Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 504 : Seorang Penguasa Kematian


__ADS_3

Aku menyusun kayu bakar lalu membakarnya dengan sihirku, di saat yang sama aku memotong beberapa bahan yang akan dimasukkan ke dalam panci.


Sup hangat memang yang paling enak.


Bukannya membantu, kelompokku malah lebih menyibukkan diri bermain air, mereka tampak bersenang-senang jadi aku membiarkannya.


Aku pikir hal seperti ini sudah beberapa kali terjadi tapi aku tidak bosan untuk melihatnya, tak lama kemudian aku melihat rombongan kereta yang melarikan diri dari arah yang akan kami tuju.


Keretanya sendiri ada lima buah dengan masing-masing penumpangnya sekitar lima sampai tujuh orang.


Karena penasaran aku menghentikan mereka untuk bertanya.


"Apa yang terjadi? Kalian tampak tergesa-gesa," dan salah satu orang berkata.


"Desa kami diserang oleh zombie, kurasa ada Lich yang mengendalikan mereka."


Lich adalah Undead tingkat atas yang memiliki kekuatan setara dengan ras vampir, mereka biasanya merupakan penyihir yang mencoba untuk membuat diri mereka abadi dengan mengeluarkan diri mereka dari tubuhnya.


Bisa dibilang hantu bergentayangan.


Seorang anak yang digendong ibunya melirik ke arah sup yang kubuat, sepertinya mereka melarikan diri tanpa persiapan.


Aku berkata pada mereka.


"Bagaimana jika kalian semua makan dengan kami? Kami memiliki bahan makanan yang bisa kalian bawa juga, lagipula kota selanjutnya dari sini cukup jauh."

__ADS_1


Mereka semua berterima kasih lalu memarkir kereta mereka di dekat keretaku. Di saat mereka memakan supku aku menjelaskan situasinya pada anggota kelompokku yang telah membagi perbekalan kami ke dalam kereta mereka sesuai jumlah orangnya.


"Itu buruk sekali, mereka sudah kehilangan rumah mereka.. aku tidak akan biarkan Lich itu melakukan hal seenaknya saja."


Aku juga setuju dengan Akane.


Setelah selesai makan kami semua berpisah untuk melanjutkan perjalanan masing-masing. Pada saat itu kabut mulai menutupi jalan kami.


Terdengar suara aneh dari sana yang mana menandakan kemunculan para zombie.


Aku turun dari kereta bersama Selly dan Sella sementara Amaterasu dan Akane bersiaga di dekat kereta, walau Akane kehilangan pedang terkutuknya dia masih mahir menggunakan pedang biasa juga.


"Lihat ada zombie suamiku," suara itu berasal Selly yang antusias.


"Mereka masih berjalan lambat fufu."


"Baik."


Selly dan Sella berkata selagi mengangkat tangannya sebelum melesat maju ke dalam kabut.


Mereka berdua tidak terlihat kecuali suara ledakan yang terdengar semakin jelas, asap mulai semakin tebal dan sulit untuk menemukan musuh, kecuali Selly dan Sella mereka masih mengamuk.


Aku menarik belati di tanganku saat hawa tidak enak terasa di sekitarku.


"Tunjukan dirimu Lich, akan kulenyapkan keberadaanmu."

__ADS_1


"Kau berani sekali menantangku."


Sebuah tangan tengkorak terjulur ke arahku dan aku menyerangnya dengan belatiku.


Aku menggunakan skill angin untuk membuat kabut ini menjauh, bersamaan itu aku bisa melihat seorang tengkorak berjubah berdiri selagi membawa lampion di tangannya yang terus mengeluarkan asap.


"Akhirnya kau menunjukkan dirimu, kau menyerang penduduk dan merubah mereka menjadi zombie."


"Aku adalah penguasa kematian beginilah hal yang harus kulakukan."


Aku menyiagakan diriku dengan belati.


"Memangnya manusia sepertimu bisa mengalahkan diriku yang telah mencapai kesempurnaan."


BRAK.


Sebelum dia menyelesaikan kalimatnya entah Selly atau Sella telah berada di samping Lich tersebut, mereka berdua melayangkan pukulan yang sama.


Selly mengenai wajahnya sementara Sella tubuhnya hingga Lich itu hancur berkeping-keping.


"Bagaimana bisa aku kalah seperti ini?" ucap Lich yang malang itu sebelum tubuhnya menghilang jadi serpihan debu


Kedua istriku memang cukup kejam, Lich tidak diberikan kesempatan.


Kabut yang menutupi kami telah menghilang seutuhnya dan kulihat sebuah desa tampak jelas di depan kami.

__ADS_1


Untuk memastikan bahwa tidak ada orang yang selamat kami semua memeriksanya.


__ADS_2