
Dinda kaget saat melihat hp Fitri, karena rupanya Fitri sedang melihat ke arah galeri di hpnya, dan foto fotonya adalah si kembar tapi selalu dengan Agung.
Dinda lalu mengambil hp Fitri, dan menggeser galeri, dan sepertinya Fitri memfoto Agung dengan si kembar tanpa sepengetahuan Agung, karena setiap di foto Agung tidak melihat ke kamera, dan sedang sibuk bermain dengan si kembar.
Dinda langsung menggelengkan kepalanya, dan akan bertanya pada Fitri apa maksud dia memfoto Agung dengan si kembar, karena di galeri hp Fitri tidak ada foto dirinya dan Akbar, hanya ada Agung dan si kembar saja.
Dinda lalu meletakan hpnya Fitri di tempat semula, Lalu Dinda membuka baju Faizah yang akan mandi setelah Fatiyah.
Fitri selesai memandikan Fatiya, dan Dinda sekarang yang memandikan Faiza.
setelah selesai memandikan Faiza dinda lalu memberikanya pada Fitri untuk memakaikan baju pada Faiza.
Lalu Dinda menggendong Fatiya untuk di bawa ke kamarnya.
"Pagi Papahh,,, Fatiya dah mandi dan wangi loh,, "sambil menidurkan di sebelah Agung.
"Ehhmmm,,,wanginya anak Papah dah cantik lagi,, "sambil di ciuminya Fatiya.
"Mas,, kamu tuh ngrasa ada yang aneh sama Mba Fitri ngga sih,, ?"
"Aneh gimana maksudnya,, "
"Masa tadi Dinda ngga sengaja lihat hp Fitri, dan di galeri fotonya banyak sekali foto kamu sama si kembar sih Mas,, "
"Maksudnya gumana Yang,,, "sambil Agung duduk di kasur.
"Itu kayanya Mba Fitri suka nyuri foto kamu deh Mas kalau kamu lagi di kamar si kembar dan Mas sepertinya ngga menyadarinya, karena foto yang ada di galeri Mba Fitri Mas itu selalu kelihatan dari samping"
"Kok bisa,, gimana bisa ngambil foto Mas gitu yah,, sampai Mas ngga ngerasa,, "
"Dinda mana tau,,"
"Tanyain apa maksudnya fotoin Mas kaya gitu,, Mas ngga suka,kalau dia masih mau bekerja di sini bilang sama dia jangan berani berani lagi seperti itu, dan suruh hapus semua fotonya, tapi kalau sampai dia ngga mau atau banyak alasan, pecat saja kita cari pengasuh yang lain,, "Kata Agung, walau pun Agung orangnya ngga banyak ngomong, tapi kalau sekali ngga suka pasti Agung akan sangat marah.
"Iya,,nanti Dinda tegur dia,, "kata Dinda.
__ADS_1
"Ya udah Dinda mau bawa Fatiyah ke kamarnya dulu, soal Mba Fitri biar nanti kalau si kembar tidur baru Dinda tanyakan,, "Agung mengiyakan, tapi sebelum Fatiya di bawa keluar Agung menciuminya dulu.
Lalu Dinda langsung masuk kamar si kembar, dan menidurkanya di box bayinya.
Setelah itu Dinda masuk ke kamarnya lagi, tapi sebelum masuk kamar, Dinda mengambil sarapan buat Agung biar sarapan ,karena Agung harus minum obat.
"Mas,, sarapan dulu yah, biar setelah sarapan bisa minum vitamin,, "
"Iya Yang,, kita makan bareng kan,,? "
"Iya,, ayo sini, makanya di sini aja, "Dinda mengajak makan Agung di sofa yang ada di kamar.
Agung lalu turun dari kasur dan menuju sofa, lalu mulai makan sarapan nasi goreng dengan telor ceploknya.
"Oh iya Mas,, Dinda hampir lupa,, "
"Ada apa, ,,? "
"Nanti sore kita di undang kerumah Bibi Dea, Bibi mau ngadaain acara 7 bulan kehamilanya,, kira kira Mas bisa ikut ngga, ?"
"Jam 4 sore Mas,, "
"Emmm,, bisa kali Yang, Mas kan sudah sembuh dan kita sama sama libur kerja kan,,? "Dinda mengangguk.
"IYa ya Mas,,"
Dinda dan Agung lalu lanjut makan, selesai makan Dinda memberikan obat dan Vitamin untuk Agung.
"Mau krmana,,? "tanya Agung saat Dinda mau keluar.
"Mau naro piring kotor Mss di dapur,, "
"Taro saja depan pintu, nanti juga ada Mba yang ambil,, "
"Iyaa,,,"Lalu Dinda meletakan piringnya di depan pintu kamarnya.
__ADS_1
"Yang,, sinih,, "Agung memanggil Dinda untuk duduk di sofa.
"Ada apa Mas,, Dinda mau mandi ini,, "
"Ngga usah mandi dulu,sinih aja dulu Mas ingin berduaan dulu bentar,, "Dinda hanya tersenyum sambil berjalan mendekati Agung di sofa.
"Dinda bau loh Mas belum mandi,, "kata Dinda saat Agung mendudukan Dinda di atas pangkuanya.
"Mas justru suka cium bau kamu yang belum mandi gini,, "sambil Agung menciumi leher Dinda.
"Iihh,, Mas geli ah,, "
"Kuta sudah lama ngga kaya gini ya Yang, kuta sama sama sibuk dan ngga ada waktu untuk manja manja gini,, "
"Iya,, tapi kita juga sudah tua Mas,, sudah ngga harus kaya gini terus, anak kita banyak trus yang butuh tenaga kita juga banyak, jadi ngga boleh keseringan juga kaya ginianya,, iya ngga,,? "
"Iya sih, tapi kan Mas juga butuh kaya gini Yang, apa lagi sudah seminggu ini Mas ngga dapat jatah,, "
"Ya itu kan karena Mas yang selalu pulang malam, dan kalau Dinda sih kapan aja mau kok layanin Mas, kan Mas yang selalu pulang malam dan kalau sudah sampai rumah Mas sudah merasa cape dan ngantuk,jadi langsung tidur kan Mas,, "
"Iya sih,, mau gimana lagi jadwal yang mau oprasi banyak banget,, "
"Ya memang udah tugas kita Mas, kita harus iklas menjalankanya, "
"Iya sayang,, Mas juga ngga ngeluh, cuman Mas mau minta jatah yang seminggu ngga di kasih, gimana kalau sekarang aja Mas minta jatahnya,, "sambil mencium telinga Dinda.
"Mas,, kamu tuh lagi sakit, jangan macam macam yah, "
"Mas sudah sembuh sayang,, Mas sudah minum obat juga kan,, ayo lah sayang,, mau yah,,, sebentar kok,, "
"Sebentarnya Mas tuh satu jam yah,, ngga ada sebentarnya Mas cuman pake hitungan menit dengan jari tangan,, "Agung langsung tersenyum.
"Gimana mau ngga hemmm,,, "
Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih..
__ADS_1