MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Hendra Pengin, Tapi Bicaranya Muter Muter


__ADS_3

Hari ini Dea di temani Hendra untuk memeriksakan kandunganya yang sudah memasuki umur 8 bulan, perut Dea sudah sangat besar, dan Dea juga sudah merasakan cepat lelah dan susah tidur.


Hendra dengan penuh perhatian selalu membantu dan menemani Dea dalam semua hal.


Hendra menggandeng tangan Dea masuk ke dalam rumah sakit, Dea sudah dua kali ini periksa kehamilanya di rumah sakit tempat Agung bekerja. ini semua anjuran Dinda, karena Dea hamil anak kembar jadi karena sudah mendekati persalinan jadi Dinda menyarankan untuk ke rumah sakit saja.


Setelah bertemu Dokter, Dea di suruh untuk tidak melakukan pekerjaan yang berat berat karena sebentar lagi akan melakukan persalinan, dan Dea di suruh untuk jalan pagi sambil berjemur.karena telapak kaki Dea juga sudah bengkak.


"Sayang kita mau langsung pulang atau mau ke mana dulu,, ?"tanya Hendra saat di dalam mobil yang mau berjalan.


"Dea sebenarnya pengin beli BH yang kusus ibu menyusui Mas, biar nanti saat nenin lebih gampang,, "


"Ya udah ayo kita beli,, "


"Tapi belinya di Mall Mas,, "


"Iya ngga papa,Mas akan temani "Dea langsung tersenyum senang.


Hendra membawa mobilnya dengan kecepatan yang sedang, saat sampai di Mall Hendra menggandeng tangan Dea, dan menyuruh Dea berjalan pelan.


Sampai di toko yang Dea inginkan, mereka berdua langsung masuk, dengan perut besar Dea berjanan dengan pelan.


"Yang,, ini bagus loh,, Mas beli yah,, "sambil menujuk sepasang dalaman yang transparan.


"Buat apa sih Mas,, Dea masih lama loh pakai itunya juga,, "


"Ya ngga papa, Mas akan simpan, soalnya Mas suka modelnya,, "Dea sebenarnya merasa risih saat Hendra ikut masuk dan ikut memilih baju dalaman, karena banyak wanita wanita yang sedang di toko itu melihat ke arah Hendra terus.


"Ya udah terserah Mas aja, "kata Dea yang masih memilih yang Dea inginkan.


Dea memilih 5 BH sedang Hendra mengambil 2 pasang, setelah Hendra membayar, lalu mereka pun keluar dari toko.


"Pengin beli apa lagi,,? "tanya Hendra saat keluar dari toko.


"Dea pengin Pizza boleh Mas,,? "


"Boleh,, ayo kita beli,, "


Sampai di tempat Pizza, Hendra menyuruh Dea duduk, sedang Hendra memesan pizzanya. dari meja yang tidak jauh dari Dea duduk, ada yang dari tadi melihat ke arah Dea dengan tatapan sendu.


Mata Dea melihat sekeliling, dan dengan tidak sengaja mata Dea dan mata orang yang dari tadi menatap Dea pun bertemu.

__ADS_1


Meraka saling pandang untuk beberapa detik, Dea yang langsung memutus pandanganya. Dea langsung melihat ke Hendra yang sedang membawa nampan berisi pizza.


"Wah Mas banyak banget sih pesenya,, "


"Iya,, Mas pesan banyak biar anak anak kenyang,, dan nati malam ngga rewel,, "


"Kamu tuh Mas ada ada aja,, "Dea dan Hendra pun tersenyum bersama.


"Makan yang banyak ya Yang,, ini Mas ambilkann,, Aaa,,, "Dea lalu menggigitnya saat Hendra menyodorkan.


Setelah selesai memakan Pizza Hendra mengajak Dea untuk langsung pulang, karena Hendra tidak ingin Dea kelelahan.


Saat di pintu keluar, Dea berpapasan dengan orang yang tadi menatapnya.


"De,, kamu hamil,,? "Dea hanya mengangguk dan tersenyum tipis, sedang Hendra langsung merangkul pundak Dea.


"Selamat yah,, sudah berapa bulan,, ?"


"Iya, trimakasih. sudah8 bulan,, "


"Maaf,, kami permisi dulu, istri saya harus istirahat ,karena ngga boleh kecapean, "Kata Hendra yang langsung mengajak jalan Dea.


