MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Menghabiskan Dua Jam Bersama


__ADS_3

Hari ini Zara janjian bertemu dengan Rizki di Mall untuk nonton. Zara izin ke Hendra ingin beli buku di toko yang ada di Mall,dan Zara di antar supir, Hendra juga memberi waktu hanya dua jam saja.


Rizki sudah menunggu di pintu masuk bioskop, dan Rizki juga sudah membeli tiket serta makanan ringan juga minumnya.


"Bang,,, maaf telat,, "saat Zara sudah sampai depan Rizki.


"Ngga papa,, belum mulai kok ,ya udah kita masuk yuk,, "Rizki lalu menggandeng Zara untuk masuk ke gedung bioskop, dan Rizki mencari tempat duduk yang lebih sepi dan nyaman, karena filem yang mereka tonton jendre romantis.


"Bang Papah cuman nyuruh dua jam aja,"


"Ngga papa,, dua jam aja Abang cukup kok, ya walau kurang lama, tapi dari pada kita ngga ketemu,, "sambil menggenggam tangan Zara, dan Zara meletakan kepalanya di pundak Rizki.


Zara yang terbawa suasana Filem ,menggenggam tangan Rizki makin kuat.


"Kenapa,,, ?"sambil melihat ke Zara.


"Kena banget di hati Zara Bang ceritanya,, "Rizki tersenyum mendengarnya.


Zara lalu melepaskan genggaman tanganya karena mau ambil minum. selesai minum Zara lanjut ngemil.


"Bang,, Zara kok laper yah,, "


"Mau makan,,? "


"Tapi gimana sama nonton filemnya,, "


"Ya kita ngga usah nonton, kita makan aja yah,, "


"Abang ngga papa nih,, "


"Ngga papa sayang,, yang penting kita habiskan dua jam ini berdua,, "


Rizki dan Zara lalu keluar, makanan ringan dan minuman di tinggal oleh Rizki, mereka sambil bergandengan mencari tempat makan yang mereka inginkan.


"Bang,, di situ aja yuk makanya,, "sambil menujuk tempat makan yang cukup ramai.


"Boleh,, ayo,, "mereka pun masuk ke tempat. makan itu.


"Mau makan apa,, ?"

__ADS_1


"Abang mau apa,, "


"Kok malah balik nanya,, "Zara hanya tersenyum.


"Abang mau tongseng, sama sate kambing,, kamu mau samaan,,? "Zara lalu berdikir.


"Boleh deh,, tapi kalau nanti ngga abis, Abang yang habisin yah,, "


"Iya sayang,, Abang nanti akan habiskan,, "


Sekarang Rizki dan Zara sudah resmi pacaran,dari kejadian saat Zara dan Rizki marahan, dan baikan saat di dalam mobil yang di pantai saat itu.


Saat menunggu makanan datang, Zara mengambil hp Rizki, Zara lalu langsung mengecek hp Rizki.


"Abang ngga bakalan macam macam,, tenang aja,, "saat Zara masih sibuk mengecek hp Rizki.


"Hemmm,, sayangnya Zara ngga percaya,, "


"Ya udah sinih Abang juga pengin lihat hp kamu,, "


"Kalau punya Zara jangan,, "sambil hpnya di kantongin di kantong celana.


"Kok curang,, pasti hp kamu tuh yang banyak pesan masuk dari cowo,, iya kan,, ngaku deh,,"


"Fotonya emang tela**njang apa,sampai Abang ngga boleh lihat gitu,, "


"Iihh,, ngomongnya, Ya ngga lah. cuman banyak foto Zara yang sedang renang, jadi kan Zara malu kalau Abang lihatin,, "


Zara hanya mengecek hp Rizki di WA saja, dan melihat ada obrolan dengan perempuan ngga, dan ternyata tidak ada yang mencurigakan. Lalu saat Zara mau lihat ke galeri makanan pun datang, Rizki lalu menyuruh Zara untuk makan dulu, karena tadi Zara yang lapar.


"Tunggu Bang,, Zara cuman mau lihat foto foto Abang doang,, "


"Suuttt,,, itu bisa nanti, sekarang makan dulu, "sambil Abang mengambil hpnya. Zara langsung cemberut.


"Segini cukup,, apa kurang,? "Rizki yang menyiapkan makanan buat Zara.


"Udah,, segitu aja dulu, nanti gampang Zara tambah sendiri kalau kurang,, "Lalu mereka makan bersama.


Rizki mengusap bibir Zara yang kotor dengan tisu. Zara hanya tersenyum.

__ADS_1


"Enak,,,? "Zara mengangguk.


"Zara lama ngga makan ini,, sama Papah kalau lagi makan di luar selalunya makanya daging sapi terus,dulu saat Zara masih tinggal sama Mamah dan Mamah ekonominya masih belum seperti sekarang, Mamah sering beli tongseng kambing begini,beli tongseng satu porsi sama sate kambing satu porsi, dan itu kita buat makan bertiga, Zara, Mamah sama Kakek,, "


"Oh gitu, "Zara tersenyum sambil terus makan.


Ahirnya mereka berdua selesai makan.


"Masih ada waktu setengah jam, kamu pengin kemana lagi Za,,? "


"Zara kenyang, Zara males jalan jalan,,, "


"Kalau kita ngobrol di mobil Abang aja gimana, "


"Boleh deh Bang, setengah jam kan cepet, "


Lalu Rizki membayar makananya, dan setelah itu Rizki dengan menggandeng Zara menuju mobilnya. sampai parkiran mobil Rizki menyalakan mesinya agar AC nya hidup.


"Kamu bentar lagi ujian ya Za,,? "saat mereka sudah duduk di mobil.


"Iya Bang,, dua minggu lagi,, "


"Jadi kuliah keluar negrinya,, "Zara mengangguk pelan.


"Mau kuliah di mana,,? "


"Papah bilang kalau nilai Zara bagus, Papah menyuruh di Amerika,, "Rizki langsung diam.


Mau gimana lagi, Rizki mau bilang jangan di sana pun percuma.karena itu sudah keinginan Zara untuk kuliah dan Papahnya juga orang kaya, buat biyayain kuliah di sana walau mahal bagi Hendra itu masih termasuk murah, saking banyaknya uang yang dia punya.


"Ngga papa kan Bang kalau Zara kuliah di sana,,? "


"Ngga papa,, Abang akan selalu mendukungmu, tapi Kamu juga harus janji di sana ngga boleh dekat dengan laki laki atau berteman dengan laki laki, bolehnya berteman sama perempuan aja,,ngerti,, "


"Iya,,, Zara ngerti, tapi Abang juga di sini ngga boleh berteman sama perempuan, apalagi sampai selingkuh,, "


"Iya,, Abang juga akan menuruti apa mau kamu,, "sambil Rizki menarik badan Zara untuk di peluknya.


Saat Zara tersenyum dan mendongakan wajahnya ke atas, tiba tiba Rizki dengan beraninya mencium bibir Zara.

__ADS_1


**Lanjut besok, gimana Rizki yang baru pertama kalinya berani cium Zara.


Jangan lupa like, komen dan like, trimakasihh**.


__ADS_2