Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 501 : Pekerjaan Baru


__ADS_3

Sekembalinya ke ibukota aku berdiri di sebuah bangunan tinggi selagi menyusun batu bata.


Dengan skill pengaduk semen, penambang pasir dan skill kuli bangunan, aku telah menciptakan karya seni luar biasa dalam hal pertembokkan.


Salah satu pria muncul di dekatku.


"Bagus tuan Kazuya, anda memang terlahir sebagai kuli bangunan profesional."


"Oi, aku bisa terluka jika kau mengatakan itu... tunggu, bukannya kau orang yang sama yang kutemui di pelabuhan Habiel.


"Mungkin itu saudara kembarku, baiklah.. aku harus segera pergi sebelum tukang kredit menangkapku, selamat tinggal."


Aku menatap kepergiannya dengan wajah bermasalah, orang ini tukang nunggak kah.


Aku kembali mengerjakan pekerjaanku dengan semen.


Jika melawan monster aku kesulitan naik level tapi saat aku bekerja seperti ini exp yang kuterima sangatlah banyak.


Seharusnya aku melakukan ini sejak awal.


Aku membanting handuk di leherku.


"Jangan bercanda."


"Kau baik-baik saja?" suara itu berasal dari Ken yang sedang membakar ayam goreng.


"Apa yang sedang kau lakukan?"


Aku balik bertanya.

__ADS_1


"Kau belum dengar, aku sudah pensiun dari tugasku sebagai kesatria kini aku pemilik kedai ayam goreng ini, bagaimanapun dunia sudah aman aku tidak perlu berada di tempat yang berbahaya terlebih sebentar lagi aku akan menikah akan lebih baik jika kami selalu bersama."


Aku tidak bisa melarangnya karena aku juga memiliki impian yang sama, hidup damai tanpa terlibat hal merepotkan mungkin impian seluruh pria di manapun mereka berada.


"Kalau begitu aku akan menyajikan ayam goreng ini pada pelanggan."


"Aah, sebaiknya kau memberikan satu porsi gratis padaku."


"Satu porsi? Aku akan beri lima porsi datanglah kemari jika kau sudah selesai."


Aku tersenyum sebagai balasan sebelum mendorong gerobak penuh semen kembali. Tugasku sekarang hanya menambal tembok ataupun dinding yang bolong.


Kenapa aku melakukan ini? Jawabannya sederhana dengan melakukan pekerjaan ini aku bisa sedikit santai tanpa ada keributan di sekelilingku.


Skill pengaduk semen diaktifkan.


Aku mulai memoles hasil kerjaku hingga berkilauan.


"Benar sekali, mari doakan agar orang yang melakukannya bisa tenang di alam sana."


"Kalian meledekku," teriakku hingga mereka berlarian.


Memangnya aku membuat hal yang salah, saat diperhatikan aku memang menambal yang berlubang namun lubang baru tercipta di sekelilingnya.


Ini temboknya memang rapuh jangan salahkan aku, padahal aku melakukannya tanpa digaji.


Skill penambang pasir diaktifkan, dengan skill ini apapun yang kucangkul akan berubah menjadi pasir, misal aku mencangkul batu, batu itu akan jadi pasir, sekarang aku mencangkul pipa besi hingga jadi pasir.


Skill yang bermanfaat.

__ADS_1


Sekarang apa lagi yang akan kurubah jadi pasir.


Tanpa sadar aku tertawa terbahak-bahak hingga kumpulan masa berdatangan.


Mereka semua bertanya padaku.


"Apa kau melihat seseorang di sini yang mencurigakan? Sepertinya ada seseorang yang merubah barang-barang di kota jadi pasir dan kami sedang mencarinya."


Aku menjawab dengan nada kesal.


"Apa-apaan orang itu, seenaknya saja menghancurkan properti kota padahal aku capek-capek membangun kota ini kembali."


"Dia pasti orang saraf."


Aku diam sejenak lalu menunjuk ke arah kakek-kakek yang sedang berjalan dengan tongkat.


"Dia terlihat sangat mencurigakan, mungkin saja dia pura-pura jadi kakek-kakek."


"Benar sekali, mari gotong rame-rame, bawa, bawa."


"Tunggu."


"Kakek di sana dan nenek di sana juga."


"Bawa, bawa."


Mereka menggotongnya untuk membawanya pergi, aku menghentikan mereka dan berkata.


"Kucing ini juga mencurigakan, sejak tadi dia mengawasi kita, mungkin saja dia pelakunya."

__ADS_1


"Benar sekali, gotong-gotong," aku hanya melihat kepergian mereka selagi menarik nafas lega.


__ADS_2