Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 104 : Asteropedia Platinum


__ADS_3

"Kau yakin akan menaruh harapan pada mereka."


"Tentu saja, dibanding orang yang suka berjanji hal manis aku lebih suka dengan mereka yang terlihat apa adanya."


Jika itu seseorang dari dunia yang sama sepertiku mereka pasti akan mengerti apa yang kumaksud.


Selagi membereskan setiap dokumen di meja, Rusina duduk di sofa selagi menyilangkan kakinya, ia menggigit ujung pulpen dengan bibirnya selagi memikirkan banyak hal di dalam kepalanya.


"Apa ini ide bagus merubah kerajaan dengan nama baru? Aku yakin beberapa orang akan marah tentang ini."


"Semua ini demi kerajaan ini, jika seseorang tidak tahu apa yang harus dilakukan akan lebih mudah kembali ke titik nol, aku hanya mencoba mengambil langkah seperti itu."


"Aku bisa mengerti."


"Ngomong-ngomong Rusina apa kau benar-benar tidak mengenakan bra di balik pakaianmu itu?"


"Tentu saja, apa aneh?"


"Tidak, Selly dan Sella juga seperti itu," kataku lemas sampai ketukan dipintu memotong percakapan kami.


"Maaf mengangguk Anda, aku membawa guru-guru yang berbakat dari kota-kota besar," suara itu berasal dari pendana menteri.


Aku menyuruh mereka masuk dan menemukan sekitar 10 guru yang berada di sana, aku bersyukur bahwa ruangan ini sangat luas, mereka terlihat seperti penyihir dan kesatria dibagi antara lima pria dan lima wanita.

__ADS_1


"Owh, kerja bagus... aku tahu pindah kerja sungguh menyulitkan tapi aku mohon bantuan kalian, besok adalah ujian untuk memilih siapa saja yang akan bersekolah di akademi jadi dua hari dari sekarang kalian bisa bersantai dulu di ibukota."


Salah satu guru mengangkat tangannya, penampilannya cukup terbuka untuk seorang guru tapi di dunia ini, inilah yang paling normal.


"Ngomong-ngomong apa saja yang akan kami dapatkan ketika berkerja di sini?" perkataannya cukup arogan tapi itu menandakan bahwa dia seorang yang jenius, kebanyakan orang pintar terkadang memiliki sikap seperti ini jadi aku tidak keberatan.


"Apapun yang kalian mau. Perdana menteri beritahu mereka."


"Tentu tuan.... Setiap guru yang mengajar di akademi kerajaan akan mendapatkan uang pokok dua kali lipat dari uang yang diberikan pengajar biasanya, asmara mewah yang bisa ditinggali secara gratis bahkan jika guru memilih tinggal di luar asrama pihak kerajaan akan menyediakan rumah nyaman untuk di tinggali."


Semua orang terbelalak kaget, tentu ini bukan penawaran buruk, terlebih setiap guru akan mendapatkan tunjangan besar saat masa pensiunnya tiba.


"Menarik, itu sepadan dengan apa yang kami korbankan dengan sekolah yang lama."


Semua orang terdiam saat aku menyeringai menakutkan.


"Entah itu bangsawan atau rakyat jelata mereka semua berhak mendapatkan hak yang adil dalam akademi, tidak ada diskriminasi apapun."


Semua orang mengangguk setuju sampai tiba-tiba seorang mengetuk pintu kembali.


"Masuk," yang melangkah maju itu adalah seorang yang baru-baru ini aku minta mengelola akademi, dia bertubuh mungil dengan rambut putih serta gaun terusan berwarna sama pula, dari semua itu telinga dan ekor kucingnya yang paling imut.


Aku berjalan lalu memangkunya seperti anak kecil.

__ADS_1


"Berhentilah melakukan ini padaku, padahal kau baru mengenalku beberapa hari."


"Jangan bilang begitu," semua orang tampak memucat bahkan perdana menteri pun tahu siapa gadis yang kuangkat ini.


"Mau jadi anak angkatku Asteropedia?"


"Aku sudah berumur 100.000 tahun, kau tahu... aaahh, kenapa aku harus mengenalmu, Hey Rusina tanggung jawab soal ini."


"Maaf, tapi ini bukan tanggung jawabku."


Setelah puas aku meletakkan Asteropedia di atas meja dan dia dengan imut memperkenalkan dirinya.


"Namaku Asteropedia Platinum, seperti yang kulihat aku adalah orang yang menciptakan seluruh buku sihir yang ada di dunia ini dan sementara waktu akan mengawasi akademi kerajaan ini."


"Jika begini kamilah yang lebih terhormat bisa bersama Anda."


Asteropedia akan bertugas untuk mengawasi guru dan mengajari mereka tentang hal apa yang dibutuhkan untuk membimbing para siswa, tentu saja dia juga yang akan memutuskan siapa yang akan menjadi kepala sekolah nantinya.


Sementara para malaikat akan mengawasi seluruh para murid.


Dalam waktu dua tahun kandidat akan ditentukan dan di tahun selanjutnya akan dinobatkan menjadi seorang raja.


Dengan penyeleksian ketat ini tidak akan ada yang protes lagi

__ADS_1


__ADS_2