MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Belanjanya Sama Orang Tajir, Jadi Di Bayarin


__ADS_3

Setelah selesai makan Aku dan Pak Direktur lanjut untuk mencari kos kosan, dan seperti janjinya tadi Pak Direktur tidak akan ikut campur soal Aku yang akan memilih kos kosan.


"Mas,, kita ke alamat yang ini deh coba, soalnya ini justru lebih dekat sama kantor,, "kataku sambil menujukan hpku pada Pak Direktur.


" Oh Iya,, Saya tau tempatnya ini mah,,, "jawabnya sambil memberikan hp padaku.


Sekitar 20 menit kita sudah sampai, dan tempatnya memang lebih bagusan yang tadi, tapi di sini harganya lumayan murah.


Kita pun turun dari mobil dan menuju ke tempat penjaga kos kosan.


Setelah menanyakan ada kamar kosong apa ngga, kata penjaganya tinggal ada satu kamar yang kosong, dan Aku langsung minta di antarkanya ke kamar yang kosong itu.


Saat menuju kamar kosong yang ada di. lantai dua, ada segrombolan perempuan sedikit lebih muda dariku yang sedang mengobrol, saat Aku dan Pak Direktur lewat, semua mata langsung melihat ke arah Pak Direktur, Aku yang merasa ngga suka langsung tanganku merangkul tangan Pak Direktur, Pak Direktur sedikit kaget melihat tingkah ku, tapi mataku langsung memberi kode padanya untuk diam.


"Ganteng juga,,, kaya nih kelihatanya,,, "samar samar Aku dengar satu wanita berkata.


"Lihat aja dari baju sama jam tanganya dah keliatan mahalnya,, gila tuh tante tante dapet kelas kakap kayanya,, "telingaku makin panas ini, tapi bodo amat lah yang penting Aku ngga merasa.


"Ini kamar yang kosong, silakan di lihat,, "Aku dan Pak Direktur pun masuk ke dalam, ada kasur, lemari dan kipas.enaknya kamar mandi ada di dalam.


"Sebulanya berapa pak,,? "tanyaku.


"1,7 Mba,,, "jawabnya.


"Kita bisa pasangin Ac ngga pak,, "Pak Direktur yang berkata, Aku langsung melotot tanda jangan ikut ngomong.


"Maaf Pak,, ngga bisa,, "jawab bapa penjaga.


"Ok deh pak Saya ambil kamar ini, besok saya pindah ya Pak,, "kataku.


"Oh baik Mba, tapi Mba harus kasih dp dulu buat tanda jadinya,, "


"Oh iya nanti Saya kasih,, "jawabku.


Setelah itu kita turun untuk melakukan pembayaran Dp, saat turun melalui tangga Aku berpapasan sama Iis teman kemaren saat interview.


"Kamu Dea yah,, "katanya.


"Iya,, kamu iis kan,, "dia pun bilang iya dan langsung memeluku.


"Kamu ngapain di sini,, kamu mau kos di sini,, "tanyanya.

__ADS_1


"Iya,, Aku mau kos di sini, kamu kos di sini juga,,? "tanyaku.


"Iya,,, wah kita jadi bisa berangkat kerja dan pulang bareng nih,,, asik ada teman,,, "Kata Iis kesenangan.


"Heemmm,,, udah belum ngobrolnya, Saya udah cape nunggu nih,, "Aku pun mengangguk.


"Siapa,, pacar kamu yah,, "sambil berbisik iis bertanya.


"Bukan,, cuman temen,, "jawabku juga sambil berbisik.


Aku pun langsung turun ke bawah setelah bilang ke iis Aku mau pulang dan besok baru pindahan.


Sampai di pos penjaga, Aku langsung membayar buat satu bulan aja langsung, biar besok ngga berurusan lagi.


"Besok Saya ngga bisa bantu pindahan ngga papa yah De,, "saat kita sudah di mobil dan sedang berjalan.


"Iya ngga papa,, apa ada urusan, sama siapaaa,? "


"Kenapa,, takut yah kalau Saya pergi sama wanita,,kayanya ada yang bau bau cemburu nih"Aku pun langsung menggeleng.


"Ngga,, ngapain cemburu,, "


"Bener nih ngga cemburu,,besok Saya mau mengantar wanita paling cantik di dunia menurut Saya loh,, "sambil melirik dan tersenyum ke arahku.