"Kenapa sih harus bertemu dia lagi Yang,, "saat sedang berjalan.


"Iya iya lah Mas masih cemburu,, bagaimana pun dia adalah bagian masa lalu sayang, dan kalian hidup bersama cukup lama, pasti banyak hal hal yang membuat kalian teringat satu sama lain, dan Mas ngga suka,, "Dea hanya tersenyum.


"Tapi Dea sama sekali ngga pernah ingat tentang masalalu, Dea malah lupa.karena Dea sekarang lebih merasa bahagia, jadi kenangan masalalu Dea kubur dalam dalam, sampai Dea tidak ingat sama sekali,, "Hendra tersenyum mendengar perkataan Dea.


Henda dan Dea masuk ke dalam mobil, dan langsung pulang ke rumah, sampai di rumah Oma dan Zara sedang menikmati makan malam.


"Malam Mah,, malam Zara,, "sapa Dea.


"Malamm,, "jawab Oma dan Zara.


"Bun sinih kita makan bareng,, "


"Bunda masih kenyang, tadi habis makan di Mall, "


"Kalian pergi ke Mall,, beli apa lagi,,? "


"Dea nyari BH yang kusus buat ibu menyusui Mah,, "

__ADS_1


"Oh gitu,, gimana cucu Mamah,, sehat kan,,?"


"Sehat Mah,, dan perkiraan Dokter 3 minggu lagi Dea lahiran Mah,, "Mamah tersenyum senang mendengar cucunya sebentar lagi akan lahir.setelah selesai mengobrol Dea di ajak Hendra untuk kekamar, agar istirahat.


Sampai di kamar Hendra menyuruh Dea langaung naik ke kasur, sedang Hendra mengambilkan baju untuk Dea ganti.


"Sinih Mas bantu gantiin bajunya,, "Sambil. melepaskan kancing baju Dea .


Dea hanya menurut saat Hendra menggantikan bajunya, setelah selesai sekarang gantian Hendra yang ganti bajunya.


Hendra naik ke kasur setelah ganti baju, lalu Hendra memijit kaki Dea untuk memijatnya, karena sudah kebiasaan Hebdra sudah dari 3 bulan ini untuk memijit kaki Dea yang selalu merasa pegal saat malam hari menjelang tidur.


"Yang,, kamu tadi ingat ngga pesan Dokter apa ke kamu,,? "


"Iya ingat,, suruh jalan jalan pagi dan sambil berjemur kan,, "


"Iya,, tapi ada yang lain juga kan,, "Dea lalu berfikir.


"Apa ya Mas,, Dea ngga ingat lagi,,? "


"Masa sih ngga ingat,, kan Dokter nyuruh kita untuk sering berhub*ungan ba*dan, biar jalanya bayi saat lahir nanti jadi gampang,, "


"Iihhh,,, Mas itu kan nanti kalau sudah masuk 9 bulan dan itu pun kalau Dea ambil lahiran normal, kalau cesar mah yang ngga perlu gitu gituan,, "


"Masa sih gitu,, "


"Emang iya,, Mas ngga dengerin kata Dokter dengan baik nih,,, "


"Iya mungkin,, soalnya Mas lagi pengin Yang,boleh ngga,,? "


"Tapi kalau cape ngga usah juga ngga papa, Mas akan tahan,, ya walau dengan menahan sakit kepala saat tidur sih,, "Dea hanya tersenyum tipis.


"Ngomong aja dari tadi kek, kalau Mas pengin, pake muter muter segala ngomongnya,, "Hendra tersenyum tipis.


"Mas Mau,,,, "Hendra mengangguk.


"Tapi pelan yah, kasian anak anak kita kalau nanti Mas kenceng kenceng,,, "


"Iya Sayang,, siapppp,,, "Hendra langsung tersenyum senang.


**Lanjut besok,,

__ADS_1


Jangan lupa untuk like, komen dan votenya, trimakasih..


Buat cerita Zara dan Rizki pasti lanjut, tapi di ceritaku yang ini kan menceritakan 3 duda yang sedang menjalani rumah tangganya, jadi aku ingin menceritakan kehidupan rumah tangga mereka, biar ceritanya ngga bosen, maaf kalau ada yang kurang suka,, trimakasih**.


__ADS_2