pekerjaan ini,? "papah langsung berhenti mengetik dan menatapku.
"Apa adek tidak suka dengan pekerjaan Mas,?"
"Bukan tidak suka Mas, tapi Dinda lihat mas terlalu sibuk dan pasti sangat cape. Pagi ke kampus mengajar sedang sore ke rumah sakit pulangnya malam.Kalau kita nanti nikah masa ngga ada waktu buat Dinda ,paling ketemu pagi waktu sarapan dan saat Mas pulang dari rumah sakit besar kemungkinan Dinda udah tidur. Masa saat hari libur doang kita bisa berduaan iya itu juga kalau Mas ngga ada panggilan dadakan dari rumah sakit, kalau ada panggilan mendadak Dinda di tinggal lagi, buat apa coba kita nikah kalau ngga bunya waktu bersama, "ucapku panjang kaya kereta.Biar papah mikir akan gimana nantinya setelah menikah, aku ngga mau cuman jadi pajangan aja di rumah. Aku melihat papah yang sedang berfikir.
"Bener juga yang adek ucapkan,,, menurut ade Mas harus pilih yang mana.Dokter apa Dosen, "ucap papah sambil menaro leptop di meja.
"Dinda sih terserah Mas aja, yang penting Mas nyaman dengan pilihan Mas, tapiii..... kalau Dinda boleh usul mending Mas pilih Dokter aja soalnya kalau mengajar takutnya Mas masih mlirik cewe cewe cantik di kampus, "kataku.
Papah tersenyum mendengarkan usulku, ahirnya papah mau mendengarkan omonganku, dan papah juga mau mempertimbangkan pilihanku juga, aku pun minta di antarkan pulang karena aku tidak mau satu kasur dengan papah, karena ada ibu takutnya ibu menilaiku wanita murahan lagi. Setelah pamit dengan ibu aku pun langsung di antar papah pulang.
**Terimakasih buat kaka kaka yang masih menyukai ceritaku, aku sangat suka membaca komen komen kaka, komen dari kaka semua adalah penyemangat buatku menulis, jadi jangan lupa untul like komen juga votenya ya kak, biar aku tambah semangat lagi.
Untuk penulisan atau kata kalau ada yang kurang pas menurut kaka silakan komenin aja, biar aku bisa perbaiki aku ngga marah kok, malah seneng jadi aku tau di mana yang kurang pas atau salah kata.
Sekali lagi aku mau bilang, aku orang jawa ngapak, kadang aku nulinya ngikutin cara ngomngku jadi ajari aku ya kak kalau penulisan kataku ada yang salah, terimakasih
😊😘😘🙏
Pagi gini aku udah up loh,, kalau banyak yang komen aku up lagi nanti sore**.
__ADS_1