Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 139 : Desa Succubus


__ADS_3

Setelah hari itu aku tidak yakin bisa memakan yang manis dalam beberapa hari ini. Selagi bergumam hal itu aku memesan minuman lemon dari bar Elona.


"Kau tampak kelelahan?"


"Aku baru saja membuat sebuah panggung untuk para peri, mereka suka menari dan bernyanyi dan orang-orang menyukainya, karena itu aku membantunya, ini tiketnya."


Aku memberikan kertas itu pada Elona.


"Peri sangat berbakat, aku akan datang malam ini."


"Mereka hanya tampil seminggu sekali jadi jangan sampai melewatkannya."


Ketika kami asyik berbincang-bincang, para pelayan Succubus mendekat, mereka berjumlah tujuh orang, tentu aku mengenal mereka semua, terlebih pada Reny.


Dia sosok Onee-san yang paling terkenal di tempat ini.


"Bos, kami kami akan pulang sekarang."


"Tentu, berhati-hatilah."


"Apa mereka ingin berhenti bekerja?"


"Bukan, bukan, di desa kami sedang ada sebuah tradisi ujian Succubus kami diminta oleh kepala desa untuk mengikutinya juga."


"Aku baru tahu hal itu."


Elona menjelaskan.


"Di dunia luar, Succubus menggoda para laki-laki lalu memberikan mereka mimpi indah, sebagai balasan mereka akan mengambil sedikit energi mereka sebagai bayaran, beberapa perusahaan Succubus juga kadang ditemukan di tempat-tempat tersembunyi di belakang kota."


"Itu hanya perusahaan ilegal," kata Reny tersenyum masam lalu aku memotong.

__ADS_1


"Bagaimana jika aku mengantar kalian? Aku hanya akan melihat sebentar lalu kembali lagi kemari."


"Kalau tuan Kazuya tidak keberatan, kami akan menerimanya?"


"Kau yakin tuan Kazuya? Mereka Succubus loh.. Mungkin tuan Kazuya akan mati kelelahan saat disuguhi banyak mimpi seperti itu."


"Aku akan menolaknya, hanya saja ujian Succubus pasti sesuatu yang tidak banyak diketahui banyak orang, aku ingin tahu saja."


"Begitu."


Aku bangkit dari tempat dudukku.


Semua Succubus menyentuh tubuhku secara bersama, mereka semua menekanku dengan kelembutan yang sulit dikatakan, jika Lebih lama aku akan masuk ke jalan sesat, mari pergi secepat mungkin.


Aku menggunakan sihir teleportasi dan muncul tepat di sebuah desa cukup besar, dari sini kami berpencar dan aku ikut Reny, ia akan menunjukkan apa saja ujian Succubus serta mengajakku berkeliling desa.


Untuk wanita disebut Succubus dan untuk laki-laki disebut Incubus. Mereka sama-sama memiliki tanduk di kepala mereka serta ekor ujung hati di belakang mereka.


"Tuan Kazuya terlalu menarik, bisakah tuan menjadi jelek."


"Kau meminta hal sulit, aku sudah ganteng bahkan sejak lahir... apa aku harus menggunakan wujud iblisku?"


"Yang ada mereka akan ketakutan.. ah, tunggu sebentar."


Reny menghilang beberapa saat dan muncul membawa sebuah topeng yang kukenakan.


"Sempurna, dengan ini tidak akan ada Succubus yang mendekati Anda."


"Topeng kucing?"


"Succubus sangat sulit menghadapi kucing."

__ADS_1


"Apa mungkin Succubus takut kucing."


"Ah, mari pergi ke sana tuan Kazuya."


Dia melarikan diri.


Aku diajak ke rumah kepala desa yang merupakan Succubus tercantik di desa ini, dalam komunitas para Succubus wanita yang memiliki otoritas tinggi.


Succubus tingkat tinggi memang beda, dia terlalu cantik untuk di sebut ras iblis.


Selagi duduk berselanjar kaki wanita di depanku meniup asap ke udara, rambutnya ia sanggul ke atas dan kimono yang menutupinya dibiarkan terbuka diantara bahu sampai setengah dadanya.


Entah kenapa rasanya aku berada di tempat yang seharusnya tidak disentuh.


"Reny kah, kau sudah datang."


"Hormatku kepada kepala desa, yang lain akan menyusul datang kemari untuk menyapa Anda."


"Begitu, lalu di sebelahmu?"


"Namanya tuan Kazuya dan ini nona Azelia kepala desa di desa Succubus."


"Senang bertemu dengan Anda."


"Kenapa dia mengenakan topeng yang menakutkan?"


Topeng kucing disebut menakutkan coba?


"Ah, wajahnya terlalu tampan aku takut para Succubus tidak menahan diri dan menidurinya."


Inilah rasanya menjadi pihak yang lemah di desa Succubus.

__ADS_1


__ADS_2