Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 403 : Raja Dunia Bawah


__ADS_3

Layne terus memperingati ayahnya untuk tidak menyerangku, kendati demikian perkataannya jelas hanya akan diabaikan.


Pada akhirnya Layne di dorong ke samping hingga menabrak dinding batu, sementara aku secara langsung berhadapan dengannya.


Ia membuka mulutnya lebar-lebar untuk menciptakan bola raksasa yang siap dia tembakan, jika terkena hal seperti ini bahkan Layne akan mati.


Aku menangkap Layne lalu menggunakan sihir terbang, bersamaan itu sebuah laser ditembakan yang mana menelan keberadaan kami berdua.


Aku menggunakan cincinku untuk menciptakan ruang dan waktu, walau seperti terkena secara langsung namun sebenarnya aku maupun Layne telah berada di dimensi lain.


Secara perlahan aku menurunkan Layne.


"Kau diam saja di sini, aku akan mengatasinya sendirian."


"Mungkinkah kau akan membunuhnya."


"Aku tidak memiliki jalan lain."


"Tunggu."


Aku meninggalkan Layne dan muncul tepat di atas kepala raja dunia bawah, menciptakan pedang raksasa di tanganku aku menebaskannya dari atas.


Itu tepat menghantam kepalanya, hanya saja pedangku yang hancur hingga memaksaku untuk mundur.


Aku bersalto ke belakang namun sebuah pukulan menerjang seluruh tubuhku hingga aku terpelanting beberapa kali menabrak tiga gunung sekaligus.


"Guakh."


"Dengan wujud seperti ini sulit untuk bergerak, aku akan merubah diriku lebih dulu."

__ADS_1


Raja dunia bawah mulai mengecil seukuran manusia pada umumnya, setiap tulangnya dilapisi daging kemudian tertutup pakaian.


"Ini lebih baik."


Dia mengarahkan tangannya ke arahku yang masih tertahan di salah satu gunung.


"Dark Explotion."


BUAAAAAARRR!


Api Kegelapan di tembakan ke arahku.


Aku menggunakan pelindungku hingga pelindung itu hancur, saat aku menengok ke arah belakangku satu gunung telah lenyap menjadi sebuah kawah raksasa.


"Ini kekuatan dari raja dunia bawah."


"Hell Fire."


"Kau pasti bercanda, sihir dasar tidak akan membuatku kalah."


Raja dunia bawah memakan api yang kubuat ke dalam mulutnya tanpa kesusahan, sementara aku terus melaju dan menciptakan kedua pedang di tanganku.


Dengan kecepatan tinggi kuayunkan keduanya memotong udara bersamaan tubuh raja dunia bawah, kecuali dirinya apapun di sekitarnya terpotong.


"Apa? Guakh."


Sebuah tendangan tepat mengenai perutku kemudian ia hantamkan ke bawah hingga menghasilkan suara yang memekakan telinga. Di saat itu sebuah rantai melilit pergelangannya.


Semakin lama semakin kuat lalu meremukkan tangannya hingga raja dunia bawah mundur menjaga jarak. Aku mengatur nafasku yang tersengal-senggal selagi mengusap darah yang terus mengalir dari keningku.

__ADS_1


Tangan raja dunia bawah mulai menyembuhkan dirinya kembali lalu memunculkan tangan yang baru.


Regenerasi super cepat, makhluk ini memang bukan makhluk biasa.


"Kupuji karena kau bisa melukaiku, tapi hanya sebatas ini saja.. selanjutnya aku akan mencabik-cabik tubuhmu."


Sebelum sihirnya aktif, aku melesat maju..


aku membuang satu pedang untuk fokus dengan pedang lain.


Raja dunia bawah tersenyum untuk mengirim bilah angin padaku. Aku menangkis salah satunya kemudian melompat untuk menghindari yang lainnya.


"Kena kau?"


Tepat saat bilah itu akan mengenai tubuhku, kugunakan sihir teleportasi hingga muncul di belakang raja dunia bawah, dengan baik aku menusukan pedangku menembus lehernya.


"Kenapa aku tidak bisa meregenerasi tubuhku?"


"Bagiku makhluk abadi bukanlah apa-apa, bahkan jika itu kau.. kau bukanlah sebuah ancaman untukku."


"Mus..."


Raja dunia bawah memegangi ujung pedangku lalu mengalirkan petir dari sana, sebelum mengenaiku aku melompat menjauh, pedang yang kutancapkan telah ditarik keluar.


Aku mengarahkan tanganku dan berkata.


"Ice Lancer."


Dengan mudah raja dunia bawah memantulkannya sementara tangan lain memegangi leher yang terus mengeluarkan darah.

__ADS_1


__ADS_2