MENCINTAI PAPAH TIRIKU

MENCINTAI PAPAH TIRIKU
Oprasi


__ADS_3

Setelah meninggu dua jam dan Ibu sudah di lakukan pemeriksaan ahir, kini saatnya Ibu masuk ke ruang oprasi, Aku tidak henti hentinya menyemangati Ibu untuk kuat dalam melakukan oprasi ini, Ibu hanya tersenyum dan menjawab iya, Ayah selalu diam tapi Aku tau sebenarnya di sini Ayah lah yang paling takut melihat Ibu melakukan oprasi, karena Suamiku mengatakan pada Ayah kalau oprasi itu belum tentu hasilnya akan memuaskan bisa juga meleset dari yang kita inginkan dari hasil oprasi.


Setelah Ibu masuk ruang oprasi, Aku dan Ayah menunggu diluar ruang oprasi. Detik menit jam berlalu sangat cepat sekarang sudah satu jam Ibu di dalam, tapi belum ada tanda tanda Dokter menyudahi oprasinya.


"Yah,, Dinda mau beli minum dulu di kantin yah,, "kataku.


"Iya,,, "Aku pun langsung pergi ke kamtin rumah sakit.


Di Rumah sakit ini sudah banyak yang tau kalau Aku itu Istri dari Dokter Agung, jadi banyak suster yang bertemu denganku pun tersenyum, Aku pun membalasnya.


Saat Aku sedang mengambil minum di lemari pendingin, Aku mendengar ada suster yang sedang membicarakanku.


"Bukanya Itu Istri Dokter Agung yah,,? "kata suster satu.


"Mana sih,, katanya cantik banget,, "kata suster dua.


"Kamu tuh orang baru, jadi mana pernah lihat, tuh orangnya yang sedang berdiri di depan pendingin minuman,, "kata Suster tiga.


"Oh,, itu pantesan Dokter Agung tuh awet muda dan masih tetap ganteng gitu, orang Istrinya aja pantesnya jadi anaknya,,cantik dan muda"kata suster dua.


"Makanya kamu tuh sekarang jangan ngagumin suami orang, karena Istrinya aja udah cantik dan sexsi gitu, jadi Dokter Agung ngga bakalan ngelirik wanita lain,, "kata suster satu.


"Mengagumi kan boleh boleh saja, yang penting Aku tidak merebutnya, Aku juga sadar diri, tapi siapa sih yang ngga tertarik sama Dokter Agung, udah ganteng, tinggi badanya maco dan berwibawa lagi,, uuh membayangkanya aja Aku dah ngga tahan,,,, "kata suster dua.


"Kita pergi aja yuk, dari pada dengerin ocehanya dia,,, yang suka haluuu,,, "kata suster tiga dan suster satu pun ikut pergi sedang suster dua pun langsung berlari ikut pergi setelah dia di tinggal.


Aku hanya bisa geleng geleng kepala, ternyata masih ada aja yang mengagumi suamiku, mungkin bagi seseorang kematangan umur dan pendewasaan masih bisa membuatnya makin suka, karena laki laki makin dewasa justru makin hot dan menggoda, itu menurutku karena makin hari suamiku itu makin gila dan hot dalam hal bercinta.

__ADS_1


Setelah Aku membeli minuman serta roti, Aku langsung menuju ruang oprasi lagi. saat Aku sampai di situ pun pintu oprasi belum terbuka.


"Yah,,, minum dulu ini rotinya juga di makan,, "


"Ayah ngga berselera Din,,, "


"Di paksa Yah, Ayah harus minum dan rotinya di makan juga, ini udah waktunya makan siang, jangan sampai Ayah ikut sakit karena telat makan, "kataku samil duduk di sebelahnya.


Ayah pun meminumnya, lalu Aku membukakan roti nya juga. saat kita sudah makan roti satu potong, pintu ruang oprasi Ibu terbuka, Aku dan Ayah langsung bangun dan mendekat ke Suamiku.


"Gimana Ji,,, Ibu,? "tanya Ayah langsung mendekat ke Mas Agung.


