Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 412 : Uang Bulanan


__ADS_3

Beberapa bulan selanjutnya akhirnya pembangunan akademi, kebun binatang, serta kanal telah selesai.


Di ruanganku aku berterima kasih pada Ronald, Lolia, Keyla dan Lemy yang telah berkerja keras bersama rekan kerja mereka, seperti biasanya mereka akan diberikan beberapa hari libur dengan bonus dua kali lipat dari gajinya.


"Kerja bagus, sekarang sisanya aku serahkan pada kelompok Zeper dan Lili."


"Kami mengerti."


Lili akan melakukan beberapa tes di setiap desa untuk mencari guru yang bisa mengajar di akademi sihir, tentu untuk jabatan kepala sekolah masih akan dipegang oleh Keyla lagipula sistem pendidikannya sendiri, aku menyerahkan semuanya padanya.


Untuk kelompok Zeper mereka akan mencoba memasukkan beberapa hewan cantik yang tak berbahaya ke dalam kebun binatang kami, ada Virda jadi mereka bisa bepergian dengan sihir teleportasinya, jika untuk pekerja, ras Siren menawarkan diri, begitu juga dari ras iblis, dari tempat Orihime dan juga dari tempat Noella.


Kini kuyakin desaku akan semakin ramai ke depannya.


"Kalau begitu kami permisi."


"Ah iya."


Tepat saat mereka pergi, ke sepuluh Siren pekerjaku tiba-tiba masuk ke dalam ruangan. Karena banyak aku tidak ingin menyebutkan namanya.


Ini adalah hari gajian jadi sudah tugasku untuk memberikannya, mereka membagikan gaji para pekerja dan sekarang giliranku untuk melakukannya.


Masing-masing mereka mendapatkan 50 koin emas selama sebulan, gaji yang sangat besar bukan? Aku bukannya sombong tapi uangku sudah menumpuk di sihir penyimpananku.


"Terima kasih tuan."


"Gunakan uang kalian dengan hati-hati."


"Aku akan bersenang-senang."


"Aku akan membeli banyak pakaian."


Mereka tak mendengarkanku.

__ADS_1


Setiap desa juga mendapatkan uang, dan uang itu sudah dikirim sehari sebelumnya, dengan ini aku yakin tidak akan ada yang kekurangan entah itu makanan ataupun kebutuhan lainnya.


Aku juga terkadang memberikan hal sama pada daerah lain di wilayah kerajaan.


Selanjutnya adalah para pelayanku.


"Rusina juga?" kataku terkejut.


"Aku juga ingin dapat uang."


"Kau seorang bangsawan, terlebih kau tidak bekerja untukku."


"Bukannya tidak adil jika aku tidak mendapatkannya juga."


Terserahlah, aku memberikannya juga.


Dan yang terakhir adalah putriku dan istriku.


Untunglah aku kaya.


Ketika putriku telah selesai kini ke sembilan istriku mengepungku dari segala arah.


Sebagai perwakilan. Selly berkata.


"Kami ingin meminta uang bulanan kami naik dua kali lipat."


"Permintaan ditolak, uang yang kuberikan sudah banyak... apa kalian semua pernah mendengar hemat pangkal kaya."


"Tidak pernah."


Mereka jelas bohong.


"Kalau begitu mari lakukan pemungutan suara, siapa yang setuju agar bulanan kita naik?"

__ADS_1


"Oi."


Jelas mereka semua mengangkat tangannya


Punya sembilan istri jelas menakutkan.


"Aku mengerti, hanya kali ini saja dan seterusnya tidak ada naik."


"Sepakat."


Aku menjatuhkan keningku di atas meja.


"Mari jalan-jalan."


"Ba-bagaimana kalau kita mencoba menyewa kapal terbang."


"Itu ide bagus."


Karena inilah aku tidak ingin menambah istri lagi.


Kucing Dorothy muncul lalu melompat ke atas meja untuk menepuk kepalaku, dia mengeong selagi mengulurkan tangan kecilnya.


"Kau juga minta uang," teriakku.


"Meong."


Aku jelas sudah berubah jadi bank bergerak untuk semua orang.


Setelah hari yang melelehkan itu aku bersandar di kursiku selagi menatap matahari yang mulai tenggelam yang mana menampilkan cahaya kejinggaan yang mempesona.


Aku bergumam dengan suara pelan agar tidak ada siapapun yang mendengarnya.


Sebelum kekuatanku menghilang aku harus menyelesaikan apapun yang dibutuhkan oleh desa ini.

__ADS_1


__ADS_2