
"Dindaaa,,, ayah mau bicara,! "
Tiba tiba ayah masuk rumah dan langsung memanggilku dengan nada suara yang kelihatan sedang marah.
"Ada apa yah, "kataku yang tadinya aku sedang duduk di sofa langsung berdiri mendengar panggilan ayah.
"Kamu habis dari mana tadi siang,? "sambil mendekat padaku ayah berbicara.
"Di,,, nda dari tempat te,, man yah, "sambil terbata aku berkata.
"Teman seperti apa dia, yang bertemunya aja di hotel hahh,,, "aku langsung kaget dari manah ayah tau aku dari hotel tadi.
"Ay,, ah tau dari mana Di,, nda dari hotel, "tanyaku.
"Tidak penting dari mananya, sekarang jelaskan teman mana dan seperti apa yang mengajak kamu bertemu di hotel, "
"Dia adalah orang yang Dinda ceritain ke ayah semalam, dia datang ke kota ini untuk bertemu ayah, dia ingin meminta izin untuk berhubungan serius dengan Dinda, "kataku sambil aku menundukan kepalaku.
"Ayah tidak akan merestuinya atau mengizinkanya berhubungan dengan kamu, karena dia itu tidak pantas jadi pendamping kamu Din, dia lebih pantas untuk ayah kamu, cari lah yang seumur dengan kamu jangan terlalu jauh perbedaan umur kamu,ayah hanya ingin kamu bahagia nak,, !"
__ADS_1
"Tapi yah, Dinda sudah sangat nyaman denganya dan dia bisa membuat Dinda merasa aman dan di lindungi, jodoh, rezeki dan maut sudah alloh gariskan, kalau ayah melarang pun tapi alloh berkehendak kita tidak bisa menolaknya,"kata ku.
"Iya ayah tau itu, tapi setidaknya kamu juga harus berfikir kedepanya,umur kalian terlalu jauh sayang, ayah hanya tidak mau nantinya kamu yang akan menderita, "kini suara ayah sudah mulai pelan tidak sekeras tadi.
"Ayah tidak akan menghalangi kebahagian Dinda, asal Dinda bahagia ayah juga bahagia, tapi ayah mohon pertimbangkan kembali pilihan Dinda, "sambil mengusap kepalaku, dan setelah itu ayah masuk ke kamar.
######
POV AYAH
Hari ini aku bangun tidur rasanya tidak seperti biasanya, mungkin karena semalam aku dan Dinda habis berselisih, aku sebagai orangtua hanya menginginkan yang terbaik, kenapa anaku yang sangat ceria dan cantik harus jatuh cinta dengan laki2 yang lebih dewasa dan yang lebih parahnya perbedaan umur yang sangat jauh.
Aku langsung masuk kamar mandi setelah merasa hari sudah semakin siang, setelah mandi aku memakai baju dinasku sebagai guru, dan setelah rapi aku keluar dan menuju meja makan, aku melihat Dinda yang sudah menungguku, aku langsung duduk dan kita pun sarapan bersama, saat Dinda bicara danminta maaf soal semalam aku langsung melarangnya bicara, aku beralasan saat makan tidak baik mengobrol, padahal aku hanya tidak ingin pagi pagi sudah berdebat.
Saat aku sedang mengajar, henfonku berbunyi kulihat ada panggilan, saat ku angkat lalu aku berjalan ke luar kelas karena anak anak sedang mengerjakan materi, membuatku takut mengganggu.
Rupanya temanku semasa kuliah menghubungiku, mengatakan kalau dia sedang berada di kotaku, dia mengajaku bertemu siang nanti, dan akupun menyetujuinya, kita bertemu di tempatnya menginap.
Setelah pulang mengajar, aku langsung menuju penginapan yang temanku menginap, saat sampai di lobi aku menelfonya, saat aku sedang menelfon aku melihat Dinda anaku baru saja keluar dari lif, takut aku salah lihat aku mengikutinya sampai parkiran, dan benar itu adalah Dinda anaku, sedang apa dia di penginapan ini? "
__ADS_1
Aku menuju restoran tempat aku dan temanku janjian, pas masuk restoran aku langsung melihatnya dan aku pun mendekat.
"Wahh,,, makin keren aja kamu ya Ji, "kataku, karena temanku ini masih saja keliatan muda.
"Keren apanya, orang sudah tua begini ko, ayo duduk kita pesan makanan aja dulu, baru ngobrol, "kata temanku.
Setelah memesan makanan dan kita sambil menunggu pesanan datang, kitapun melanjutkan mengobrol.
"Sedang ada kerjaan apa hanya jalan2 nih ke kota kecil begini, "tanyaku.
"Hanya ingin liburan, gimana denganmu masih betah menduda, "kata temanku
"Ya nih,, belum nemu yang cocok, kalau kamu gimana katanya udah nikah dah punya anak belum, "
"Hemmm,, aku baru 2 bulan jadi duda nih, "katanya
"Hahaaa,, gimana ceritanya, katanya belum lama nikah ko udah pisah aja sih, "tanyaku
"Iya aku menikah kurang lebih 5 tahun, kuta sebenarnya ngga ada masalah hanya saja karena aku kan anak satu2 nya dan orang tuaku menginginkan cucu dan aku juga karena sudah berumur menginginkan keturunan, tapi istriku rupanya dia tidak bisa hamil, dan dia memutuskan untuk berpisah denganku agar aku bisa menikah lagi dan memiliki keturunan,"aku hanya mendengarkan ceritanya,ternyata temanku yang orang nya sangat baik dan pekerja keras juga mempunyai problem.
__ADS_1
Setelah makanan datang kita pun bercerita sambil makan, aku juga bercerita kalau anaku sedang pulang dan sedang liburan, aku juga menyuruhnya untuk main ke rumahku.
Sekitar 2 jam kita mengobrol ahirnya aku pun berpamitan, dan aku menyuruhnya besok malam untuk main ke rumahku.