Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 309 : Dua Pelayan Baru


__ADS_3

Di depan semua pelayan yang terdiri dari Rin, Amnestha, Gabriela, Marina dan juga Isabel aku memperkenalkan dua pelayan baru, mereka adalah Fate yang sebelumnya telah mengundurkan diri sebagai ratu di kerajaannya dan satu lagi adalah Arisa.


Keduanya adalah Vampir karena itu mereka abadi.


"Namaku Fate salam kenal."


"Aku Arisa, walau tubuhku kecil tapi di dalamnya orang dewasa."


Semua pelayanku bertepuk tangan.


Aku akan mengatakan bahwa aku berhasil membuat Harem di mana-mana.


Tak hanya mempertemukan mereka, aku juga mempunyai pekerjaan untuk semua pelayanku.


Itu adalah mengantarkan semua bahan makanan ke beberapa desa di kerajaan Weisvia.


Rin mengajukan pertanyaan.


"Kenapa kita harus melakukannya? Bukannya kita akan rugi jika memberikannya begitu saja."


"Sebenarnya kita memiliki stok berlebih... jika dibiarkan sayuran serta buah-buahan hasil panen akan membusuk, dibanding seperti itu, aku lebih suka membagikannya ke semua penduduk."


Mata mereka semua bersinar terang.


"Tuan yang hanya memikirkan hal mesum akhirnya mau membuat kebaikan untuk banyak orang, aku terharu."


"Oi."


"Aku juga berpikiran sama, aku pikir tuan hanya suka mengintip ke dalam rokku."


"Aku tidak melakukan hal itu."


Mereka semua menghujaniku dengan perkataan menyakitkan meski begitu aku berjuang untuk tetap bertahan.

__ADS_1


"Negara ini memiliki raja yang baik walau mesum."


"Kalimat terakhir itu, tolong dihilangkan," kataku pada Rin.


Aku yakin entah itu Hp atau Mp-ku sudah mencapai batas, aku melanjutkan.


"Isabel akan pergi dengan Fate sementara Amnestha akan pergi dengan Arisa, mereka belum tahu seluk beluk kerajaan dan sisanya akan pergi sendirian."


"Memangnya berapa kereta yang akan kami pimpin."


"Masing-masing sepuluh kereta, kalian semua akan menyebar ke setiap wilayah... aku juga meminta beberapa ras dari naga dan Lizardman untuk membantu."


"Kami mengerti, tapi bagaimana dengan di desa ini dan kediaman masion."


"Untuk masion aku akan menyerahkan semuanya pada istriku dan untuk desa ini, kurasa aku akan melakukannya sendirian."


Semua pelayanku membungkuk ke arahku lalu berjalan pergi setelah aku memberikan peta perjalanan mereka, pada akhirnya semuanya akan berakhir di ibukota dan dari sana mereka bisa kembali dengan cepat melewati gerbang perpindahan yang telah kubuat sebelumnya.


"Apa tuan memanggil kami berdua?"


"Benar, aku memerlukan bantuan untuk mencatat banyak jadwal selama sepekan ini."


"Maksudmu kami menjadi sekertaris," ucap Bellatrix antusias dan aku mengangguk mengiyakan.


"Aku tidak masalah sih, bagaimana soal bayarannya?"


"Aku akan memberikan 10 koin emas."


"Ubah mereka menjadi koin perak."


Karena dia naga perak dia memiliki kecenderungan menyukai koin perak juga, lalu aku beralih ke arah Katharina.


"Bagaimana denganmu? Tentu Katharina bisa menolaknya juga."

__ADS_1


"Aku ingin menukarnya dengan sebuah permintaan."


"Apa itu?" balasku singkat.


"Aku ingin Desa vampir mendapatkan pengetahuan soal bertani?"


"Bukannya kalian tidak bisa memakan makanan manusia?" potong Bellatrix.


"Walau tidak bisa, kami ingin terlibat dengan ras lainnya sebagai pedagang hingga bersosialisasi dengan yang lainnya sebagaimana manusia biasa."


Bellatrix mengarahkan pandangannya ke arahku yang sedang berpikir.


"Kita sudah kelebihan kebutuhan pakan, kalau desa ras vampir juga menjual sayuran-sayuran. Itu akan membuat kelebihan seperti sekarang."


"Apa tidak bisa.. meski aku menggodamu dengan tubuhku?" tanya Katharina mendesah dengan memalukan.


"Sekarang desa vampir sedang mengembangkan peternakan ayam hitam agar darahnya bisa kalian konsumsi sendiri, sementara dagingnya diberikan ke ras lainnya... jika soal pertanian sekarang kita sudah kelebihan untuk dikonsumsi bahkan untuk dijual karena itu aku menolak permintaannya."


Sebelum ekpresi Katharina berubah kecewa aku melanjutkan.


"Meski begitu ada cara lain ras vampir bisa bersosialisasi dengan yang lainnya."


"Apa itu?" sekarang pertanyaan itu dikembalikan kepadaku dari mulut Katharina.


"Berternak sapi... tak hanya susunya dijual dalam bentuk cair kalian juga bisa menjadikannya sebagai keju yang bisa kalian jual ke semua ras di desa ataupun ke luar."


Bellatrix mengangkat tangannya.


"Keju itu apa?"


"Aku juga tidak tahu?"


Sepertinya aku harus mengajarkan mereka dari nol.

__ADS_1


__ADS_2