"Katanya ngga cemburu,, turus kenapa itu bibirnya cemberut gitu,, "Aku hanya diam pura pura tak dengar.


"Jangan cemberut gitu ah,, jadi jelek,, "sambil mengambil tanganku, saat Aku menariknya justru tanganku digenggamnya dengan kencang dan di bawanya ke dadanya.


"Saya besok mau antar mamah ke dokter,dan nanti sorenya Saya baru main ke kos kosan kamu,, "Aku langsung melihat ke arahnya dan dia pun melihatku sambil tersenyum. lalu mencium punggung tanganku.


"Mass,, ngapain sih,, lepas ah Mas tuh lagi nyetir,, "sambil ku tarik tanganku, sebenarnya Aku sedang merasa malu.Aku langsung menghadap ke luar kaca .


"Mas,, kok belok ke sini sih, mau ngapain,,? "tanyaku karena mobil Pak Direktur masuk ke parkiran mall.


"Kita kencan dulu,, mumung masih siang,, "


"Tapi nanti temani Dea belanja juga ya Mas,, "


"Siap calon istri kuuu,,, "Aku hanya geleng geleng kepala lihat kelakuanya Pak Direktur.


Sampai di Mall kita berdua langsung masuk, dan kita yang bingung mau ngapain dulu ahirnya Aku ajak nonton dulu.

__ADS_1


"De,, filemnya yang romantis yah,, "saat sedang melihat filem apa aja yang akan di putar sekarang.


"Ngga ah,, Dea maunya yang horor,, "jawabku.


"Emang berani,, nanti takut lagi, kamu besok mau kos loh, tidurnya sendiri,, "


"Ngga takut, orang kos kosan kan kamarnya dekat dekat dan banyak orang lagi,, ini aja ya Mas,, "kataku sambil menujuk ke arah judul filemnya.


"Jangan lah,,, yang romantis aja gitu,, "


"Ngga ah,, Mas takut yah,, "kataku.


"Takut,,, iya ngga lah,, "jawabnya.


"Ya udah Ayo,,, "


Kita langsung beli tiket dan tidak lupa membeli minuman serta makanan. setelah itu kita cari tempat duduk.


Saat filem di putar Aku. masih belum begitu takut, tapi lama lama kenapa femnya jadi serem banget,,Aku selalu teriak dan bersembunyi di ketiak Pak Direktur karena saking takutnya.


"Udah yuk keluar aja,,"Aku menggelengkan kepalaku", ini kamu aja ngga nonton loh filemnya buat apa coba,, "sambil mengusap kepalaku yang ada di dadanya.


"Ya udah deh Mas, ayok,,, "sambil kita berdua bangun dari duduk. lalu kita keluar.


"Mendingan sekarang kita belanja aja dulu, setelah itu baru kita makan,gimana,,"Aku pun setuju dan kita menuju ke supermaket.


Aku belanja untuk keperluan barang barang di kos kosan nanti, saat sedang memilih Pak Direktur bertanya tentang Iis.


"Tadi teman kamu yang satu kos kosan kerja di kantor kita juga,,?"sambil mendorong troli di belakangku.


"Iya,, dia bagian ke uangan,kita di wawancara di hari yang sama dan di terima juga hari yang sama, jadi kita jadi kenal,, "jawabku.


"Oh iya,, dia kerja di kantor Mas bukan kantor kita,, "kataku lagi sambil menghadapnya, dan Pak Direktur cuman senyum menanggepinya.


"Iya punya Saya, tapi akan secepatnya jadi milik kita,,, "Aku hanya tersenyum tipis sambil geleng geleng kepala.


"Dan kayanya Iis belum tau kalau Mas itu yang punya perusahanya deh, soalnya tadi dia nanya Mas siapa,, "kataku.


"Biarin aja, itu lebih bagus,, "jawab Pak direktur, Aku pun langsung mengangguk.


Selesai belanja Aku menuju kasir, dan saat akan membayar Pak Direktur menyodorkan kartu ke kasir, Aku melarangnya tapi dia kekeh.

__ADS_1


"Udah Saya aja, uang kamu tadi kan udah buat bayar kos kosan, jadi ini biar Saya yang bayar,"Aku pun baru ingat dan pasti di dompet uangku juga sudah habis, karena buat bayar kos kosan. untung aja belanja sama orang tajir , jadi ngga malu maluin kan,,


Jangan lupa like, komen dan votenya makasih,,,


__ADS_2