MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Calon Kaka Ipar


__ADS_3

"Sudah sanah pulang,jangan kelamaan di sini,apa lagi di dalam mobil gini,nanti di gerebeg keamanan loh,,"kata Sila menyuruh Akbar pulang.


"Tapi Aku masih pengin bersamamu,,"


"Ya entar malam main aja ke rumah,,"


"Boleh lah,,yang harus di tanya itu kamu,bisa ngga kamu pergi,kamu itu harus belajar,kamu itu kan katanya kerjaanya belajar terus kalau di rumah,,"


"Iya bisa dong,,nanti Aku belajarnya pulang kuliah,jadi malamnya Aku bisa main ke rumahmu,,"


"Ya udah,,sekarang sanah pulang,ini udah waktunya Aku masuk kerja,,"


"Kenapa sih jam cepet banget,,"Sila hanya menggeleng.


"Ya udah Aku pulang yah,kerja yang bener dan jangan lupa makan siang,,"


"Iya sayangku,,,"Akbar merasa senang saat Sila bilang sayang padanya.


Sila lalu turun dari mobil Akbar,dan Akbar lalu.meninggalkan parkiran klinik untuk pulang ke rumahnya.


Sampai Rumah Akbar di panggil Agung,dan Akbar lalu mendekat ke Papahnya.


"Sebelum Abang ke kampus,Abang mampir dulu ke bengkel,dan ambil mobil Abang,tadi orang bengkel udah telfon Papah,dan Papah udah membayar semuanya,,"


"Iya Pah makasih,,,"


Akbar lalu ke kamar untuk mengambil tasnya,karena akan langsung berangkat.


Akbar pamitan dulu pada kedua orang tuanya,setelah itu Akbar berangkat menggunakan taxsi menuju bengkel.


Sampai di bengkel Akbar tinggal ambil mobilnya karena sudah di bayar oleh Papahnya.


Akbar menuju kampus dengan membawa mobilnya sendiri,setelah tadi di ambilnya dari bengkel,setelah dua minggu di betulkan.


Mobil sudah masuk di parkiran kampus,Akbar lalu turun dan menuju kelas.


"Pagi Ben,,pagi semuanyaa,,,"sapa Akbar pada temen tenenya,,dengan wajah yah cerah.


"Wah,,tumben Bar wajah kamu keliatan seger banget,,"kata salah satu temen Akbar.


"Ah masa sih,,"sambil tersenyum Akbar berkata.


"Ben,,Aku tar malam main ke rumahmu yah,,"


"Mau ngapain,,?"


"Pengin main aja,,ngga papa kan,,"


"Boleh,,tapi bawain Aku martabak sepesial yang keju,,"


"Beres,,kaka kamu sukanya apa Ben,,?"


"Tanya aja sama orangnya,kamu dah punya no telfonya kan,,"

__ADS_1


"Iya sih,,tapi Aku kan pengin bikin kejutan gitu,,"


"Alah kamu tuh sok romantis amat,kamu ngga pantes tau ngga sih Bar,,"


"Kok gitu sih Ben,bukanya dukung,,"


"Kamu emang udah jadian sama kakaku,,?"Akbar mengangguk.


"Ngga papa kan Ben kalau Aku pacaran sama kaka kamu,,"


"Aku sih ngga papa,tapi tolong ya Bar sambil bilangin ke kakaku untuk baikan sama Papah,Aku sama Adek merasa ngga nyaman setiap ada papah dan kaka kalau di rumah,mereka berdua kaya kucing dan tikus,tibut terus,,"


"Iya nanti Aku bilangin pelan pelan,,"kata Akbar ,Lalu Dosen pun datang untuk memberi materi.


Akbar sampai rumah jam 3 sore,karena tadi masuk siang,Dinda dan Agung juga baru saja pulang.


Dinda menyuruh mba siti memanggil Akbar di kamarnya,Akbar lalu turun dan menemui Mamah dan papahnya.


"Ada apa Mah,Pah,,?"sambil duduk di sofa.


"Mamah besok mau pergi ke Bali,mau ada seminar,dan Papah akan menemani Mamah,jadi kamu jaga adek adek yah di rumah,,"


"Mau berapa hari Mah,,di bali,?"


