MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Rizki Melepas Rindu


__ADS_3

Rizki sedang ada di ruangan Hendra, mereka berdua sedang membahas proyek baru.


"Bos,, Saya mau ambil cuti seminggu bisa ngga, soalnya ini sangat pengting,, "


"Lama amat seminggu,, tergantung alasanya dan perginya kemana,, "


"Mamah sama adik saya mau pindahan, dari Amerika ke singapur, Mamah saya kerjanya di pindah tugaskan ke singapur,jadi saya mau cariin tempat tinggal dan kampus buat adek saya kuliah Bos,, "


"Oh gitu,,, sepertinya sangat di haruskan pergi, karena buat kepentingan keluargamu, baik akan Saya izinkan, tapi selama seminggu di sana kamu juga harus mengecek cabang perusahaan di sana, soalnya Saya baru dapat info kalau sedang ada masalah dengan pengiriman barang kita yang dari sini,, "


"Siap Bos,, saya akan mengecek anak cabang yang di sana juga,, "


"Bagus,, kapan kamu ambil cutinya,, "


"Besok pagi saya sudah harus berangkat,jadi hari ini saya terahir kerja Bos, "


"Kalau gitu kasih pekerjaan kamu pada Ardi, agar dia yang mengurus kerjaanmu sementara waktu,, "Ardi adalah sekertaris Hendra.


"Siap Bos,, kalau gitu saya undur diri Bos,, "


"Ya silakan,,, "


Rizki lalu kuar dari ruangan Hendra dan langsung ke ruanganya sendiri.


Rizki lalu menyusun pekerjaan yang harus di kasihkan ke Ardi.


"Di,, ini kerjaanku yang harus kamu urus, besok Aku mau ke singapur untuk mengecek cabang yang di sana,, "sambil meletakan setumpuk map di depan Ardi.


"Gila ini Aku harus kerja rodi dong,, banyak amat sih, emang mau pergi berapa hari sih kamu Ki,,? "


"Cuman seminggu kok,, "


"Cuman seminggu,,, itu bukan cuman,, "


"Tenang nanti saat Aku pulang, Aku bawakan oleh oleh,, "


"Oleh olehnya paling juga kaos tipis, hanya tulisanya aja singapur,, "Rizki hanya tertawa saat Ardi bisa menebak apa yang ada di fikiran Rizki.


"Kok kamu tau,, apa yang akan Aku belikan buatmu,, "sambil tertawa lagi.


"Brengsek kamu memang Ki,dah sanah pergi, Aku mau lanjut kerja,, "


"Iya,, baiklah baiklahhh,,, "

__ADS_1


Sore pun tiba Rizki pulang ke rumahnya, dan Rizki telfon ke Mamahnya, kalau besok akan ke singapur untuk mencarikan tempat tinggal untuk Mamahnya.


Sedang ke Zara Rizki tidak memberi tau kalau mau ke singapur, Rizki akan membuat kejutan buat Zara.


Malam pun tiba, Zara menelfon Rizki sampai 3 kali, tapi Rizki mengabaikanya, Rizki sengaja biar Zara kesal, dan Zara juga mengirim pesan.


Rizki sibuk menata bajunya di dalam koper,karena akan pergi selama seminggu jadi membawa bajunya cukup banyak.


Pagi hari sekitar jam 7 pagi Rizki berangkat ke Bandara. dan sekitar jam 8 kurang pesawat pun mengudara.


Rizki sampai di Bandara Singapur dan langsung menuju apartemen Zara, karena Rizki tau no pin pitu masuk apartemen Zara, jadi Rizki langsung masuk ke dalam, Rizki mau membuat kejutan buat Zara.


Rizki lalu beristirahat sebentar di kasur ,setelah tiduran selama setengah jam, Rizki berniat memasak buat nanti makan siang bareng Zara. Rizki lalu turun ke bawah untuk membeli bahan yang akan di masaknya.


Setelah mendapatkan apa saja yang akan di gunakan untuk memasak, Rizki kembali ke atas,dan langsung memasak,Rizki membuat udang dan cumi saos padang, juga menumis sayur kangkung. setelah matang semuanya dan ternyata sudah jam 12 siang,Rizki lalu mandi agar badanya terasa segar dan wangi, karena habis memasak pasti bau asap dan keringat.


Selesai mandi Rizki lalu memakai bajunya,dan duduk di sofa. menunggu Zara pulang kuliah.


Rizki kemarin untungnya bertanya pada Zara hari ini kuliah pulang jam berapa. hari ini Zara pulang jam 1 siang lebih cepat dari biasanya.


Saat ada suara orang menekan pin pintu, Rizki langsung bangun dan berdiri di belakang pintu. saat Zara masuk Rizki langsung memeluknya dari belakang.


"Aaaaa,,,, "teriak Zara yang kaget, lalu memukul Rizki.


"Abanggg,,, ihhh,,, ngeselin banget sih,, Zara kaget tau,,, "Rizki pun tertawa dan memeluk Zara.


"Abang kapan datang,,? "


"Tadi pagi,, "sambil melepaskan pelukanya.tapi tangan Rizki yang satunya masih memeluk pinggang Zara.


"Kok ngga bilang mau datang, trus semalem kenapa ngga angkat telfon Zara,, "


"Sengaja,, karena Abang mau bikin kejutan, "


"Jahat banget sih,, "


"Tapi senang kan,,?"sambil mengusap pipi Zara. Zara lalu mengangguk.


Rizki merangkul Zara untuk ke masuk ke dalam.


"Kok bau masakan,,? "


"Iya,, Abang tadi masak,, "

__ADS_1


"Serius,, "Rizki mengangguk lalu mengajak Zara menuju meja makan.


"Wah kelihatanya enak,, masih hangat lagi,, "


"Mau makan sekarang apa nanti,,? "


"Sekarang aja ya Bang,, "


"Boleh,, ayo,, "Zara lalu metakan tasnya di atas meja, lalu Zara pun duduk dan bersiap untuk makan.


Zara dan Rizki makan dengan sangat lahap,dan mereka juga sesekali saling suap saupan.


"Abang kok pinter masak sih, kaya gini kan susah bumbunya,,? "


"Kalau yang ngga bisa pasti susah, tapi Abang kan sudah tau jadi gampang,, "


"Emang enak,,? "kata Rizki lagi.


"Ini enak banget,, "Rizki pun tersenyum mendengar Zara suka masakanya.


Selesai makan Zara lalu mengganti bajunya dengan baju santai, dan duduk di sofa di dekat Rizki.


"Mamah sama Adek Abang jadi pindah ke sininya,, ?"


"Jadi,, ini Abang mau cari tempat tinggal buat mereka,, "Zara mengangguk.


"Trus adek Abang mau kuliah di mana,,? "


"Abang sih kalau itu lihat adek Abang nanti maunya di mana kuliahnya, kalau mau nanti biar satu kampus sama kamu,biar ada yang jagain kamu sekaligus buat jadi mata mata Abang,,,"


"Iihhh,, apaan sih,, "Rizki hanya tersenyum.


Rizki lalu mengambil tangan Zara,dan di ciumnya tangan Zara.


"Abang kangen banget,,"sambil menatap Zara.


"Kan tiap hari kita vcan,, "


"Abang kangen dengan bau badan kamu,, "sambil mencium pipi Zara.


"Iihhh,, Abang mesum,, "sambil mendorong wajah Rizki agar menjauh. Rizki hanya tersenyum, dan Rizki tidak menyerah,lalu Rizki langsung menindih badan Zara.


Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih..

__ADS_1


__ADS_2