SUAMIKU MASIH ABG

SUAMIKU MASIH ABG
BAGAI LANGIT DAN BUMI


__ADS_3

"Hubby hubby hubby dimana? Jangan pergi lagi." teriak Viana langsung berlari keluar kamar menuruni tangga dengan wajah panik dan tergesa-gesa menuju pintu sambil teriak.


Rama yang mendengar teriak Viana langsung berlari dilihatnya Viana yang terjatuh dilantai dengan berlutut menangis pilu.


"Sayang" pelukan Rama dari belakang Viana menyadarkan Vi.


"Hubby tidak akan meninggalkan aku lagi"


"Tidak, aku akan selalu bersamamu"


"Janji!"


"Iya hubby janji,"


Rama menggendong Viana Kembali keatas masuk ke dalam kamar mereka.


"Vi! kita kembali seperti awal ya, lupakan masa yang membuat kita terluka."


"Iya hubby,"


"Viana kamu setuju tidak jika kita mempercepat momongan"


"Hubby masih muda, apa tidak masalah cepat mempunyai anak,"


"Kamu tidak mau ya?"


"Bukan tidak mau,Vi takut hubby. Viana sudah tua bisa tidak ya Vi ngeluarin dia,"


hahah tawa Rama terdengar..


"Kamu sangat cantik Vi, kita seperti sepasang suami-isteri yang seumuran, lagian kamu masih kuat,muda Mengapa takut"


"Hubby lupa saat pertama kita melakukannya, sakit sekali hubby apalagi ada bayi yang besar keluar."


"Kita melakukan apa Viana?"


"Hubby... berlagak lupa!" tatap Vi dengan wajah kesal.


"Hahaha kamu lucu sekali Viana."


"Hubby," Viana memeluk Rama dengan manja.


"Kamu manja tidak sesuai usiamu Vi."


Viana langsung menatap wajah Rama dan melepas pelukannya dan menjauhi Rama.


"Kamu terganggu ya Rama?" tatap Vi dengan sedih.


"Aku tahu kamu malu memiliki istri setua aku, kamu juga pasti menginginkan istri idaman yang masih muda dan cantik, aku sangat memahami nya" ucap Vi.


"Apa kamu mengizinkan aku menikah lagi, Memiliki dua istri," tanya Rama sambil menahan tawanya.


"Tidak mau" jawab Vi memalingkan wajahnya menahan air mata.


"Jadi,"


"Ceraikan saja aku," air mata Viana sudah mengalir.

__ADS_1


"Viana Viana," tawa Rama terdengar ditariknya tangan Vi mendekat dan masuk ke pelukannya.


"Aku sudah memiliki istri idaman, Dia cantik, manja, kadang pemarah, egois, keras kepala, tapi dia juga sangat baik,"


"Banyak jeleknya hubby"


hahahaha tawa Viana dan Rama terdengar...


"Ayo Vi!"


"Kemana?"


"Membuat dia," usap Rama diperut Viana membuat wajah Vi memerah sambil tersenyum.


Rama menciumi wajah Vi, ciuman bibir mereka saling membalas, Rama turun ke leher Vi dan sampai masuk mencari kenikmatan mereka..


Viana menatap wajah tampan suaminya yang sedang tertidur karena kelelahan, dielusnya wajah,mata, hidung sampai bibir Rama.


"Kamu masih ABG tapi mesum sekali" Gumam Vi.


"Kamu tidak pernah puas hanya dengan satu kali adegan," tatap Vi sambil tersenyum jika teringat hubungan nya dengan Rama.


....


Rama sudah kembali ke perusahaan LOVER disambut oleh seluruh karyawan dengan bahagian, akan diadakan rapat pemegang saham yang juga diikuti oleh Viana.


Semua orang berkumpul diruang rapat, Rama masuk bersama Viana diikuti Bima dan Bisma.


"Mengapa kamu disini Bisma," tanya Bima.


"Jangan macam-macam dengannya, Dia bisa membunuhmu"


"Aku tahu! sudah 2kali aku hampir tewas karena dia,"


"Mengapa kamu tidak pergi!"


"Seorang pria harus menepati ucapannya, aku akan pergi jika dia meminta pergi walaupun aku harus menderita bekerja dengannya" ucap Bisma sedikit kesal bekerja dengan wanita gila seperti Viana.


