MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Zara Kaget


__ADS_3

Maaf untuk bab yang di atas Aku kurang konsen nulisnya, karena sibuk dan harus menulis banyak cerita,jadi ada kesalahan, dan harap di maklumi yah kak...trimakasihhh..


🌸🌸🌸🌸


Rizki lalu mencium bibir Zara dengan Rakusnya, dan Zara pun membalas ciuman Rizki karena Zara pun sangat merindukan ciuman Rizki.


Setelah cukup lama berciuman dan nafas Zara sudah kehabisan, Zara lalu mendorong Rizki agar melepaskan ciumanya.


"Banggg,,, "sambil menghirup nafas. Rizki lalu memundurkan kepalanya.


"Maaf,, soalnya Abang kangen banget,, "sambil mengusap bibir Zara yang basah.


"Pelan kan bisa Bang nyiumnya, kaya Zara mau pergi aja sih,, "Rizki hanya tersenyum.


"Zara haus,, Zara mau minum dulu, "kata Zara lagi sambil bangun dari atas kasur dan menuju kulkas untuk mengambil minunan dingin.


Setelah itu Rizki mengajak Zara untuk pergi ke apartemen Mamahnya.dan Zara pun mau.


"Mamah pengin banget ketemu kamu tau Yang,, "sambil berjalan menuju lif.


"Zara juga pengin ketemu Tante, "


"Abang tuh senang ,karena Mamah udah kenal dan suka sama kamu Yang, jadi tinggal minta izin sama Papahmu aja,, "saat sudah di dalam Lif.


"Tante orangnya baik sih, enak di ajak buat ngobrol lagi,,"


"Iya dong,, Mamahnya siapa dulu,, "Zara hanya tersenyum.


Lalu dengan bergandengan tangan, Rizki dan Zara masuk ke dalam apartemen Rizki.


"Mah,,, Mamahh,,, lihat ini siapa yang datang,, "teriak Rizki saat sudah di dalam apartemenya.


"Iya Bang,, emang siapa sih yang datang,, "jawab Mamah saat keluar dari kamar.

__ADS_1


"Zara,,, haii Tante kangennn,,, "sambil mendekati Zara lalu langsung menciumi pipi dan memeluk Zara.


"Sama Tante,, Zara juga kangen,, "lalu sambil melepaskan pelukanya.


"Ayo duduk,, biar ngobrolnya lebih enak,, "Mamah Rizki lalu mengajak Zara untuk duduk di sofa, sedang Rizki dari tadi di cuekin.


"Mah,, kok Abang ngga di ajak duduk sih, "


"Kamu tuh rumah sendiri juga, duduk tinggal duduk ,, "


"Ya,,ya,,ya baiklah,, "


Lalu Zara dan Mamah Rizki mengobrol dengan serunya, rupanya mereka berdua benar benar bisa langsung akrap. Rizki hanya bisa mendengarkan saja mereka mengobrol, sampai Rizki sesekali tersenyum mendengar obrolang dua wanita yang sangat di cintainya itu.


"Jadi nanti kalau ahir pekan kita bisa belanja bareng kan Za,, "


"Iya Tan,, nanti Zara juga mau belajar masak sama Tante, biar Zara bisa masak,, "


"Siap,, Tante akan ajarin Zara masak, biar nanti Abang bisa lebih cinta lagi sama Zara, "mereka berdua pun tersenyum bersama.


"Sudah dari dua jaman yang lalu Tan,, "


"Oh,, berarti belum makan siang dong,, "Zara menggeleng.


"Ya udah kita makan siang yuk, Tante sudah masak,,, "


"Bener nih Tan,, Zara ngga repotin,,? "


"Iya ngga dong,, masa repotin,udah ayo,, "sambil menyuruh Zara bangun dari duduknya.


Rizki lagi lagi ngga di ajak dan di cuekin, Rizki lalu mengikuti Zara dan Mamahnya dari belakang,untuk menuju meja makan.


Zara dan Mamah lalu duduk, Mamah langsung mengambilkan nasi serta lauk buat Zara,Mamah terlihat sangat senang, mungkin karena Mamah ngga punya anak perempuan.

__ADS_1


"Mah,, Abang ngga di ambilin,,"


"Ambil sendiri napa Bang,, "


"Zara aja di ambilin, kok Abang ngga sih,, "


"Beda Dong,, Zara kan tamu jadi harus di ladeni,,, "Rizki membuang nafasnya dengan kasar, lalu mengambil makan sendiri. Zara yang melihatnya hanya tersenyum.


"Yang,,, ambilin Abang makan dong, Mamah udah ngga sayang lagi sama Abang nih,, "sedikit di buat buat bicaranya. lalu Zara mengambil piring dari tangan Rizki. Mamah hanya memggelengkan kepala melihat kelakuan Rizki.


"Ya udah sinih Zara ambilkan,,"


Zara lalu mengambil nasi serta lauknya sekalian,,


"Gimana Za masakan Tante,, enak ngga,? "


"Enak Tan,, ini enak banget, Zar boleh nambah ngga Tan,,? "


"Sukur lah kalau enak dan Zara boleh nambah sebanyak yang Zara mau,, "Zara pun tersenyum.


"Sayang,, kamu ngga boleh nambah, jangan. makan terlalu banyak,, nanti kamu gendut loh,"


"Apa sih Bang, ya ngga mungkin gendut lah, orang Zara makanya juga ngga banyak kok, "


"Lah tadi katanya mau nambah,, "


"Iya,, tapi ngga banyak kok mau nambahnya,, "


"Biarin sih Bang Zara nambah, ngga sering sering ini makan banyak gitu,, "kata Mamah.


Saat Abang mau bicara, terdengar pintu apartemen terbuka.


"Eh Adek dah pulang, ayo makan siang sekalian,, ini ada Zara pacar Abang loh,, "kata Mamah, dan posisi Bumi ada di belakang Zara.

__ADS_1


Lalu Zara menengok ke belakang, betapa kagetnya Zara saat melihat siapa yang datang.


Jangan lupa like,komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2