"Cuman 4 hari,,"


"Biasa ya Bang burung burung Papah kamu lihatin,,"


"Siap Pah,,tapi Abang besok ngga bisa antar ya Mah pah,,Abang ada kuliah pagi,"


Setelah itu Dinda juga memanggil mba Siti dan Mba iis,dan bilang kalau Dinda dan Agung akan ke bali,Dinda titip anak anak dan rumah.


Mba iis sudah menikah dengan pak Udin,sedang Mba siti menikah dengan pak supir,tempat tidur mereka di buatkan di samping rumah Agung,agar mereka merasa nyaman.


Akbar kembali ke kamar,sedang Dinda ikut masak buat makan malam nanti,Aku menikmati suasana sore sambil memberi makan burung burungnya,sedang si kembar seperti biasa mereka berdua hanya bermain di kamarnya,kalau di panggil untuk makan atau ada perlu baru turun.


Jam setengah tujuh Akbar sudah siap untuk pergi,dan sudah kirim pesan juga pada Sila kalau mau datang ke rumahnya.


"Abang mau kemana,kok udah rapi gitu,?"tanya Dinda.


"Abang mau main dulu ya Mah,bentar doang kok,,"


"Mau kerumah Sila,,?"Abang mengangguk.


"Sudah belajar belum,,jangan gara gara pacaran lupa dengan belajar,,?"kata Agung.


"Udah dong Pah,,tenang aja,,Abang ngerti kok,,pendidikan di utamakan dulu,,setelah sukses baru menikah,,"jawab Akbar.


"Abang makan dulu kan baru pergi,,?"


"Ngga Mah,,kalau makan dulu nanti kemalaman,,Abang pergi sekarang aja ya Mah,,"


"Ya udah kalau gitu,tapi nanti kalau pulang dari rumah Sila makan yah kalau belum makan,"

__ADS_1


"Iya Mah,,Abang berngkat yah,"sambil mencium pipi Dinda.


Lalu setelah mencium pipi Dinda Akbar salim pada Agung.Akbar membawa mobilnya menuju rumah Sila,tapi Akbar mampir untuk beli martabak keju sepesial untuk Beni.


Setelah beli dua martabak Akbar lanjut kerumah Beni.


Akbar sudah sampai di rumah Sila,dan Sila sudah menunggu di depan Rumah.


Akbar tersenyum saat Sila mendekati pintu mobil.


"Malam sayang,,"sapa Sila saat Akbar membuka pintu mobilnya,Akbar langsung tersenyum senang.


"Malam,,,"jawab Akbar.Sila lalu merangkul lengan Akbar dengan sayang.


Akbar lalu mengambil kantong martabak di bangku belakang .


"Itu bawa apa,,?"


"Martabak,,"


"Kok banyak gitu,,"


"Beni minta beliin yang isi keju sepesial,dan yang satu kacang coklat,,"


"Oh,,kita masuk yuk,,"Akbar menganghuk,mereka berjalan masuk ke dalam,dan Sila mengajak ke teras belakang.


Beni yang mendengar mobil Akbar datang.langsung turun dari atas.


"Bawa pesenanku ngga Bar,,?"tanya Beni.


"Bawa dong ini,,"lalu ketiganya duduk dan menikmati martabak.Sila setelah makan satu potong martabak lalu pergi ke dapur untuk ambil minum.dan Sila juga membawa 5 potong martabak buat Mbanya.


"Wah matep banget ini Bar martabaknya,,kejunya bener bener banyak,,"


"Kan kamu tadi yang minta martabak keju sepesial jadi Aku ya pesenin,jadi kejunya di lebihin,,"


"Wah pinter kamu Bar,cocok lah jadi kaka ipar kalau gini mah,,"Akbar hanya tersenyum.


Sila datang membawa minum cuman dua gelas.


"Kok cuman dua kak,buatku mana,,?"


"Kamu ambil lah sendiri,,"


"Ya Tuhan kakaa,,"


Beni lalu mau pergi ambil minum,tapi Sila langsung menyuruhnya untuk membawa martabaknya sekalian.


"Kak,Aku tuh mau ambil minum doang,ngapain martabaknya di bawa,,"


"Udah bawa sekalian,kamu sanah pergi ke kamar,jangan lupa Adek di kasih martabaknya"


"Ya,,ya,ya,,Aku tau sekarang,Aku di usir karena kalian mau pacaran kan,,"

__ADS_1


"Betul,,,"jawab Sila sambil tersenyum.


Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih....


__ADS_2