MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Pergi Nonton


__ADS_3

Zara melihat ke arah hpnya yang berbunyi tanda pesan masuk,saat di lihat ternyata dari Bumi.


"Jadi pergi ngga entar malam ,kalau jadi nanti Aku jemput,"itu isi pesan Bumi.


Zara yang lupa belum minta izin sama Papahnya langsung membalasnya.


"Maaf kak,,Zara lupa belum minta izin sama Papah,Zara izin sama papah dulu yah,kalau dapat Izin nanti Zara langsung kabarin Kaka,"itu isi balasa Zara.


Zara keluar dari kamar dan langsung menuju kamar Papahnya.Karena hari ini ahir pekan Papahnya pun ada di rumah.


Tokkk,,,,


"Pah,,,Bun,,Zara masuk yah,,"Zara mengetuk kamar Papahnya.setelah mendengar kata Iya Zara pun masuk.


"Bun,,Papah mana,"saat sudah di dalam kamar,dan yang ada cuman Bundanya aja yang sedang menyisir rambutnya.


"Papah ada di kamar samping sayang,,ada apa ,,?"


"Oh,,iya udah Zara mau ke Papah dulu ya Bun,Zara mau minta izin pergi sama teman,,"


"Oh iya udah sanah temui Papah,,"Zara lalu menuju kamar sampingnya kamar Hendra.


"Pahhh,,,"Zara memanggil Hendra yang sibuk dengan peralatanya.


"Apa sayang,,,?"


"Papah lagi bikin apa,,?"


"Ini Papah lagi bikin dekorasi buat kamar dede,,Zara mau apa cariin Papah,tumben,,?"


"Hemmm,,,Zara mau minta izin pergi monton bareng temen nanti sore Pah,,boleh yah,,?"


"Temenya cewe atau cowo,,"Zara langsung sedikit takut,karena memang Hendra selalu menegaskan kalau Zara masih kecil dan ngga boleh untuk yang namanya berpacaran,Hendra inginya Zara lulus SMA dulu baru boleh dekat dengan cowo.


"Hemm,,,cewe Pah,,tapi ada cowonya juga,,"sedikit takut menjawabnya.


"Tapi,,,mereka hanya temen kok Pah,,,"Kata Zara lagi dengan bicaranya agak cepat.


"Emang berapa anak yang mau pergi,,?"


"Ada 5 anak Pah,,"

__ADS_1


"Tiga cewe dan dua cowo,,"


"Sudah Mas,,izinin aja,Zara juga kan butuh senang senang bareng temenya,kan perginya banyakan,,"kata Dea yang baru masuk ke kamar ikut bicara.


"Iya udah,,Papah izinkan,tapi ngga boleh pulang malam,,"


Zara langsung tersenyum senang,dan Zara memeluk Dea dan bilang terimakasih karena mau ikut mintain Izin buatnya pada Hendra.


Setelah itu Zara keluar dari kamar itu menuju kamarnya sendiri.


"Kamu tuh jangan terlalu mengengkang Zara Mas,sekali kali mah izinin dia untuk pergi dan senang senang sama teman temanya,,"


"Mas tadinya juga mau izinin Yang,tapi tunggu seberapa seriusnya Zara dulu pengin pergi,,"


"Oh gitu,,,"jawab Dea sambil tersenyum.


Dea menemani Hendra yang sedang membuat dekorasi kamar buat anak anaknya nanti,Hendra memasang hiasanya yang bisa masuk ke anak Cewe dan Cowo,karena mereka belum tau jenis kelaminya.


sedang Zara di kamarnya langsung menelfon Bumi.


"Hallo Kak,,"


"Iya Za,,gimana di izinkan ngga,,?"


"Tapi Apa,,,?"


"Perginya ngga boleh berdua,,dan harus ada teman,tadi Zara bilang pada Papah perginya rame rame ,gimana,,?"


"Oh gitu,,ya udah kita ajak teman aja,,kamu ajak dua temanmu,Aku ajak temanku Tedi,,"


"Iya kak,Zara ajak teman teman ,,"


"Trus kamu mau di jemput apa gimana Za,,?"


"Hemmm,,kita ketemu di Mall aja gimana Kak,"


"Ok,,kita ketemu di Mall aja,,jam berapa kira kiranya,,?"


"Jam 3 ya kak,,soalnya Zara ngga boleh pulang malam malam,,"


"Iya,,ya udah dulu yah,,Aku mau telfon Tedi dulu,,"

__ADS_1


Setelah telfon mati,Zara pun langsung menelfon dua temanya,tapi Marsha ngga bisa ikut karena sedang pergi bersama orang tuanya,dan untungnya Azizah bisa ikut.


Zara membuka lemarinya,dan memilih baju yang akan di pakainya nanti sore.Di kasur baju Zara sampai berantakan karena bingung memilih baju yang akan di pakainya.


Zara ahirnya memilih pakai dres ,setelah memilih baju Zara lalu ke kamar mandi untuk mandi,karena sekarang sudah jam 12 siang.Zara ingin berendam agar badanya menjadi wangi dan bersih.


Jam pun berjalan dengan cepat,Saat ini Zara sedang bersiap,setelah rapi Zara lalu keluar dari kamar.lalu menuju kamar Papahnya untuk pamitan.


"Wah,,cucu Oma cantik banget,mau kemana,,?"


"Mau ke Mall Oma,,"


"Oh ke Mall,sudah izin Papih,,?"Zara mengangguk.dan setelah Zara mencium tangan Oma Zara pun pergi,dan Zara sudah pamit sama Papah dan Bundanya tadi.


Sampai di Mall Zara langsung bertemu Azizah,karena mereka janjian di pintu masuk.Zara lalu menelfon Bumi,menanyakan sudah sampai belum,dan Bumi bilang menunggu Zara di depan pintu bioskop.


Zara dan Zizah langsung menuju ke tempat di mana Bumi dan Tedi menunggu.


Bumi melihat Zara yang sedang berjalan mendekatinya tanpa berkedip,dan Zara memang sangat cantik dengan memakai dres dan berdandan tipis.


"Bumi,,udah napa lihatinya,ini filem udah mau mulai loh,,"sambil Tedi menyikut lengan Bumi,Bumi yang sadar langsung tersenyum malu.


Lalu Bumi mengajak semuanya masuk,dan Bumi sengaja duduk di dekat Zara.


"Kita nonton filem apa Kak,,?"tanya Zara.


"Filem romantis,,ngga papa kan,,?"Zara hanya tersenyum sambil sedikit mengangguk.


Filem pun sudah di putar mereka berempat menonton dengan tenang,Bumi dan Tedi juga tadi sudah membeli cemilan dan juga minuman.jadi ngga perlu beli beli lagi di dalam.


Saat di tengah Filem,Bumi melihat tangan Zara yang seperti kedinginan,karena baju Zara lengan pendek,dan AC di dalam gedung bioskop sangat dingin.


Lalu Bumi melepas jaketnya,dan di pakaikan ke pundak Zara.


"Pake lah,,pasti kamu kedinginan kan,,?"


"Tapi Kaka gimana,,?"


"Udah,,Aku ngga papa,,"dan Zara di bantu Bumi memakai jaket.


Dan Bumi mengambil tangan Zara untuk di genggamnya,karena tangan Zara terasa dingin.tadinya Zara sedikit kaku dan rasa gimana gitu,tapi lama lama tangan Zara pun tidak kaku lagi di dalam genggaman tangan Bumi.

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan votenya,,trimakasihh...


__ADS_2