MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Obat Tidur Lagi


__ADS_3

Setelah Rizki keluar dari kamar mandi, mereka berdua menikmati donat bersama.


"Kak,, Zara ke kamar dulu yah,, "


"Ngapan ke kamar,, sini dulu aja, "


"Tapi takut Mba Mimin udah bangun, nanti bingung nyariin Zara lagi,, "


"Pasti belum bangun, kan kamu di sini baru 1 jaman,, "


"Tapi Zara takut ganggu Abang yang mau istirahat,, soalnya Zara pengin nanti malam kita jalan jalan, "


"Emang pengin kemana hemm,, "


"Pengin jalan jalan sambil cari makan, Zara pengin lihat suasana malam di sini,, "


"Oh gitu,, ya udah kamu ke kamar dan istirahat, nanti malam kita pergi jam 8 malam yah,, "sambil Rizki melihat ke arah jam,sekarang sudah jam 5 sore. Zara mengangguk lalu bangun dari duduknya.


"Zara ke kamar dulu ya Bang,,"


"Iya,, istirahat yah,, "lalu Rizki mencium kening Zara.


Zara keluar dari kamar Rizki dan masuk ke kamarnya, Mimin rupanya masih tidur dengan nyenyaknya, dan Zara lalu ikut tidur.


Jam pun berlalu, dan Mimin bangun dari tidurnya, lalu Zara juga ikut bangun karena Mimin menyalakan lampu.


"Mba,, silou,, "kata Zara yang langsung menutup wajahnya dengan bantal.


"Maaf Non,, tapi ini udah malam, gelap,, "


"Emangnya jam berapa Mba,, ?"


"Setengah 8 malam Non,, "


"Apa,, udah jam setengah 8,, "Zara langsung bangun dan duduk.


"Mba,, kita harus cepat mandi, kita mau jalan jalan,,, "


"Oh iya Non,, ini Mba yang mandi apa non dulu yang mandi,,? "


"Mba aja dulu, Zara mau ke kamar Abang, mau lihat dia udah siap belum,, "


Mimin lalu masuk kamar mandi, dan Zara keluar dari kamar,Zara mengetuk kamar Rizki dan hanya dua ketukan pintu sudah di buka.


"Abang udah siap,, tapi Zara baru bangun dan belum mandi,, "saat pintu terbuka dan terlihat Rizki sudah rapi dan tanpan.


"Ya udah Mandi dulu, Abang akan tunggu kok, "sambil menggandeng Zara masuk ke dalam.


"Mimin udah bangun belum,? "

__ADS_1


"Udah,, Mba Mimin lagi mandi,, "


"Oh gitu,, trus sekarang mau ngapain, apa mau mandi di sini,,"


"Ngga ah,, Zara mau mandi di kamar Zara ajah, ya udah Zara ke kamar dulu ya Bang, "


"Iya,, tapi ini dulu, "sambil menujuk pipinya Rizki bicara.


"Iihh,,apaan sih Bang ,ngga ah,, "


"Kalau ngga mau berarti ngga boleh keluar dari sini,, ayo cium dulu, "


"Huhhhh,, dasar ABG tua,, maunya ada ada aja,, "


"Biarin,, yang penting mintanya ke pacar sendiri ini,, "


Zara lalu mencium pipi Rizki, dan Rizki tersenyum senang.


"Sekarang udah boleh keluar kan,, "Rizki. mengangguk.


Lalu Zara membuka pintu kamar Rizki, dan. langsung ke kamarnya, di kamar Mimin sudah selesai mandi, dan Zara lalu langsung mandi.


Setelah siap Zara dan Mimin langsung ke kamar Rizki.


"Udah siap,, "tanya Rizki saat membuka pintu.


"Iya Ayo,, "


Mereka bertiga lalu berjalan menuju bawah, dan sampai di bawah Rizki langsung mencari taxsi untuk mereka naiki.


