Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 505 : Gadis Kembar


__ADS_3

Di desa itu kami semua mulai menyebar untuk memeriksa setiap rumah yang ditinggalkan, beberapa rumah terkunci dengan baik sayangnya saat aku membukanya tidak ada siapapun di dalamnya sampai suara Amaterasu terdengar.


"Ada orang yang selamat di sini."


Aku buru-buru keluar, dan tepat saat itu kulihat Amaterasu telah membawa dua gadis kecil bersamanya, mereka terlihat memiliki wajah mirip satu sama lain.


Akane dan kedua istriku pun turut mendekati keduanya.


"Mereka kembar."


"Nama kalian berdua?" tanyaku.


"Namaku Selly dan ini Sella."


Mendengar perkataan itu membuat wajah kami kebingungan.


Akane melanjutkan dengan pertanyaan.


"Apa nama kalian diambil dari raja iblis?"


Lebih tepatnya ratu iblis.


"Orang tua kami bilang bahwa dulu saat mengandung kami raja iblis Sella dan Selly menyelamatkan mereka karena itu nama kami mirip."


Selly dan Sella yang dimaksud tampak tidak menyangkanya.


"Kami benar-benar lupa."


Mereka tidak bisa diharapkan.

__ADS_1


"Sekarang bagaimana tuan? Mereka mungkin hanya tinggal di sini berdua saja."


Akane berlutut di dekat ke duanya dan berkata.


"Aku akan mengadopsi keduanya menjadi adikku, apa kalian keberatan?"


Selly dan Sella kecil saling menatap satu sama lain, bagaimanapun desa ini sudah ditinggalkan akan sulit untuk keduanya bertahan hidup.


Setelah melirik ke sekeliling desa, keduanya mengangguk kecil.


Mulai sekarang mereka telah menjadi keluarga.


Kereta kembali bergerak, Selly dan Sella kecil tampak memakan roti mereka dengan senang kedua istriku yang sudah mengingatnya berteriak.


"Aku ingat, kami memang pernah menyelamatkan wanita hamil."


Aku hanya mendesah pelan, dari kejauhan kami bisa melihat kota indah yang mana di sekelilingnya dilindungi tembok tinggi.


Ada penjaga yang menunggu di depan gerbang hingga kami dipersilahkan masuk ke dalam. Pemandangan kota yang ramah menjadi hal pertama yang kami lihat, orang-orang disibukkan membeli kebutuhan mereka di depan kios-kios pedagang sementara kami melewatinya dengan pelan.


Kami tidak akan menginap di sini, kami hanya ingin mengisi perbekalan kami saja. Sebelumnya kami telah menyerahkan semua perbekalan pada kereta yang lewat.


Aku memarkirkan kereta kami di lahan parkir, agar mempersingkat waktu hanya aku dan Amaterasu saja yang pergi untuk mengisi perbekalan.


Dengan langkah santai kami membeli berbagai makanan yang tahan lama yang mana setiap makanan itu aku simpan di item penyimpananku.


"Ada jamur, mari beli beberapa."


"Bagaimana dengan daging tuan?

__ADS_1


"Mari beli juga dengan sayurannya sekaligus."


"Baik."


Di sela-sela itu, aku juga bertanya rute perjalanan yang paling aman dan cepat pada para pedagang.


"Tuan bisa mengambil rute ini, kudengar dengan lewat sini Anda bisa lebih cepat dua hari."


"Heh begitukah, bagaimana dengan kondisi jalannya?"


"Cukup baik, hanya saja akan lebih mudah jika pergi bersama pengawal... tempat ini banyak dijadikan persembunyian bandit."


Jauh tapi aman, cepat tapi sedikit berbahaya.


Jelas aku mengambil jalur yang berbahaya, soal keamanan ada istriku yang akan mengatasinya dengan baik.


Setelah selesai aku dan Amaterasu kembali ke kereta, syukurlah mereka masih berada di sana sedang menunggu.


Aku mengeluarkan beberapa permen untuk Selly dan Sella kecil.


"Terima kasih banyak."


Selly dan Sella dewasa juga menengadahkan tangannya.


Kalian juga? Teriakku dalam hati sebelum memberikan permennya juga.


Selanjutnya.


Aku kembali memacu kereta untuk meninggalkan kota dan mengambil jalur di pinggir sungai, dengan menyusuri jalanan ini maka kami akan lebih cepat sampai di wilayah Install.

__ADS_1


__ADS_2