MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Soto Daging


__ADS_3

Selesai mandi Aku langsung menuju dapur untuk sarapan, sampai di meja makan sudah ada Ayah dan Papah yang sudah menungguku untuk sarapan bersama.


"Dek makan yang banyak biar ngga lemes lagi, "kata Papah sambil memberikan piring yang berisi nasi goreng.


"Heemmm makasih Mas, "jawabku.


Dan kita pun makan bersama.Sambil mengobrol.


"Din,, nanti temani Ayah ke rumah Ibu yah, "kata Ayah .


"Nanti Dinda jadi obat nyamuk dong Yah, "jawabku.


"Ngga lah sayang.Mau yah, soalnya besok pagi Ayah akan pulang kampung, "kata Ayah.


"Kok pulang sih Yah,, ngga mau nunggku kita pindahan rumah dulu,? "


"Maaf yah Sayang, Ayah ngga bisa soalnya Ayah mau ngurus surat surat untuk mendaftarkan pernikahan dan Ayah juga mau mengajukan surat ke tempat Ayah mengajar untuk minta di pindah tugaskan ke kota, "jawab Ayah.


"Oh gitu, ya udah terserah Ayah aja, "


"Nanti Mas antar ke rumah Ibunya dan pulangnya tunggu Mas yang jemput ya Dek, "kata Papah.


"Iya,,,, "


Selesai sarapan kita bersiap untuk berangkat ke rumah Ibu, dan setelah siap semua kita pun langsung berangkat.


Sekitar 30 menit kita pun sampai di rumah Ibu,Aku dan Ayah langsung turun dari mobil Papah. Sedang Papah langsung pergi ke rumah sakit setelah Aku dan Ayah masuk rumah Ibu.


.


.


.


Di Rumah Sakit POV Agung Pamuji


Setelah Istriku dan Ayah mertuaku turun dari mobil Aku langsung pergi menuju rumah sakit.


Sebenarnya Aku makin jauh dari rumah sakit, tapi Aku tidak mau Istriku dan Ayah mertuaku naik taxsi jadi tidak apalah Aku makin jauh ke rumah sakitnya demi istri tercinta.


Sampai di rumah sakit Aku langsung menuju ke ruangan Direktur rumah sakit.


Aku mengetuk pintu ruangan Direktur setelah sampai depan ruanganya, dan terdengar suara untuk menyuruhku masuk, Aku pun langsung masuk ke ruangan Direktur.


Aku langsung mengatakan keinginanku ke pada Direktur rumah sakit untuk merubah jadwal kerjaku.Selesai bicara dengan pak Direktur rumah sakit Aku pun langsung menuju ruanganku, tapi sebelum pergi pak Direktur memberi tau ku tentang keputusanya besok siang melalui telfon.


Saat ini Aku sedang berjalan menuju ruanganku, tiba tiba ada yang memanggilku.


"Dokter Agung,,,, "Aku pun mencari sumber suara yang memanggilku.


"Gimana kabarnya penganten baru nih,, "Aku hanya tersenyum tipis ke arah Dokter Hani. ya yang tadi memanggilku adalah Dokter Hani teman sesama Dokter di rumah sakit ini yang sempat membuat Istriku dulu cemburu padanya.


"Sehatt,, malah makin sehat sekarang, "jawabku sambil kita berjalan bersama.

__ADS_1


"Iya dehh,,, percaya yang dapet daun muda mah beda,"kata Hani.


"Maaf kemaren Saya ngga bisa datang ke acara pernikahan Dokter, soalnya Saya aja ada acara keluarga, "kata Hani lagi.


"Iya ngga papa,,, doanya aja semoga selalu samawa, "kataku.


"Aminnn,, Apa Dokter sebahagia itu bisa menikah denganya, sampai Dokter ngga bisa melihat Saya di mata Dokter, "kata Hani yang membuatku langsung menghetikan langkahku.


"Maaf Saya asal bicara. Ya udah Dok, Saya mau ke kantin dulu, "kata Hani, dan Aku hanya mengangguk dan menjawab "Iya, "


Aku juga tidak tau kenapa Aku sangat mencintai Istriku,padahal banyak wanita dari dulu mendekatiku,tapi Aku tidak tertarik sama sekali, begitu juga pada Dokter Hani, dia wanita cantik,anggun dan berpendidikan, tapi tidak sedikitpun Aku bisa tertarik padanya, kalau tentang mantan Istriku juga Aku ngga ada rasa cinta tapi Aku cukup nyaman bersamanya dulu, karena dia wanita yang berfikiran dewasa dan pengertian, sama seperti anaknya, walau umurnya masih muda tapi cara berfikir dan tingkah lakunya sangatlah dewasa, membuatku bisa merasakan yang namanya cinta lagi.


Setelah masuk ruanganku, Aku menelfon Istriku, dan Istriku bilang menyuruhku untuk jangan lama lama menjemputnya, karena tidak enak jadi obat nyamuk dan Aku pun mengiyakan.


Hari ini Aku belum aktif kerja,karena masih dalam masa cuti, jadi bisa membuatku tidak lama lama di rumah sakit, Aku hanya mengecek pasien yang akan Aku oprasi setelah masa cutiku habis.


Setelah semua Aku pelajari dari data pasien, Aku pun langsung bersiap akan pulang dan menjemput Istriku.


Karena jarak yang berlawanan arah dari rumah sakit menuju rumah Ibu mertua,jadi sekitar satu jam baru sampai, itu untungnya ngga macet,kalau macet dulu Aku sampai 2 jam perjalanan.


