Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 167 : Tempat Elona Yang Baru


__ADS_3

Aku mengunjungi toko Elona yang baru, yang lebih besar dari sebelumnya, awalnya di tempat sebelumnya itu terlihat seperti bar umumnya namun sekarang jelas berbeda.


Perpaduan antara bar dan kafe telah melekat di tempat ini, bahkan ketika aku melangkah masuk semua pelayan yang semuanya Succubus berdiri di depan pintu untuk menyambutku.


"Selamat datang tuan."


Jika ini tempat terakhir yang kukunjungi sebelum mati pasti tidak akan ada penyesalan lagi, walau masih terbilang pagi semua kursi telah diisi pelanggan dan hanya satu yang kosong yaitu di dekat Elona.


Aku duduk di sana dan memesan Omelet rice dan segelas air putih biasanya, bukannya aku tidak memiliki uang ini karena makanan ini makanan favoritku.


"Aku sengaja mengosongkan kursi itu untukmu."


Aku mendapatkan perlakuan khusus ternyata.


Reny membawa pesananku dan mulai menulis sesuatu di atasnya.


"Mari tidur denganku."


Lelucon Succubus menakutkan.


Dia juga mengatakan mantra penyihir untuk membuat makanannya tambah enak.


Bukannya dia sangat imut.

__ADS_1


Reny tersipu malu lalu kembali ke belakang dapurnya. Dia jadi jarang bicara belakangan ini. Ketika aku memikirkannya Elona menaruh beberapa berkas di depanku.


Elona adalah tangan kananku yang bertugas mengumpulkan berbagai informasi di kerajaan ini, karena itu aku selalu memintanya untuk melaporkan jika ada aktivitas mencurigakan.


"Sebanyak ini."


"Itu belum semuanya, serangan monster, bandit serta kejahatan yang cukup mengerikan juga telah terjadi di berbagai kota, aku mungkin akan mengatakan ini.. Kesatria di negara ini terlalu sedikit untuk mengatasi kasus yang terlalu banyak."


Aku menjatuhkan bahuku lemas, pertama kerajaan Artharissa dan sekarang kerajaan Weisvia, aku tidak ada waktu untuk bersantai.


Felisa mungkin sudah memikirkan ini jadi aku akan menanyakannya nanti.


"Ngomong-ngomong tentang Artharissa bagaimana perkembangannya? Apa sudah ditemukan calon raja selanjutnya."


"Itu mengejutkan."


"Yah, kurasa mereka memiliki tujuannya sendiri," kataku ringan sampai dua orang yang kukenal masuk ke dalam Bar dia adalah guru dan murid bernama Asteropedia dan Beresford yang entah kenapa bisa datang kemari.


"Di sini banyak wanita muda guru."


"Mungkin ini daya tarik dari toko ini."


Ini bar oi.

__ADS_1


Ketika mereka melirik padaku keduanya berteriak bersama.


"Kenapa kau ada di sini?"


"Harusnya aku yang mengatakan itu, rumahku tidak jauh dari sini."


Karena akademi masih libur mereka berdua suka berkeluyuran ke tempat terkenal, contohnya ke bar ini yang telah masuk ke dalam koran menjadi tempat favorit untuk dikunjungi.


Kedua wanita ini memesan alkohol yang tidak cocok untuk penampilan mereka.


"Tolong tambah lagi."


"Lagi."


"Kalian sudah terlalu berlebihan," keduanya tidak mendengarkanku dan lalu tertidur di meja mereka.


Udara di sekitar memang dingin karena itu hal ini bisa digunakan untuk menghangatkan tubuh mereka. Setelah memberikan uang pembayaran aku meninggalkan bar. Aku juga berterima kasih untuk makanannya kepada Reny sebelum pergi ke guild pedagang di kota ini.


Keyla, Lemy dan Lili tampak sudah kembali sibuk seperti biasanya, aku sudah lama tidak bekerja mengumpulkan item langka karena itu aku mengambil satu permintaan di guild ini lalu pergi ke tempat yang dituliskan pada selembaran yang kubawa.


Memetik bunga salju yang hanya tumbuh saat musim seperti ini, lokasinya di gunung. Tidak disebutkan gunung mananya dan itu membuat pencarian ini sangat sulit, jika tidak menggunakan sihir teleportasi hal ini tidak mungkin dilakukan.


Selagi menyusuri langkah salju di depanku, aku menemukan sesuatu, sayangnya itu bukan bunga melainkan seorang wanita yang tergeletak di sana.

__ADS_1


__ADS_2