"Oprasinya berjalan lancar, tapi detak jantung Ibu melemah, kita tunggu sampai Ibu sadar nanti baru akan tau perkembanganya,,, "


"Berapa lama menunggu Ibu akan sadar,,, ?"tanya Ayah lagi.


"Aku belum bisa memastikanya Yah,,, kita hanya bisa menunggu dan berdoa semoga Ibu cepat sadar, "Ayah langsung menjatuhkan badanya di kursi, Aku pun mencoba menenangkanya.


"Iya Mas,,, "Suamiku pun pergi dan Aku hanya bisa menunggu sambil duduk bersama Ayah. Aku melihat Ayah yang mengeluarkan air mata.


"Ayah harus kuat, harus sabar ini semua sudah di gariskan oleh Tuhan, kita hanya bisa berusaha dan berdoa, "sambil Aku peluk Ayah.


"Kenapa Ibu sampai sakit separah ini, Ayah seperti orang yang tidak berguna sebagai kepala rumah tangga,,, "


"Ayah ngga boleh menyalahkan diri sendiri begitu,,, lebih baik kita banyakin berdoa,, "


Ayah makin tenang, dan saat Ayah sudah lebih membaik, Mas Agung datang dan bilang kamar rawat untuk Ibu udah di siapkan.

__ADS_1


Suamiku lalu menyuruh suster untuk membawa Ibu ke ruanganya, Aku dan Ayah mengikuti dari belakang. sampainya di ruangan Ibu, Aku dan Ayah pun tak boleh masuk, hanya boleh menunggu di luar sampai Ibu sadar.


"Ayah, Adek ayo ke ruangan ku aja,, nanti kalau Ibu sadar suster akan memberi tau kita, "kata Suamiku yang baru keluar dari ruangan Ibu.


"Iya Mas,, Ayah ayo kita ke ruangan Mas Agung,, "ajaku.


"Dinda aja sanah, Ayah mau temani Ibu di sini, "jawabnya.


"Yah... "


"Dek biarin,, Ayah perlu sendiri.Ayah kalau udah tenang datang aja ke ruanganku yah,, "kata Suamiku. sedang Ayah hanya mengangguk.


Aku dan Suamiku pun pergi ke ruangannya, Sampainya di ruangan Suamiku langsung menuju sofa dan langsung tiduran, rasanya badan dan otaku tegang semuanya.


"Mas,, gimana keadaan Ibu sebenarnya,? "


tanyaku.


"Mas belum bisa pastikan, semoga aja Ibu ada kemauan untuk sembuh, karena di lihat dari badan Ibu sepertinya Ibu tidak berusaha untuk ingin sembuh,,, "sambil duduk di kursi depan meja kerjanya.


"Maksudnya,,,,, ?"tanyaku.


"Ibu seperti menyerah, dan tidak berusaha untuk keinginan sembuh, dilihat dari kondisi badan Ibu yang sangat lemah, sekarang kita hanya bisa menunggu ke ajaiban dari Tuhan, semoga Tuhan memberikan kesembuhan pada Ibu,,, "Aku hanya bisa diam mendengarkan perkataan Suamiku.


**Maaf kalau banyak tenpo.


Ini farida mau di sembuhkan apa mau meninggalkan yah, di lihat dari segi sakitnya farida sudah sulit untuk sembuh, seumpama aku kasih sembuh pun kalau kanker serviks itu tetap tidak bisa tahan hidup lama dan Doni pun makin kasihan ngga *** ***, apa kaka kaka ngga pengin nih lihat adegan Doni *** ***, masalahnya otak kotorku udah kembali, pengin nulis yang hot gitu. jangan bilang Hani ya kak,, aku ngga ke pikiran loh kalau nanti doni sama hani tapi ya kalau farida meninggal dan mereka berjodoh mau gimana lagi.

__ADS_1


Biar ada cerita baru gitu loh kak,, ngga farida yang sakit suami yang ngurusin kan kasian kalau gitu. pokoknya ini menurut kaka semuanya farida mau di gimanain coba....


Jangan lupa like komen dan votenya ya kak, trimakasih**...


__ADS_2