SUAMIKU MASIH ABG

SUAMIKU MASIH ABG
RAMA


__ADS_3

Mobil Bima melaju dengan kecepatan sedang, dia menuju sebuah gedung yang sudah tua, tapi belum sampai dia Di sana mobilnya di dikelilingi beberapa mobil sehingga dia terpojok dan memberhentikan mobilnya.


Seseorang bertumbuh tegap mengedor pintu mobil, Bima akhirnya memutuskan keluar.


" saya tidak akan basa-basi lagi tuan Bima " ucap Ammar.


" siapa kalian ?" tanya Bima.


" Dimana tuan Rama " tanya Ammar.


" kamu ternyata bodyguard Rama yang dikirim Vi, tapi kau gagal melindungi Rama " ucap Bima


" ya hari itu, aku kehilangan jejak mobil Rama, karena ada kecelakaan tapi saya tahu yang membawa mobil itu bukan Rama." ucap Ammar.


" Rama baik-baik saja, dia bersamaku." ucap Bima.


" kau akan membuat Viana MENGGILA " teriak Ammar.


" aku tahu, tapi aku dan Rama harus menangkap Ramon atas kematian orangtua Rama." ucap Bima.


" kami bisa melakukan nya," jawab Ramon.


" kau ingin Viana membunuh mu, jika Rama tahu siapa Viana di bisnis gelap, apa kamu pikir Rama akan tetap bersamanya " tanya Bima.


" tunggulah sebentar lagi, Rama akan kembali dan membuat Ramon mendekam di penjara, setelah itu kehidupan Rama dan Viana akan tenang" ucap Bima.


" baiklah, aku akan mengawasi kalian " jawab Ammar.


" rahasiakan ini dari Vi, dan lebih baik kamu menjaga Viana sebelum dia semakin banyak membunuh orang " ucap Bima.


" Nona Vi tidak pernah membunuh, hanya saja membuat orang hidup tapi seakan-akan mati " jawab Ammar.


....


FLASHBACK ON.


Rama mengendarai mobilnya keluar dari kawasan rumah, saat ditengah perjalanan Bima menghubungi nya meminta Rama datang kesebuah komplek sederhana.


Rama pergi ke sana, disana Rama melihat Bima sedang terluka, wajahnya babak belur.


" apa yang terjadi kak, bukannya kamu di kantor " tanya Rama.


" yang dikantor Bisma, saudara kembar kakak Rama." ucap Bima.


" Mengapa aku baru tahu,?" ucap Rama


" ya, dia baru kembali entah dari mana dan mencelakai aku mengambil posisi ku. bersyukur nya ada yang menyelamatkan aku." jelas Bima.


" semalam yang ke rumah berarti Bisma, perusahaan dalam bahaya kak " ucap Rama.


" ya Ram, kita ke perusahaan sekarang." ucap Bima.


Datanglah teman Rama satu kampus yang baru saja kenal karena mereka ada tugas kelompok bersama.


" Ram kenapa Lo disini, gue tadi gak sengaja liat mobil Lo makanya gue mampir "


" ya, aku akan ke kampus mengumpulkan tugas lalu pergi karena ada urusan " jawab Rama santai.


" Kalau Lo sibuk, titip ke gue aja tugas Lo, sekalian gue juga mau ngumpulin tugas." katanya.

__ADS_1


" Seriusan gak ngerepotin " ucap Rama


Bima keluar dan kaget melihat teman bicara Rama, tapi ya sudahlah tidak penting. setelah Rama menitipkan tugasnya mereka melangkah pergi menggunakan mobil Bima.


Tiba-tiba pintu di ketuk Rama membukanya teman Rama minta izin membawa mobil Rama, dan Rama langsung memberikannya. belum sempat Bima melarang mobil Rama sudah melaju pergi.


" kenapa dikasih mobilnya," tanya Bima.


" karena aku menitipkan tugas padanya, lagian dia tidak akan bisa mencurinya." ucap Rama santai.


" kau tahu siapa dia." tanya Bima.


" ya, dia seorang mucikari, kuliah hanya dia gunakan untuk mengait para wanita " ucap Rama.


" sekarang kamu semakin pintar Rama " ucap Bima tersenyum dengan rasa bangga.


Bima menerima telepon jika apa yang Bima bilang perusahaan dalam masalah ternyata salah besar, kenyataan saham semakin naik dan pekerjaan lancar semua.


Bima dan Rama saling pandang..


" Sudahlah kita mengejar bocah tadi saja " ucap Bima.


tapi dipertengahan jalan mereka menyaksikan kecelakaan yang terjadi di depan mereka, sudah bisa di tebak jika rencana kecelakaan itu untuk Rama.


Bima meminta Rama mematikan handphone, dan membawa mobilnya ke sebuah gudang tua.


