
"Sudah nurut aja sih dek,, "
Papah menyuruhku untuk diam, dan setelah itu papah mengolesi tanda merah itu dengan alas bedak tadi, aku langsung paham, jadi alas bedaknya buat nutupin tanda merah yang ada di leherku, gilaaa... papah sampai tau hal beginian, pasti ni orang dah pengalaman dalam hal begitu.
Setelah selesai aku masih tetap diam dan melihat papah yang seakan papah tau apa yang ada di pikiranku.
"Ibu mu yang suka melakukanya, aku pernah sekali melihatnya itu pun tak sengaja, jangan pikirkan yang macam2,"aku hanya menganggukan kepala.
Setelah rapi aku ke luar dari kamar mandi, saat ku lihat jam ,ternyata waktu istirahat tinggal 10 menit.
"Tolong pintunya di buka, aku mau ke kelas, "kataku masih dengan cueknya, aku sebenrnya menahan sesak berbicara formal seperti ini.
"Adekk,,, Nanti pulang kuliah kita pulang bareng, ada yang ingin aku bicarakan sama adek, "sambil mengambil kunci di kantong dan langsung membuka pintunya, aku langsung keluar tanpa bersuara.
Aku menelfon Sisi, kata Sisi dia sudah di kelas dan aku pun langsung menuju kelas.
__ADS_1
Yang ku rasakan sekarang teramat bingung dengan ke adaan ini, di satu sisi aku tidak ingin mengecewakan ayah dan ingin menjadi anak yang menurut juga berbakti. sedang di satu sisi lagi aku sangat mencintainya, rasa nyaman dan kedewasaanya lah yang membuatku tak mau kehilanganya, andai dia bisa tau kalau aku sebenarnya ingin selalu bersamanya terus dan tak ingin kita terpisah.
"Kamu ngapain aja sih di ruangan pak Agung Din, kok lama banget, "kata Sisi ketika aku masuk kelas dan duduk.
"Habis mbantuin pak Agung memeriksa hasil tugas yang tadi kita kerjakan, "jawabku dan untung Sisi percaya dia hanya menjawab "ohh,,, "
Setelah jam pelajaran selesai aku langsung keluar bersama Sisi, kita langsung menuju mobil Sisi karena aku meminta Sisi untuk menemaniku membeli buku.
Saat akan masuk mobil Sisi, tiba2 ada yang membunyikan klakson di samping mobil Sisi, saat aku lihat mobil itu ternyata milik papah.
"Masuk,, "setelah menurunkan kaca mobil papah langsung menyuruhku masuk mobil.
Di dalam mobil aku pun hanya diam, dan tiba2 tangan papah menarik tanganku lalu di genggamnya.
"Kita ke apartemen aja ya dek, "sambil mencium tanganku papah bicara.
__ADS_1
"Hemmm... "rasanya aku deg degan banget, karena perlakuan papah yang suka membuat jantungku bekerja sangat cepat,papah memang orang yang sangat romantis.
Setelah sampai di apartemen aku langsung duduk di sofa, sedang papah langsung masuk kamarnya,setelah papah keluar dia sudah berganti baju dengan baju santai nya.
"Kita pesen makanan lewat aplikasi aja ya dek, "kata papah saat sudah duduk di sampingku. dan aku hanya menganggukan kepalaku, memang aku sangat lapar karena waktu siang tadi belum makan apa2 sampai sekarang.
Setelah papah memesan makanan, papah langsung bicara.
"Aku sudah telfon ibumu, dan aku bilang ingin bicara denganya, tapi ibumu akan pulang 5 hari lagi, ayo kita sama2 meminta restu dari ibumu, setelah ibumu merestui kita, kita baru datang ke ayahmu lagi,"kata papah
"Tapi aku takut, kalau ibu juga tidak merestui kita, sepertinya sangat sulit, "kataku sambil aku menundukan kepalaku.
"Jangan menyerah dulu dek, kita coba pasti ada jalan untuk kita, kalau kita melakukan bersama dengan hati yang tulus, pasti ada hasil,insaaloh akan indah pada ahirnya,"sambil memeluku papah bicara dan aku hanya menganggukan kepala.
**Selamat berbuka puasa untuk kaka kaka semua yang menjalankan puasa, aku mau kasih sedikit info aja buat kaka yang suka ceritaku, ceritaku di sini sebenarnya ingin menceritakan tentang ke uwuan hubungan antar dua orang yang sedang jatuh cinta dengan perbedaan umur, cuman aku kasih konfliknya ya itu masalah restu dari orang tua,
__ADS_1
gimana dinda harus menjaga kesucianya karena papah orang yang sudah menikah pasti papah tuh sangat membutuhkan pelepasan, di sini aku intinya mau kasih ke uwuan mereka, dengan perbedaan umur pasti sifat mereka berdua sangat berbeda.
Jadi aku bukan bermaksud untuk mengulur cerita untuk mendapat restu, kalau mereka mendapat restu kayanya ke uwuanya gimana gitu, sekali lagi terimakasih buat kaka kaka yang suka sama ceritaku 😘😘😘😘**