
"Yah,,, bisa ikut ke ruanganku bentar ngga, ada yang ingin Aku tanyakan sebelum Ibu di periksa lebih lanjut, "kataku pada Ayah saat Aku selesai memeriksa Ibu.
"Iya,,, Ayo, "jawab Ayah. "Bu,, Ayah mau ke ruangan Pamuji dulu yah ,ngga papa kan di tinggal bentar, "dan Ibu mengangguk dan tersenyum sebagai jawaban.
Lalu Aku mengajak Ayah ke ruanganku, untuk menanyakan sesuatu.
"Ada apa sih Ji, kayanya serius banget, ?"tanya Ayah padaku saat kita sudah duduk di kursi dalam ruanganku.
"Ini masalah penyakit Ibu. Aku mau tanya ke Ayah, tapi sedikit serius, "kataku.
"Ya silakan tanya aja, kalau demi kebaikan Ibu akan Aku jawab,"
"Apa Ibu merasakan sakit di perutnya sudah lama, ?"
"Hemm,,, sudah sekitar 5 bulan, "
"Apa aja keluhanya,? "
"Pertama Ibu pernah mengeluh sakit di perutnya, lalu minum obat pereda nyeri sembuh. Dan pernah saat kita sedang hubungan intim, Ibu juga merasakan kesakitan,padahal Aku melakukanya dengan sangat hati hati juga pelan pelan.Saat kejadian itu Aku tidak melakukanya lagi sampai 2 bulan karena Ibu masih suka mengeluh sakit, pernah waktu itu terahir Aku berhubungan intim dengan Ibu, tapi Ibu mengeluh kesakitan dan saat Aku melepaskan penyatuan kita ternyata kepunyaanku ada darahnya sedikit. Dan itu terahir Aku melakukan hubungan intim, Aku ngga berani lagi melakukanya karena Ibu merasakan kesakitan,dan Aku ngga tega melihatnya, "Aku mendengarkanya hanya menganggukan kepalaku.
"Kapan Ayah terahir berhubungan intim dengan Ibu, ?"tanyaku.
"Sudah lama sekitar 2 bulan dari sekarang, "
"Apa sakitnya Ibu serius Ji, kenapa sakit di perutnya ngga sembuh sembuh, dan katanya kemaren hanya asam lambung, Apa kamu curiga ada yang tidak baik, ?"tanya Ayah lagi.
"Aku kira juga tadinya hanya asam lambung, tapi makin ke sini kok Ibu justru kondisinya makin melemah, Aku belum berani memastikanya, makanya Aku mau memeriksanya lagi secara detail, "
jawabku.
"Ji,, tolong sembuhkan Ibu, Aku tidak tega setiap melihatnya kesakitan sangat kasian, "
"Yah Aku hanya seorang Dokter bisanya hanya mengobati, Dan yang bisa menyembuhkan dari semua penyakit adalah Tuhan, Ayah harus banyak berdoa, Aku ngga bisa menjanjikan, "jawabku.
Lalu Ayah pun pergi ke ruangan Ibu, setelah kita berbicara. Dan Aku akan menyiapkan pemeriksaan Ibu lebih lanjut.
Saat Aku Akan keluar dari ruanganku, Hpku berbunyi tanda panggilan dan saat ku lihat ternyata Istriku.
"Hallo Dek,, "
"Hallo Mas,, gimana Ibu, Apa sudah di lakukan pemeriksaan, "
__ADS_1
"Belum Dek, ini Mas baru mau menyiapkan nya, "
"Apa ada yang tidak beres Mas dengan kesehatan Ibu,? "
"Adek berdoa saja semoga tidak ada yang serius,dengan penyakit Ibu, "
"Iya Mas semoga,"
"Adek sedang apa? ngga sibuk kah,? "
"Dinda Baru duduk ini,dari pagi sibuk terus, "
"Jangan lupa makan siang, jangan sampai telat yah, dan soal cuti jangan lupa Adek tanyakan, "
"Iya,, Dinda ngga lupa kok, ya udah dulu ya Mas, "
"Iya,, nanti sore pulang bareng kan Dek, Adek ke sini dulu kan, "
"Iya nanti sore Dinda ke situ sekalian jenguk Ibu, Ya udah Ya Mas,,, "
Setelah telfon di matikan, Aku langsung keluar untuk menyiapkan pemeriksaan, Setelah siap Aku menyuruh susuter untuk membawa Ibu ke ruang pemeriksaan. Saat Ibu sudah sampai Aku langsung melakukan pengambilan sempel darah, setelah darah di ambil,Lalu Ibu Aku periksa dengan melakukan USG, Dan melakukan pemeriksaan lainnya.