Hanya dua puluh menit mereka sampai di tempat yang enak buat nongkrong dan juga buat makan. (Clarke Quay Bay)


"Bang bagus banget yah tempatnya,, kita foto yuk,, "Zara langsung menggandeng Rizki untuk mencari tempat yang enak buat foto. Rizki dengan senang hati menuruti keinginan Zara.


"Mba Mimin tolong fotoin kita yah,, "sambil Zara memberikan hpnya pada Mimin.


"Iya Non,, "


Zara lalu berdiri di dekat Rizki, dan tangan Rizki yang satu masuk ke kantong celananya dan satunya di letakan di pundak Zara.


"Non gantian dong, Mba Mimin juga pengin foto sama Mas ganteng,, "


"Iya,, sinih Zara fotoin,, "Zara langsung kesal, dan Mimin yang senang langsung mendekat pada Rizki.


"Ettt,, jangan terlalu deket,,"kata Zara.


"Iya Non ngga deket kok, "sambil bibir Mimin manyun.


Rizki yang melibatnya hanya tersenyum, lalu Mimin berdiri dekat Rizki, saat tangan mimin memegang tangan Rizki, Zara langsung melarangnya.

__ADS_1


"Ngga ada pegang psgang gitu yah Mba,, "Rizki langsung melepaskan tangan Mimin.


"Iya,,, pelit amat sih,, "


Selesai foto foto Rizki mengajak Zara dan Mimin untuk jalan jalan lagi, dan sambil beli makanan yang ada di pinggir jalan situ.


"Ini sudah malam, mau beli makanan lagi ngga, mumpung kita masih di sini,, "


"Zara udah kenyang kak,, kita pulang ke Hotel aja yuk,, "


"Tapi Mba Mimin masih belum kenyang Non,"


"Bukanya dari tadi Mba udah makan terus yah, kok belum kenyang sih, ini makanan mahal mahal loh Mba, kasian Abang nanti uangnya habis cuman buat beli makanan doang,, "Zara sedikit kesal, lalu Rizki mengelengkan kepalanya.


"Mimin Saya beliin makanan, tapi di bungkus yah,makanya di Hotel aja,, "


"Bang,, "


"Udah ngga papa,, kalian tunggu sini, Abang beli dulu,, "


Rizki pun pergi, sedang Zara dan Mimin menunggu sambil duduk di bangku yang ada di pinggir jalan.


Sekitar 15 menit Rizki sudah kembali, Rizki membeli nasi dengan Ayam goreng kriuk.


"Nanti kalau Mimin sedang makan itu, kamu ngga usah kepengin dan cobain yah, soalnya Abang kasih obat tidur lagi agar Mimin tertidur kaya tadi,, "kata Rizki saat Mimin sudah jalan di depan. Zara hanya mengangguk pelan lalu tersenyum.


Sampai di hotel Zara dan Mimin masuk ke kamar, Zara lalu ke kamar mandi untuk bersih bersih dan ganti baju, saat keluar Mimin sedang makan Nasi dan Ayam kriuknya, 10 menit kemudian Mimin sudah menguap terus, lalu Mimin mencuci tanganya, setelah itu Mimin langsung menjatuhkan badanya ke kasur dan Tidur.


"Bang Mimin udah tidur ,"


Isi pesan yang di kirim Zara ke Rizki.


"Kalau gitu datanglah ke kamar Abang, sekarang yah, "


"Mau ngapain,, "


"Abang pengin tidur sambil peluk kamu sayang,, "


"Ngga ah,, Zara takut,, "


"Takut kenapa,, Emang Abang gigit apa,, buruan datang kesini, kalau ngga mau, Abang yang akan jemput paksa kamu untuk Abang bawa kesini,,"


"Coba aja kalau berani,, "


"Oh nantangin Abang nih,, baik,, Abang yang akan datang ke situ sekarang juga,, "


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih..


Maaf kalau ada typo dan ceritanya garing, karena masih bau perjalanan jadi masih merasa pusing.

__ADS_1


__ADS_2