" kak Bim, ada yang menginginkan nyawaku, jika aku keluar sekarang mungkin ada yang mengincar keselamatan istriku. selidiki kecelakaan itu, siapa dalangnya apa ada sangkut pautnya pada perusahaan " ucap Rama.


Setelah mengumpulkan berita bahwa orang yang tewas di Kira Rama, karena sudah tidak mungkin melakukan otopsi secara detail karena jasad sudah terbakar habis.


" Lakukan pemberitaan tentang kematian ku, kita akan tahu siapa saja orang yang akan muncul untuk membeli banyak saham " ucap Rama.


" Oma pasti akan pingsan, siapkan dokter pribadi, sedangkan Viana aku titip dia sementara, ingat jangan sentuh dia kak, dia istriku " ucap Rama.


" baik bos " jawab Bima.


" Rama, kau tidak tahu siapa Viana, dia wanita yang kejam di depan mu saja dia baik, tapi diluar situ " batin Bima


Bima meninggalkan Rama sendirian, sedangkan dia kembali ke apartemen, di jalan dia terus berpikir untuk mengungkapkan kecelakaan Rama dan saat Viana datang mengamuk terbesit rencana Bima menggunakan Viana sebagai pancingan mengungkap semuanya. Sifat gila Vi akan membuat orang terpojok dan ketakutan.


" Viana, orang yang di perusahaan " ucap Bima


" Aku tahu dia Bisma, jika dia berani macam-macam akan ku bunuh dia " ucap Vi.


Bima hanya bisa menghela nafas, wanita yang dulunya manis baik ceria sekarang sangat jauh berbeda..


Rapat pemegang saham selesaaii..


Seperti dugaan Bima, semua bukti yang dibutuhkan dia dapatkan, dan pada saatnya dia akan membuat Ramon membusuk di penjara dan membayar semua perbuatannya.


FLASHBACK OFF.


Viana duduk didepan Bisma dengan gayanya mengintimidasi.


" Sejak kapan kamu tahu aku bukan Bima " tanya Bisma.


" Sejak aku mengenal Bima " jawab Vi.


" waahhh ternyata Bima memiliki seseorang yang kuat seperti dirimu " ucap Bisma santai.

__ADS_1


Viana mengambil sebuah pas Bunga dimeja dan melemparkannya di kepala Bisma.


Bisma yang awalnya santai akhirnya menunjukkan wajah ketakutannya.


" Siapa wanita itu " tanya Vi sambil melemparkan sebuah foto.


" Britania " jawab Bisma.


" jawab yang benar, jika kamu ingin keluar hidup " ucap Vi.


" Itu memang Britania, dia sahabat mu yang menikah dengan Bima, dia melakukan operasi " ucap Bisma.


" Sebenarnya mengapa mereka bercerai," tanya Vi.


" karena wanita haus kekuasaan, dia menjual dirinya demi uang, kak Bima marah besar. " ucap Bisma.


" lalu kamu mengapa mengkhianati Bima " tanya Vi.


" Aku tidak bekerja pada siapapun, siapa yang memberi aku uang banyak, maka aku akan menyelesaikan masalah nya lalu aku pergi " ucap Bisma.


" Dan mulai sekarang kau berada di bawahku, sampai pada anakku, kau harus pasang nyawa untuk kami" ucap Vi tersenyum sinis.


" tidak Sudi, lebih baik aku mati " jawab Bisma melawan Vi.


poorrr sebuah peluru sudah menembus pundaknya dan mengeluarkan darah...


" aiiss, mengapa bisa meleset, seharusnya aku menembak pas dada, aku harus mengulangi nya." ucap Vi sambil tertawa.


" aku akan mengabdi padamu, serta keturunan mu. jangan bunuh aku " ucap Bisma tertunduk.


hahah Haha tawa Vi terdengar..


" Tugas pertama mu, cari Rama " ucap Vi.


" kau kau tidak ingin membawa aku ke dokter terlebih dahulu, aku berdarah." ucap Bisma menatap Vi.


" mengapa lebay sekali, kau tidak akan mati, kau bisa pergi sendiri " Teriak Vi.


Bisma melangkah pergi dengan ekspresi lesu..


" kau memang wanita kejam Viana " gumam Bisma.


Viana tersenyum masuk ke mobilnya dan melihat Ivan di dalam mobil Bengong.


" hei, bocah Lo kenapa " tanya Vi.


" kau menakutkan Tante " ucap Ivan.


" hahah, dalam dunia Bisnis itu sudah biasa, yang lemah akan hancur " ucap Vi.


" Ivan, apa yang kamu lihat hari ini, jangan ceritakan pada Rama ya." ucap Vi tersenyum.


" Tante gila, kejam. siapa yang mau bertemu Rama? orang dia sudah meninggal " ucap Ivan.


.....


terimakasih yang sudah baca yaaa..


jangan lupa LIKE COMENT..

__ADS_1


dan author boleh dong minta vote nya hehehe...


__ADS_2