"Viana baik jika kamu baik,"


"Berhentilah mencintai wanita yang sudah bersuami,"


"Aku tahu diri Bisma, hati Viana sudah milik Rama"


"Kau urus saja mantan istrimu Brit, sebentar lagi dia lebih gila dari Viana selain jatuh miskin dia juga cacat,"


"Apa maksud kamu,"


"Aku tidak akan menjawab sesuatu yang tidak menguntungkan bagi diriku,"


Semua orang sudah duduk diposisi Masing-masing semua terlihat santai karena Rama yang memimpin rapat, hanya Viana yang menatap mereka tajam.


Mereka semua bersyukur karena yang memimpin Rama bukan si gila Viana jika dia yang masih memimpin mungkin akan ada adegan hp terbang, kemungkinan setiap selesai rapat dia membeli handphone baru.


"Terimakasih semuanya karena kalian masih setia kepada perusahaan LOVER, Kita lakukan yang terbaik untuk kesuksesan kita bersama.


Viana memandangi Rama yang dari tadi bicara, jika semua orang fokus dan mengagumi Rama tapi tidak dengan Vi, baginya Rama terlalu banyak bicara dan terlalu baik tidak ada ketegasan apalagi ketegangan

__ADS_1


.


Viana diam saja menahan ngantuk dan sesekali memejamkan matanya sampai rapat selesai.


"Vi, sepertiga kamu tidak nyaman disini,"


"Hubby terlalu baik, nanti mereka semua ngelunjak"


"Viana! aku hanya menghargai kerja keras mereka bagaimana pun juga mereka sudah berjuang memberikan yang terbaik,"


"Itu sudah resiko hubby, kita membayar jasa mereka di luaran sana banyak sekali orang berbakat yang mencari pekerjaan."


"Viana! ini LOVER bukan VCLO," ucap Bima tersenyum.


"Hubby! Bima memarahiku."


"Kau lebay sekali bos Vi, sudah tua tapi kekanakan sekali," ucap Bisma.


"Sudahlah ayo kita keluar, ayo sayang kamu mau makan apa? aku mengundang teman-teman untuk makan bersama,"


Viana mengikuti langkah Rama yang matanya masih menatap tajam kearah Bisma dan Bima yang berjalan dibelakang mereka.


Mereka menggunakan satu mobil menuju sebuah restoran yang sudah di booking Bima beberapa jam untuk makan bersama.


"Hubby! Lucu ya kita dikawal si kembar,"


"Kamu juga ngapain mempekerjakan Bisma, dia hampir menghancurkan perusahaan,"


"Hehehe karena aku ingin melihat kemampuannya menghancurkan perusahaan VCLO."


"Kau sedang menghina diriku bos Vi." ucap Bisma kesal.


"Tapi aku tidak suka kamu didampingi laki-laki, Apalagi Bisma" ucap Rama jujur.


"Bos Rama minta istrimu membebaskan diriku, aku ingin bebas seperti dulu bisa pergi kemanapun aku mau," pinta Bisma memelas melihat kearah Rama.


"Bisma diam lah, jangan memotong pembicaraan tuan Rama dan Nona Vi." ucap Bima.


"Aku tidak bicara denganmu, kau yang terlalu baik akhirnya dikhianati padahal kau berniat menolongnya sampai mengubah status mu, kamu memang bodoh Bima."


"Apa orang kembar selalu bertengkar," tanya Vi.


"Bisma! aku tahu kamu sebenarnya orang baik, hanya saja kamu merasa terabaikan. Mulai sekarang belajarlah menjadi orang baik, aku titip istriku saat bekerja, jangan sampai dia tergores sedikitpun." ucap Rama.


"Tidak salah, istrimu itu sudah seperti wonder woman, bisa juga seperti gangster." ucap Bisma membuat Viana memukul kepalanya dengan high heels.


"Vi, tidak baik memukul kepala," ucap Rama.


Viana melihat beberapa mobil di belakang mereka seperti sedang mengikuti mereka, tatapan mata Viana serius mengirim pesan ke Bisma untuk antisipasi, Bisma yang mendapatkan peringatan langsung melihat kaca spion membuat wajahnya berubah dingin.


"Siapa mereka, bagaimana Viana bisa tahu? tidak salah dia bisa memimpin banyak orang karena dia memang hebat, dengan sekali lihat bisa membaca kondisi. Viana dan Rama bagaimana langit dan bumi satu jahat satunya baik." batin Bisma.


....


TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA YA..


JANGAN LUPA LIKE COMENT DAN VOTE...

__ADS_1


__ADS_2