Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 484 : Awal Untuk Semua Orang


__ADS_3

Dalam perjalanan aku berkata ke arah Ken.


"Tadinya aku ingin melaporkannya pada Ibela tapi sepertinya aku salah paham."


"Kau ingin membuatku di gebukin wanita itu."


"Itulah keinginanku."


Sesampainya di kota, Ken menyerahkan pembayaran ke kusir kereta yang mengantar kami lalu berjalan di sebelahku menuju kediaman yang dimaksud.


"Melanggar hak kebebasan manusia atau ras lain adalah kejahatan besar, jangan ragu untuk membunuh bangsawan tersebut," ucap Ken dan aku mengangguk sebagai jawaban.


Kami tiba di sebuah mansion megah di tengah kota di mana ada beberapa penjaga yang di tempatkan di luarnya.


Menyelinap hanya buang-buang waktu karenanya kami menerobos dari depan, menebas mereka hingga berjatuhan.


"Dia dari kesatria kerajaan... guakh."


Kuarahkan tanganku untuk menciptakan lingkaran sihir yang menembakan bola api secara berturut-turut tanpa henti.


Bangsawan itu akhirnya keluar dari kediamannya selagi memainkan kumis di wajahnya.


"Haha sepertinya bisnisku telah ketahuan oleh kerajaan."


"Benar sekali, aku sendiri yang akan menjatuhkan hukuman padamu."


"Kau sendiri, jangan harap... kalian berdua muncullah."


Dari atas dua orang jatuh di depan bangsawan tersebut, keduanya merupakan pria gemuk dengan wajah kembar.


"Mereka adalah kedua orang yang melayani Raja Dunia Amandeus, bahkan kalian berdua tidak mungkin bisa mengalahkannya," ucapnya lalu melarikan diri dengan melewati tembok kediamannya.

__ADS_1


Bangsawan ini juga pasti yang membocorkan rencana kami sebelumnya.


Tak hanya bertubuh besar, tubuh kedua pria kembar itu juga bisa berubah menjadi besi. Aku melangkah ke depan selagi menyeret pedangku yang sudah kutarik dari sarungnya.


"Biar aku saja yang mengatasinya, kau serang bangsawan tersebut."


"Kau yakin bisa mengalahkannya."


"Apa kau meremehkanku."


Aku berbalik ke arah Ken dan menunjukkan mataku yang kehilangan warna putihnya.


"Aku mengerti, jangan mati."


"Aku tidak akan mati semudah itu."


Dia pasti lupa siapa yang sebelumnya mengalahkan raja dunia. Setelah kepergian Ken dua pria besar itu melesat maju ke arahku, mereka secara bersamaan mengayunkan tinju mereka untuk mengimbangi tebasan pedangku.


Aku menahan pukulan itu dengan tangan kosong, sementara tangan yang memegang pedang memunculkan api.


"Himitsu no ugoki.. Tebasan Api Hitam," tepat aku selesai mengatakannya keduanya rubuh ke belakang.


Kurasa mereka berdua tidak sekuat itu, aku memutuskan masuk ke dalam kediaman mansion tersebut lalu mengambil berkas-berkas yang kubutuhkan untuk menyelamatkan semua orang.


Setelah mengambil semuanya aku memeriksa Ken, dari atas bangunan itu aku bisa melihat bangsawan tersebut telah mati dengan luka sayat di lehernya.


Dia benar-benar membunuhnya.


Ini adalah sebuah kafe maid yang baru didirikan di mana pekerjaannya sendiri adalah para pekerja yang sebelumnya yang bekerja di bar pemilik bangsawan itu.


Yu dengan pakaian barunya duduk di depanku setelah menyajikan nasi omelet yang kupesan, walau menjadi pemilik kafe ini dia ingin melayaniku secara langsung.

__ADS_1


Ada gambar hati di atasnya.


"Silahkan."


"Pasti terasa enak."


"Aku membuatnya penuh cinta loh," balasnya selagi mengedipkan mata sementara aku menyuapkan sendok ke dalam mulutku.


"Tak kusangka tuan Kazuya melakukan hal ini untuk kami."


Aku menjawabnya dengan suara kecil.


"Aku memiliki banyak uang di penyimpananku, hal seperti ini tidak masalah."


"Begitukah."


"Tolong rahasiakan ini."


"Tentu saja, ngomong-ngomong semoga beruntung untuk pertarungan yang akan datang."


"Kalian juga."


Setelah selesai Yu berkata ke arahku.


"Jangan khawatir, kami akan meninggalkan pekerjaan kami yang dulu dan mulai dari awal lagi."


Aku tersenyum sebagai balasan sebelum melambai pergi.


"Selamat datang, untuk dua orang."


Aku bisa melihat banyak orang yang datang berkunjung, tak hanya laki-laki, wanita juga tampak bahagia menikmati makanan yang disajikan di tempat ini.

__ADS_1


__ADS_2