Karena rumah sakit sedang sibuk, mungkin hasil dari pemeriksaan Ibu akan selesai besok, Aku melihat dari gejala Ibu yang di rasakanya seperti penyakit yang serius, semoga saja masih bisa di obati.
Jam pun berlalu dengan cepat, Istriku tadi mengirim pesan katanya sedan OTW ke sini, Aku pun menunggunya di ruanganku.
Saat Aku sedang sibuk dengan laptopku, suara ketukan pintu terdengar, lalu Aku menyuruhnya masuk, ternyata Istriku yang datang.
"Sore Sayang,,, Apa sedang sibuk,?"sambil mendekat ke arahku.
"Tidak,, hanya sedang melihat jadwal oprasi, "Sambil Aku menyuruh Istriku untuk duduk di pangkuanku.
"Sudah makan belum kamu Mas,, "sambil menglaungkan tanganya di leherku. Aku pun menggelengkan kepalaku.
"Nanti habis jenguk Ibu kita makan di luar ya Mas,Dinda pengin makan yang berkuah kuah gitu, "kata Istriku.
"Iyaa,, Mas ngikut kemauan Adek aja, "sambil Aku usap pipinya Istriku yang sangat mulus.
"Ya udah kita sekarang ke Ibu yuk Mas, "sambil bangun dari pangkuanku.
"Cium dulu gih, "sambil Aku sodorkan pipiku.
__ADS_1
Cup.. cup..
Aku pun langsung tersenyum dan bangun dari duduku, setelah Istriku mencium pipi kanan dan kiriku.
Lalu Aku membereskan mejaku dan membawa tas kerjaku sekalian, karena ini sudah waktunya Aku pulang juga.
Aku dan Istriku berjalan bersama menuju ke ruang rawat Ibu. Sampai di ruangan Ibu kita langsung masuk.
"Malam Ayah, Bu, "kata Istriku sambil memeluk Ibu.
"Malam sayang,, "jawab Ibu.
"Ji,,, tadi Ibu merasakan sakit lagi di perutnya, "kata Ayah saat Aku duduk di sofa.
"Sudah minum obat belum Yah,, ?"
"Sudah,, Aku takutnya nanti malam kesakitan lagi Ji, Aku harus gimana nanti,? "
"Ayah kasih obat pereda nyerinya lagi aja, dan kalau ada Ayah sambil mengkompres perutnya dengan Air hangat biar nyeri di perutnya menghilang, "
"Ya,, Akan Aku lakukan seperti yang kamu sarankan Ji, "
Lalu setelah kita mengobrol cukup lama, Istriku mengajaku untuk pulang, kita pun berpamitan pada Ayah dan Ibu.
Setelah di dalam mobil, Istriku meminta untuk makan bakso.Aku langsung menuruti keinginan Istriku. Dan Kita sampai pada kedai yang menjual bakso.
Istriku memesan baksonya saja tanpa di beri mei, dan bakso yang besar meminta dua biji, Aku yang melihatnya hanya menggelengkan kepalaku.
"Apa habis Dek,,? "tanyaku.
"Habis lah Mas,, orang Dinda lagi pengin banget, "
"Ya udah kita makan yuk keburu dingin, dan sambalnya Adek jangan banyak banyak, "
Istriku memang ahir ahir ini makanya cukup banyak, Aku sih senang aja lihatnya. cuman kalau makanya terlalu berlebihan kasihan ususnya.
Selesai makan bakso kita langsung pulang, di mobil Istriku langsung tertidur, mungkin terlalu kenyang hingga membuatnya mengantuk. karena tadi makan Bakso ludes tanpa sisa.
Sampainya Di rumah, Aku membangunkan Istriku. Dan kita pun turun dari mobil dan masuk ke dalam kamar. Biasanya Istriku yang selalu melihat Akbar yang sudah tidur apa belum tapi hari ini Istriku yang menyuruhku untuk melihatnya, karena Istriku bilang ingin langsung ke kamar mandi.
Jangan lupa untuk Like, komen dan votenya ya kak,, trimakasih...
__ADS_1