Aku memarkirkan mobil di depan rumah, setelah pintu gerbang di buka oleh Pak Udin, lalu Aku pun keluar dari mobil.


"Siang Pak Udin,, "sapaku.


"Siang Pak,, mau jemput non Dinda ya Pak,? "tanya Pak Udin.


"Iya nih Pak, Saya masuk dulu ya pak, "kataku.


Aku masuk sesudah mengucap salam dan Istriku langsung menjawab salamku,lalu Istriku mendekat ke arahku dan langsung memeluku.


"Kangennn,,, "jawabnya dengan manja sambil memeluku.


"Baru ngga ketemu 4 jam aja dah kangen sih,,, "kataku sambil mengusap rambutnya.


"Iyaaa,,, kangenn"jawab Istriku lagi.


Setelah melepas pelukan, kita langsung masuk ke dalam.


"Ayah sama Ibu di mana Dek,,,? "tanya ku.


"Lagi ngobrol di taman belakang, tuhh... "jawab Istriku Sambil menujuk ke arah taman.


"Mas udah makan belum,? "tanya Istriku saat kita sudah di dapur, Lalu Istriku mengambilkan minum untuk ku. Dan Aku menggelengkan kepala tanda belum makan.


"Ya udah Mas duduk gih, Dinda ambilin makan yah, Mas makan dulu baru nanti kita pulang, "kata Istriku sambil menyuruh ku untuk duduk.


"Adek dah makan,,,? "tanya ku


"Udah, tadi Dinda makan bareng Ibu dan Ayah, "jawab Istriku sambil mengambil nasi dan di taro di piring.


"Jangan banyak banyak Dek,, "kataku.


"Iya,,, Dinda paham kok porsinya Mas, "jawa Istriku sambil tersenyum.

__ADS_1


"Istri siapa sih binter bangett,,,, "kata ku. sambil ku mengambil piring yang sudah terisi dengan nasi serta lauk nya.


"Istrinya siapa yah,, hehee,, "jawab Istriku sambil dia mencium pipi ku.


"Dah pinter sekarang,, nih, "sambil mengusap rambut istriku Aku bicara.


Istriku pun menemani Aku makan sampai selesai, dan selesai makan Istriku mengajaku bertemu Ayah dan Ibu.Karena Aku mau mengajaknya untuk membeli isi brabotan dapur, seperti piring, gelas, sendok dan masih banyak lagii...


"Yah,, Bu,, Dinda sama Mas Agung mau pergi dulu yah, "kata istriku.


"Mau kemana Sayang,,, ?"tanya Ibu mertuaku pada Istriku.


"Kita mau beli prabotan buat isi dapur Bu, "jawab Istriku.


"Trus Ayah nanti kalau pulang ke apartemen mau di jemput apa Ayah naik taxsi , ?"tanya ayah.


"Gimana kalau Ayah ikut kita ke supermaket aja, "kata Istriku.


"Ngga ah,, Ayah lagi ingin bersama Ibu, mumpung Ayah belum pulang kampung, "jawab Ayah mertuaku.


"Ya udah biarin aja Ayah di sini dulu,,,Ayah tar bisa di antar sama Pak Pujo kalau mau pulang ke apartenen kalian, "kata Ibu mertua.


"Itu ide bagus Bu,, "jawab Istriku.


"Ya udah Dinda sama Mas Agung pergi dulu Yah, Bu,"kata Istriku sambil dia cium tangan Ibu dan Ayah. Dan Aku pun sama berpamitan pada Ayah dan Ibu mertua.


Aku merencanakan akan pindah ke rumah baru dua hari lagi, jadi Aku dan Istriku ingin membeli prabotan untuk dapur juga buat hiasan hiasan dinding juga yang lainya.


Sampainya di tempat supermaket yang menjual berbagai macam prabotan rumah, Aku dan Istriku langsung memilih barang yang kita butuhkan. Sekitar 3 jam kita belanja ahirnya selesai juga, lalu Aku langsung membayar dan meminta barang barng belanjaan kita di kirim ke alamat rumah baru kita.


Setelah semuanya beres kita langsung pulang menuju apartemen, karena Aku sudah merasa lelah .


"Adek,,, bangun, kita sudah sampai, "kata ku pada Istriku sambil mengusap pipinya. karena Istriku tertidur di dalam mobil.


"Iiyya,,,,maaf ya Mas Dinda ketiduran ngga nemenin Mas jadinya, "jawab Istriku sambil membuka sabuk pengaman yang dia pakai.


"Ngga papa.Ya udah yuk kita turun,apa mau Mas gendong,?"kataku.


"Ngga ah,, malu banyak orang, "jawab istriku sambil membuka pintu mobil.


Sampainya di dalam apartemen Aku langsung membawa kantong kresek ke meja dapur.


"Mas beli apa,, ?"tanya istriku, karena pas Aku membelinya Istriku tida tau karena tertidur.


"Mas tadi beli soto daging, Mas lagi pengin makan yang kuah kuah Dek, "jawab ku.


"Kok tumben,, "tanya Istriku,Sambil Aku tuangkan soto ke dalam mangkok.


"Iya ngga tau Mas juga. Ayo Dek kita langsung makan aja mumpung masih hangat, "


**Hai kaka kaka semua terimakasih atas dukunganya. Jangan lupa like, komen juga votenya yah.semoga selalu suka dengan ceritaku. 😘😘😘


Kalau untuk 2 bab sehari maaf aku belum bisa, karena ini aja aku nulis kalau anaku sudah tidur.Maaf ya kak ngga bisa memenuhi dari ke inginan kaka untuk 2 kali up. 🙏🙏**

__ADS_1


__ADS_2