
"Udah,, ngga usah cemburu cemburruan gitu, itu ngga pantas karena kita sudah bukan ABG lagi, tapi kita itu sudah tua,, tenang aja sih Mas lagian ngga ada laki laki yang mau sama wanita kaya Dea ini, karena Dea wanita mandul,, "sambil ku tersenyum sedikit.
Lalu tiba tiba Pak Direktur justru memeluku dengan kencang. dan tanganku pun mengusap usap punggungnya.
Saat Aku dan Pak direktur masih pelukan,tiba tiba pintu terbuka.
"Ehh,, sory ganggu yah,, "Iis tiba tiba tanpa mengetuk pintu langsung membuka pintunya, Aku dan Pak Direktur langsung melepaskan pelukan.
"Ngga papa kok Is,, sinih masuk aja,, "kataku saat iis akan menutup pintu.
"Ngga ah,, nanti ajah ,,"kata iis dan iis pun menutup pintunya.
Kruyukk,,, kruyukk,,
Perutku tiba tiba berbunyi.
"Kamu laper,,? "tanya Pak Direktur yang mendengar perutku berbunyi, sedang Aku mengangguk lalu tersenyum.
"Dea udah laper banget Mas, soalnya tadi siang Dea ngga makan,,"sambil membuka bungkusan nasi goreng dan lalu Aku memakanya.
"Kenapa ngga sempetin makan siang sih,,, "sambil ikut duduk di bawah bersamaku.
"Dea kan sibuk rapihin barang,, seperti baju dan lainya,, "
"Besok besok jangan kaya gini lagi yah,, "sambil membukakan botol minum. dan Aku hanya mengangguk .
Selesai makan, Aku pun akan mandi karena dari tadi belum sempat, rasanya badanku sudah sangat lengket.
"Mas,, Dea tinggal untuk mandi dulu yah,, "kataku. Pak Direktur pun mengangguk lalu naik ke kasur.
Aku mandi cukup lama, karena sambil membersihkan kamar mandinya, saat Aku keluar dari kamar mandi ternyata Pak direktur sedang tertidur dengan pulasnya.
Lalu Aku menyisir rambut juga memoles wajahku dengan bedak agar kelihatan sedikit lebih cerah tidak kelihatan kusam wajahku ini.
Sambil menunggu Pak Direktur bangun Aku memakan pizza yang Pak Direktur bawa.
"Sudah selesai mandinya,, "sambil memeluku dari belakang, Aku yang kaget langsung mendongakan wajahku, karena posisiku sedang duduk di bangku.
"Sudah,,, "jawabku sambil tersenyum.
__ADS_1
"Lapar apa doyan,,? "karena melihat di dus pizza Aku sudah memakan 4 potong.
"Hehee,, Dea tadi mandi sekalian cuci kamar mandinya, jadi tenaga Dea habis dan sekarang lapar lagi, Mas mau aaa,,,, "kataku sambil Aku sodorkan potongan pizza bekas gigitanku.
Lalu Pak Direktur duduk di kasur sedang Aku duduk di kursi dan kita saling berhadapan sambil menikmati pizza.
"Tadi jadi nganterin Mamahnya Mas ke rumah sakit,, "Pak Direktur hanya mengangguk.
"Mamah Mas sakit apa emangnya,,? "
"Mamah punya tekanan darah tinggi dan asam urat, Mamah harus satu bulan sekali kontrol ke rumah sakit, soalnya Mamah kalau makan suka croboh,, makanan yang di larang Dokter tetep aja Mamah suka memakanya,, "
"Kalau Papah Mas gimana,, ngga sakit juga kan,,? "
"Kalau Papah sudah meninggal, dari Saya masih kuliah,,"
"Oh maaf Mas Dea ngga tau,, "
"Ngga papa,,, "sambil mengusap rambutku.
"Mas berapa bersodara,,? "
"Saya anak tunggal,, "Aku pun mengangguk.
"Ngusir nih,, "
"Ngga cuman tanya aja,, "
"Iya Mas akan pulang, kamu tidurnya jangan malam malam,besok kerja."sambil bangun dari duduknya."Oh iya Saya lupa kasih tau kamu kalau besok kamu ada teman, dia adalah asisten Saya namanya Rizki,dia kemaren ambil cuti karena habis pulang kampung,dia besok sudah mulai kerja, dan inget yah ngga boleh centil,, ngerti, "sambil mengangkat daguku agar menghadap padanya. karena Pak Direktur itu cukup tinggi.
