
Di antara orang-orang yang berkerumun, aku dan Katharina saling menatap satu sama lain, aku meliriknya dari atas ke bawah kemudian ke kaki.
Benar-benar terlihat jelas.
"Jangan ragu untuk menyerangku."
Bukan itu masalahnya, paling tidak pakai pakaianmu atau sesuatu untuk menutupinya, Rin yang bertugas sebagai wasit memberi aba-aba 'Mulai' dan kami meluncur di waktu bersamaan.
Dalam pertarungan ini, aku hanya bisa mengandalkan kekuatan fisik, aku menangkap tangan Katharina begitu juga sebaliknya dan kami saling mendorong satu sama lain.
Ini jelas kesempatanku.
Aku mengaktifkan mata jahatku sayangnya Katharina lebih cepat menyadarinya lalu menutup matanya sebelum akhirnya dia melompat mundur sebelum maju ke depan.
Aku mengirim tinju dari samping dan dengan mudah Katharina menepisnya ke sisi lain, kemudian membalas seranganku dengan gerakan yang sama.
Dia memutar tubuhnya di udara selagi membalikan badannya untuk menggunakan punggung kaki sebagai serangan, aku melindungi kepalaku dengan menyilangkan tangan.
Dan.
Brak!
kakiku merebas sedalam setengah meter dengan retakan yang menjalar sekelilingnya, sementara Katharina kembali menjaga jarak.
Dia bisa melawanku hanya dengan menutup matanya.
Aku mengeluarkan diriku dari tanah lalu menyerang balik, aku memukul dengan gerakan seperti di olah raga tinju.
Pertama aku mengirim pukulan lurus ke wajah lawan dengan jangkauan pendek dan cepat.
"Gerakan yang menarik, tapi tak cukup cepat melawanku."
"Ini masih permulaan, meski kau menutup matamu, kau sepertinya tidak kerepotan?"
__ADS_1
"Aku memiliki mata batin, membuatku masih bisa melihat setiap pergerakanmu."
"Jadi begitu."
Yang kedua kugunakan pukulan yang memiliki arah sama seperti yang pertama namun aku memindahkan tumpuan pijakan pada salah satu kaki di depan hingga kekuatannya lebih kuat.
Katharina sedikit sulit menahannya hingga tubuhnya sedikit terdorong ke belakang, kendati demikian dia mampu melewati serangan tersebut dan balas menyerang dengan tendangan samping sambil melompat, kemudian disusul dengan tendangan kaki depan mengarah perut hingga aku terlempar jauh ke belakang.
"Guakh."
Aku memuntahkan darah dari mulutku.
Bukan hanya telanjang, kemampuannya juga tidak bisa diremehkan.
"Kau ingin menyerah?"
"Masih terlalu dini untuk melakukannya, aku masih banyak kesempatan untuk melawanmu."
"Begitu, aku suka dengan sikapmu... jika kau berhasil mengalahkanku, aku yakin bahwa kau bisa melindungi kami semua dan menyelamatkan kami."
Aku menyeka darah dari mulutku dan kembali menyerang, aku sudah tidak ingat berapa kali aku terjatuh dan bangkit, meski begitu aku tidak pernah menyerah.
Pemandangan langit kini telah berubah sepenuhnya menjadi kejinggaan, setelah beberapa saat matahari telah digantikan bulan dan bintang.
"Nona Katharina sudah hentikan, ini sudah terlalu lama."
"Benar, Anda juga kelelahan."
Penonton lain tampak khawatir dengan kami berdua.
"Tuan."
Dengan nafas terengah-engah aku masih berdiri untuk menantang Katharina, di sisi lain dia juga merasakan kelelahan yang sama. Bahkan Katharina sudah terlalu lelah untuk menggunakan mata batinnya hingga membuka matanya sepenuhnya.
__ADS_1
Dulu saat aku masih hidup sebagai orang desa, aku telah berlatih lebih dari seharusnya, walau aku sudah bereinkarnasi semua upaya itu tidak pernah menghilang.
Aku berteriak lalu mendorong tubuh Katharina jatuh, aku merubah mata kiriku ke bentuk hati hingga Katharina beberapa kali mendesah dengan suara imut.
Aku menahannya dengan salah satu sikutku.
"Kau menyerah?"
"Aku tiba-tiba saja merasa nakal, aku menyerah."
Aku menghela nafas panjang.
"Kau tidak ingin memasukkannya?"
"Berisik, aku bukan orang seperti itu."
Aku menghilangkan efek mata jahatku lalu membaringkan tubuhku di samping Katharina yang sudah sadar. Dia menutupi wajahnya dengan kedua tangannya karena malu.
"A-apa yang barusan aku katakan?"
"Tuan?"
Rin mendekat ke arahku dengan gelisah.
"Aku tidak apa-apa, aku hanya perlu beristirahat sebentar."
Dia membalasku dengan senyuman lalu sebuah panel pemberitahuan muncul di depanku.
[Skill Mata Jahat Lv10 telah tercapai, Memproses Skill perkembangan]
Apa ini?
Ini pertama kalinya skill dalam level tertentu memunculkan skill lainnya
__ADS_1
[Skill Perusak Pakaian Lv1 <> Skill Pemberi Mimpi Lv1 <> Skill Perintah Lv1 <> Diperoleh]
Ini skill hanya membuatku jadi orang cabul, benar-benar tidak berguna.