Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 318 : Tempat Yang Diincar


__ADS_3

Aku segera memeriksanya sendiri, tak hanya bangunan yang hancur lebur beberapa mayat berserakan di mana-mana.


Beberapa kali aku bahkan menemukan potongan tubuh yang tidak utuh, selagi mencari keberadaan orang yang masih hidup aku membangkitkan beberapa orang yang jiwanya masih berada di dunia ini, walau tubuhnya hanya tersisa tangan aku masih bisa memulihkannya serta membuatkan tubuh sisanya.


Dan tidak dipungkiri beberapa orang benar-benar telah meninggalkan dunia ini, di perempatan jalan aku melihat dua orang yang kukenal baik.


Salah satunya adalah Helfina dan satu lagi Minerva.


"Kau terlambat pahlawan."


"Sudah kubilang jangan memanggilku seperti itu," kataku pada Minerva.


"Tuan Kazuya, bagaimana ini?"


Aku sudah pernah meminta Helfina memangilku dengan sebutan Haru saja, sepertinya dia tidak bisa melakukannya karena kami berdua jarang bertemu.


"Jangan khawatir, aku bisa memulihkan keadaan kotanya."


"Ini semua terjadi karena aku lemah."


Tak biasanya Helfina bersikap seperti ini, dia biasanya akan selalu tegar, mungkin karena dia melihat beberapa orang dimakan di depan matanya hatinya sedikit goyah.


"Ini bukan salahmu, dia memang musuh yang kuat," kataku selagi mengelus rambut Helfina lalu mengalihkan pandanganku ke arah Minerva.

__ADS_1


"Bukannya kau ingin berpetualang?"


"Aku tadinya ingin menemuimu di tempatmu namun saat singgah di kota ini, aku melihat iblis dan memutuskan membantu."


"Begitu."


"Sebenarnya ada yang ingin kutunjukan padamu tapi kurasa aku akan mengatakannya setelah urusan di sini selesai."


Jika Minerva jauh-jauh datang untuk menemuiku, itu pasti hal yang penting. Untuk sekarang lebih baik memperbaiki semuanya.


Beberapa pilihan muncul di layar menuku, kemudian aku mengatur ulang semua bangunan seperti sebelumnya. Selepas itu kami bertiga mulai membicarakan sosok yang bertanggung jawab tentang serangan ini.


Dia bernama Lend, penampilannya seperti seorang ilmuwan dengan jas laboratorium, menyukai manusia dan sepertinya orang ini suka bereksperimen khususnya membuat iblis dari manusia.


Manusia cenderung memiliki sisi gelap di hati mereka, tidak aneh jika sedikit menambah kegelapan yang berbeda akan membuat seseorang menjadi iblis.


"Kau bisa tidur sebentar."


"Aku menghargainya Minerva."


Aku tidak berbaring seperti kebanyakan orang lakukan melainkan menenggelamkan wajahku ke dalam roknya.


"Tolong kembalikan rasa hormatku padamu," ucap Helfina protes lalu melanjutkan.

__ADS_1


"Aku tidak tahu tempat berikutnya yang akan pria itu tuju tapi aku rasa akan ada insiden yang sama yang akan terjadi."


"Sepertinya begitu."


"Tolong betulkah posisimu sebelum berbicara."


Minerva lebih lembut dari sebelumnya, dia pasti banyak berubah.


Sebelumnya Minerva adalah seorang yang berkerja sama dengan Alexius untuk membunuhku tapi karena kejadian tertentu kami berubah menjadi sekutu sekarang dan berteman.


Aku memosisikan diriku duduk selagi memikirkannya.


Lawan yang kami hadapi bisa merubah manusia menjadi iblis, lalu tempat seperti apa yang akan dikunjunginya?


Pria itu memilih tidak terlibat dengan iblis yang dia buatnya, kemudian dia mudah memperkenalkan dirinya? Aku yakin orang itu suka menarik perhatian, jika menyerang sebuah negara tempat mana yang akan dia incar? apa ibukota atau tempat yang jauh mencolok dari hal itu?


Aku mungkin memiliki sedikit petunjuk.


Aku bertanya pada Helfina.


"Apa pria yang dipukuli itu, sempat melihat gerak-gerik aneh dari pria tersebut?"


"Kurasa tidak, tapi dia mengatakan bahwa saat merubah para iblis dia ingin terbang ke langit."

__ADS_1


"Terbang ke langit, jangan bilang tempat selanjutnya yang dia incar adalah pulau langit di mana para malaikat tinggal," atas pernyataanku kedua orang yang mendengarkan mengangguk mengiyakan.


Aku benci bahwa kemungkinannya tidak nol.


__ADS_2