"Iya,,, sukur deh Dea ada teman kerja jadi Dea ngga bingung kalau lagi ada kesulitan, "
"Eh,,, kalau kamu ada yang ngga ngerti langsung tanya ke Saya, jangan tanya ke Rizki, ngga boleh yah,,, "
"Kenapa sih Mas kamu kok jadi posesif gitu sama Dea, orang soal kerjaan aja sampai ngga boleh tanya ke orang,, "sambil Aku berjalan ke arah pintu.
"Kamu mau tau alasan Saya posesif ke kamu,,?"sambil berjalan mendekatiku. Aku pun mengangguk.
"Karena kamu selalu menolak jadi istri Saya, jadi selagi kamu belum bilang IYA AKU MAU JADI ISTRI MAS ,Mas akan selalu oper posesif ke kamu, karena Mas takut kamu nanti di ambil orang, ngerti sekarang,, "Aku hanya tersenyum mendengar alasanya Pak Direktur yang sangat aneh bagiku.
__ADS_1
"Ok,, Dea akan terima dan menurut segala larangan yang Mas inginkan, tapi Mas juga harus turuti keinginan Dea juga,, "
"Keinginan apa itu hemmm,, "sambil mendekat padaku .
"Mas kalau di kantor jangan sampai menujukan rasa sukanya pada Dea, kita layaknya atasan dan bawahan, gimana,,, "
"Baik Saya setuju,, tapi kamu juga harus benar benar jaga jarak kepada setiap laki laki, dan jika kamu sampai melanggar, kamu tau kan Saya orangnya ngga suka main main hemmm,, "sambil mengangkat daguku dan tiba tiba..
Cup...
"Saya pulang,,, "tiba riba Pak Direktur mencium bibirku sekilas, Aku yang kaget langsung membulatkan mataku, sedang dia dengan enaknya langsung keluar.
Dadaku rasanya deg degan ngga mau berhenti, gimana ngga kacet tiba tiba langsung menciumku dan langsung pergi.
Aku yang baru sadar langsung menyusul Pak Direktur ke luar, Aku takut Pak Direktur di godain sama cewe cewe yang biasa nongkrong di bawah tangga.
"Kenapa ikut turun,,,, "saat Aku sudah di dekat Pak Direktur yang sedang turun di tangga.
"Takut ada yang nyulik Mas,, "sambil ku gandeng tanganya, karena grombolan cewe cewe itu sudah kelihatan. sedang Pak Direktur hanya tersenyum sambil mengusap kepalaku.
Aku dan Pak Direktur berjalan melewati mereka dengan santai saja, mereka hanya melihat ke arah kita dengan tatapan ngga suka.
"Hati hati di jalan ya Mas,,, makasih sudah main,, "kataku saat Pak Direktur akan masuk ke dalam mobil.
"Iya,, udah masuk sanah, dan langsung tidur,, "Aku pun mengangguk, setelah mobil Pak Direktur sudah tak terlihat Aku pun masuk ke dalam.
"Eh,, tante yang ngga cantik, bagi ilmu peletnya dong, biar kita kita juga bisa dapetin cogan yang tajir,, "kata satu cewe. Yang menghadang jalanku.
"Maaf Saya mau lewat. dan Saya tegaskan,Saya ngga punya pelet,"sambil Aku sedikit mendorong untuk menyingkikan cewe yang menghalangi jalanku. Tiba tiba..
Awwww.....
"Wah tante main kasar nih,,, "sambil menarik rambutku. Aku pun kesakitan.
"Tante jangan macam macam yah di sini,, orang baru juga blagu,, "
"Saya di sini bayar ,tidak menumpang pada kalian dan Saya berhak untuk berontak ketika Saya tidak suka atau tersakiti,, "sambil Aku tarik tangan yang menjambaku, lalu Aku mendorongnya sampai dia terhuyun ke belakang dan menabrak tembok.
"Wah nih tante tante songong yah,, ayo kita beri pelajaran,,, "kata cewe yang lainya dan mengajak temanya untuk menyakitiku.
__ADS_1
"Tunggu,,,!!! kalau kalian sampai sakitin dia,,, kalian berurusan dengan ku,,, "
Jangan lupa untuk like, komen dan votenya,, makasih...