MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Di Terima


__ADS_3

Esok harinya,pas hari libur Dinda menyuruh Abang untuk datang ke Restoran pelangi.


"Ada acara apa Mah,,?"


"Kamu gimana sih Bang,katanya mau di bantuin buat nyatain cinta pada Sila yang tempatnya romantis,,"


" Mamah serius siapin semuanya buat Abang"Abang kaget juga merasa senang.


"Ya iya sayang,,Mamah udah siapin semuanya,Abang tinggal ajak Sila lalu datang ke restoran Pelangi,"


"Iya Mah,Abang akan ajak Sila kerestoran pelangi nanti malam,,"


"Iya udah sanah telfon Sila ,bilang padanya kalau nanti malam Abang mau mengajaknya makan malam,"


"Iya Mah,,makasih ya Mah,,Mamah paling sip deh pokoknya,,"sambil memeluk Dinda dengan sayang.


Lalu Abang masuk kamar dan menelfon Sila.


"Hallo Sil,,"


"Ya Bar,,ada apa,,?"


"Nanti malam Aku jemput yah,kita makan malam bareng,,"


"Iya Kan kita memang mau makan malam bareng,Aku kan dah janji mau tlaktir ,"


"Oh iya,,tapi Aku yang tentuin Restoranya yah,"


"Ya boleh,,tapi jangan restoran yang mewah yah,takut uangku ngga cukup,,"


"Iya beress,,ya udah dulu yah,sampai jumpa nanti malam dan dandan yang cantik,,"Sila menjawab Iya sambil tersenyum.


Telfon pun mati,Abang lalu menuju lemari,Akbar rupanya ingin tampil keren,dan memilih baju yang cocok untuk nanti malam.


Setelah memilih baju ,Abang lalu memutuskan untuk tidur siang dulu.Sedang Sila memutuskan untuk pergi ke salon dulu.

__ADS_1


Sila mau perawatan biar terlihat cantik,dan juga mau beli baju baru.


Sekitar jam 4 sore Sila sudah sampai di rumah,lalu Sila mandi dan akan bersiap.Sila terlihat cantik dengan baju lengan panjang dan di padukan rok selutut,rabut Sila juga di gerai .


Jam 6 lewat seperempat Akbar berangkat dari rumahnya,dan sudah menelfon Sila kalau sedang di jalan.Setelah menempuh perjalanan 25 menit Akbar pun sampai di rumah Sila,Dan Akbar memakai motor karena mobil Akbar belum jadi.


"Kok kamu pake rok gitu Sil,nanti kelihatan pa*hanya dong ,,"Sila pun lupa kalau mobil Akbar masih belum jadi.


"Terus Aku ganti dulu nih,,?"Akbar melihat jam.


"Ngga usah deh,nanti kemalaman,,"


"Trus Aku naiknya gimana,,"


"Kamu duduknya nyamping,trus tutupin p*aha kamu pake ini,,"sambil memberikan jaketnya setelah Abang melepaskan dari badanya.Sila lalu mengangguk.


Abang membawa motornya dengan pelan,karena Sila naik motornya menyilang.Tangan Sila lalu di tarik Akbar agar memeluk perutnya.


"Kita mau ke Restoran mana sih Bar,?"sambil meletakan dagunya di pundak Akbar.


"Pelittt,,"Akbar hanya tersenyum.


Ahirnya motor Abang sampai di parkiran Restoran pelangi,Sila turun dari motor sambil melihat ke arah Restoranya ,karena Restoranya sangat bagus dan besar,Sila takut kau uangnya nanti kurang karena mau tlaktir Akbar.


"Kenapa kok kaya bingung gitu,,?"tanya Akbar saat sudah memarkirkan motornya,dan Mira sudah turun dari motor.


"Bar,,ini Restoranya ngga salah,,kan Aku dah bilang tadi sama kamu, jangan Restoran yang malah,,takut uangku kurang,,"Akbar lalu tersenyum.


"Udah ngga usah mikirin tlaktiran,nanti kalau uang kamu kurang Aku yang bayarin sisanya,udah yuk kita masuk,,"sambil Akbar menggandeng tangan Sila dan mengajaknya masuk ke dalam,sedang jaket Akbar di tinggal di motor.


Lalu Akbar bertanya pada pelayan tempat yang sudah di pesan atas nama Dinda,tapi tanpa Sila tau,karena Akbar tadi menyuruh Sila menunggunya bentar.


Lalu pelayan menujukan jalanya,dan Akbar mengikutinya dari belakang sambil menggandeng Sila lagi.


"Bar,,kayanya lagi ada acara deh,,"

__ADS_1


"Acara,,kamu tau dari mana,,"


"Ya ini tempatnya sudah di Hias ,indah banget yah,,"Akbar hanya mengangguk dan tersenyum.


Sepanjang jalan menuju ke meja yang sudah di siapkan ,rupanya banyak lilin dan bunga juga balon yang di pasang dan menjadi hiasan.membuat tempatnya terlihat sangat romantis.


Pelayan lalu menujukan mejanya,Abang pun berterimakasih.


"Kenapa,,?"tanya Akbar karena Mira terlihat Bingung.


"Kita kok duduk di sini,"


"Iya,,Aku udah siapkan semuanya,katanya kamu mau tempat yang romantis untuk Aku bilang cinta sama kamu,ya ini Aku sudah siapakan,apa kamu menyukainya,,?"


Mira menutup mulutnya ,dan merasa tidak percaya kalau pria kaku di depanya bisa romantis gini,padahal sih tanpa Sila Tau yang nyiapin semuanya Dinda,dan Fikir Sila yang menyiapkanya adalah Akbar.


"Serius ini kamu yang udah rencanain,,"Akbar mengangguk.


"Jadi gimana,,?"


"Gimana apanya,,"mereka berdua masih posisi berdiri,dan pelayan Restoran pun sudah pergi,di tempat itu hanya ada Sila dan Akbar.


Meja mereka posisinya ada di belakang Restoran tapi sudah di hias dengan indahnya oleh pihak Restoranya.


"Trima ngga cintaku,kamu mau kan jadi pacarku,,"Sila langsung membuang nafasnya kasar dan geleng geleng kepala pelan.


"Ya Tuhan,,dasar laki laki kaku,,ngga bisa romantis banget sih,,nanti kek kalau dah duduk, menikmati makan dulu baru bilang,ini masih berdiri dan baru sampai juga,udah langsung ngomongg,,ngomongnya rata lagi ngga ada manis manisnya,,"Sila berkata dalam hatinya.


"Gimana,,kok malah diem ,kamu mau kan trima cintaku dan jadi pacarku Sil,?"


"Bener nih kamu suka sama Aku,kamu suka sama Akunya dari mana,kamu tuh masih muda ,tampan ,anak orang kaya lagi,kenapa ngga cari yang lebih cantik dan lebih muda dariku,kenapa milih Aku buat jadi pacarmu,,"


"Aku aja ngga tau kenapa suka sama kamu dan pilih kamu untuk jadi pacarku,cuman yang Aku rasakan kalau bersama kamu rasanya hatiku seneng dan deg degan gitu,dan Aku ngga pernah merasakan seperti itu saat bersama wanita lainya,jadi gimana....?"


"Eemmm,,,ya udah Aku trima cinta kamu,,"

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...


__ADS_2