
Hendra dan Dea merasakan takut, saat Zara tidak menjawab panggilan Hendra.
"Zara,, Rizki jawab,, kalian masih bisa dengar kan ,,"teriak Hendra.
"Iya Bos kita dengar, mereka main senjata Bos,, Zara hanya shok,, "
"Kamu harus bisa menghindar, bentar lagi pasti mereka datang,, "
"Iya Bos,, saya akan terus berusaha menghidari mereka,, "jawab Rizki, Rizki sudah tau apa maksud Hrndra langsung menjawab Iya.
Rizki terus membawa mobilnya dengan cepat, tadi yang mengikuti mobil Rizki ada dua, tapi yang satu sudah meledak. jadi tinggal satu yang masih mengejar.
"Bang Zara takut,, "Itu yang selalu keluar dari mulut Zara.
"Iya sayang,, sabar yah Papahmu sudah mengirim bantuan ke sini, "
"Tapo Zara benar benar takut,, awaassss,, "tiba tiba dari depan ada mobil yang menghadang mobil Rizki, dan untungnya Rizki langsung menginjak rem dengan cepat.
Sittttttttt,,,,,, suara bunyi Rem mobil dengan jalanan.
Zara dan Rizki sampai membentur depan."Sayang,,,,kamu ngga papa kan,,, "sambil melihat ke arah Zara.
"Ya Tuhan kamu terluka,,diam lah di mobil jangan keluar, "
"Brengsek mereka,, "Rizki dengan cepat melepas sabuk pengamnya dan langsung turun. Zara masih merasa kesakitan dan memegang keningnya, saat melihat keluar mobil ternyata Rizki sedang berkelahi.
"Abanggg,,,, "Zara langsung keluar tapi saat teringat dengan larangan Rizki, Zara tidak jadi keluar dari mobil.
Zara di dalam mobil sambil ketakutan, karena melihat Rizki yang di kroyok oleh 4 orang.
"Ya Tuhan,, Aku mohon semoga cepat ada pertongan yang datang,, kasian Abang ya Tuhan,, "Zara berdoa dalam hatinya.
Zara melihat Rizki yang terkena pukulan, dan jatuh ke jalan, Zara teriak histeris sambil memangil Rizki.
Dan teriakan Zara terdengar oleh salah satu penjahat itu, lalu satu orang mendekati mobil, lalu menarik Zara keluar dari mobil.
"Wah,, ada cewe cantik nih rupanya ,,"satu orang lagi berkata.
__ADS_1
"Eh,, ingat kata Bos, cewe ini bagianya,, "
"Jangan sentuh dia,, lepaskan,, "teriak Rizki sambil bangun dan mendorong satu pria yang berani menyentuh Zara.
"Kamu pengin mati yah, jangan macam macam padanya,, "lalu Rizki menghajar orang itu ,dan yang lain langsung ikut menghajar Rizki.
"Hahaa,, kamu bisa apa rupanya,, lihatlah pacarmu ini,, dia sanyat cantik,, "sambil menyobek baju Zara bagian depan, alhasil dada Zara langsung terlihat.
"Tidak,, jangan,,, Abanggg,, tolong Zara Bang,, "Rizki yang sedang berantem dan mendengar Zara teriak langsung mrlihatnya, dan saat Rizki melihat Zara yang bajunya sudah di sobek, Rizki teriak dengan marah, entah kekuatan dari mana, Rizki. menghajar semua pria yang di situ, 3 orang langsung tumbang, tinggal satu orang yang masih memegangi Zara dan yang menyobek bajunya tadi.
"Lepaskan dia bajingannn,,, "Rizki. langsung menojok wajah pria itu, sampai orang itu terhmpas ke jalan.
Zara langsung memeluk Rizki dengan ketakutan.
"Abang,, tolong Zara takut Bang,, "
"Tenang,, ada Abang di sini,, pake jaket Abang dan tutupi dadamu,, "Saat Rizki sedang melepaskan jaketnya, Dari belakang Rizki ada satu orang yang membawa pisou tajam dan mendekat ke Rizki.
"Abang,,, Awasssss,,,,, "Zara langsung menutupi badan Rizki dan ahirnya Zara tertusuk.
"Zaraaaaa,,,, tidakkk,, "Pria itu langsung mundur dan akan pergi.
Mobil anak buah Hendra datang dan langsung membantu Rizki.
"Kalian urus mereka, Aku akan membawa Zara ke rumah sakit,jangan biarkan. mereka lolos, dan bawa mereka ke markas,, "
Mereka menjawab siap, Rizki langsung menggendong Zara,Zara sudah berlumuran banyak Darah dan Darah terus saja mengalir tidak berhenti.
"Sayang bertahan lah, kita akan kerumah sakit,, "Zara sudah merasa lemah dan tidak bisa bicara hanya diam.
"Bos,,, Zara Bos,, "Rizki menelfon Hendra.
"Ada apa,, apa yang terjadi dengan Zara,, "dengan nada Cemas.
"Zara di tusuk pisou oleh mereka,, "
"Ya Tuhan,,, sekarang kamu di mana,, "
__ADS_1
"Saya sedang jalan ke rumah sakit, Zara sudah banyak ke habisan darah Bos,, "
"Cepat kamu bawa Zara ke rumah sakit,, jangan sampai terjadi apa apa dengan Zara,, "
"Iya Bos,, "
Rizki langsung membawa mobilnya dengan kencang, karena sudah malam membuat jalanan tidak macet.
Sampai di rumah sakit Rizki berteriak minta tolong pada suster, dan suster langsung mendorong bangkar mendekati Rizki.
Zara sudah tidak sadar, Rizki terus saja. memangilnya. saat di bawa ke ruang UGD Rizki tidak boleh masuk, dan Dokterpun masuk ke dalam.
Rizki duduk di luar dengan harap harap cemas, dan baju yang Rizki pakai pun sudah kotor dengan banyak darah.
Hendra dan Dea ahirnya datang,dan langsung menanyakan keadaan Zara.
"Dokter belum keluar Bos,, saya juga sedang cemas,, "
"Kamu paham siapa mereka,,? "
"Tidak Bos, tapi saya dengar mereka menelfon Bosnya,, "
"Biar nanti kita urus mereka, mereka sudah ada di markas, sekarang kita urus Zara dulu, "Rizki menjawab Iya.
Tidak lama Dokter keluar dan semuanya mendekati Dokter itu.
"Apa kalian keluarga pasien,, "
"Iya Dok, kita orang tuanya, bagai mana keadaan anak saya,"
"Anak Bapa sekarang sedang kritis, karena terlalu banyak kehilangan darah, dan darah di sini sedang kehabisan setok yang sama dengan darah anak bapa,,"
"Kalau gitu ambil darah saya, saya Papahnya pasti kita sama golongan darahnya,,"
"Saya juga siap diambil darahnya, "kata Rizki juga.
"Silakan kalian keruangan yang di sana, suster akan membantu kalian nanti,, "kata Dokter dan Hendra bersama Rizki langsung mengikuti suster. sedang Dea di suruh untuk tetap di depan ruanganUGD.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen dan votenya trimakasih..