Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 248 : Desa Untuk Para Lizardman


__ADS_3

Di ruangan itu, Mila menyeduh cangkir teh untuk kami, ia sudah menikah, memiliki satu suami dan dua anak.


Setelah mendengarkan seluruh ceritanya suaminya menepuk bahuku.


"Malam itu pasti berat."


Bolehkah aku menghajar orang ini.


Kucing betina memiliki perilaku unik saat musim kawin, dia menyiksa dulu kucing jantan sampai mereka kelelahan sebelum ke tahap berikutnya, sayangnya aku bukan kucing ataupun orang super M, hingga itu meninggalkan trauma dalam hatiku.


Mila mengendus aroma dari Dorothy lalu berkata dengan wajah biasa.


"Kalian tidak melewati batas apapun? Ini aneh."


"Tentu saja, aku sekuat tenaga menahannya agar tidak melakukan hal aneh-aneh."


"Dasar pria kejam, padahal ratu melakukan hal terbaik untuk memulai."


Aku hajar juga ini para kucing.


Mari kesampingkan hal itu dan masuk ke dalam topik sesungguhnya.


"Lalu wahana permainan seperti apa yang membuat kalian tetap tidak bosan?"


"Mungkin kalian harus melihatnya di belakang," saat aku mengkonfirmasi hal itu ternyata tidak sulit.

__ADS_1


Di sana ada sebuah wahana seperti rumah kucing, bola kucing serta segala sesuatu yang semuanya dimainkan oleh kucing.


Aku menatapnya dengan pandangan bermasalah.


"Jangan bilang bahwa kalian masih memainkannya," pasangan suami istri itu tertawa malu.


"Kami ini para kucing, jadi kami akan selalu memainkannya seumur hidup kami untuk meredakan insting kami, itu lebih baik dibanding menghancurkan desa kan."


Itu memang benar.


Karena sudah tahu, lebih baik segera kembali ke desa secepatnya untuk membuat permainan seperti ini, aku menciptakan lingkaran sihir teleportasi.


Dorothy menunjuk ke arah Mila dan berkata.


"Mulai sekarang, Mila yang menjadi ratu di tempat ini."


"Tak apa, ambillah surat ini, kau berhak memiliki semua hartaku.. kalau begitu sampai nanti."


Dorothy kembali menjadi kucing dan berbaring di atas kepalaku, saat lingkaran sihir dijatuhkan kami bertiga menghilang dan muncul kembali di desa, tepatnya di kediaman halaman belakang masionku.


Dari sini aku akan langsung jadi tukang kayu.


Selama seminggu lebih, akhirnya aku berhasil membuat wahana bermain kucing, wajah Dorothy terlihat sangat puas apalagi saat kucing-kucing yang entah milik siapa berdatangan untuk ikut bermain.


Karena putriku menyukainya juga, maka aku biarkan begitu saja, sekarang sudah waktunya aku pergi untuk melihat desa.

__ADS_1


Pertama yang ingin kukunjungi adalah desa para Lizardman, terlihat para naga dibantu ras lainnya turut membangun rumah-rumah juga.


Yang bertanggung jawab di sini adalah Ronald, jadi dia banyak menjelaskan banyak hal tentang pembangunan selagi berjalan bersamaku.


Aku sudah memberikan cetakan desa yang cocok untuk para Lizardman akan tetapi ada beberapa tambahan yang dilakukan Ronald juga. Para Lizardman tidak bisa hidup jauh dari air karena itu sebuah danau akan dibuat di sekeliling desa.


Atau lebih tepatnya, posisi desa di tengah sementara danau di sekitarnya, di pinggiran danau kami menambahkan pasir yang sangat tebal.


Seperti yang diketahui orang, Lizardman wanita itu bertelur, jadi mereka membutuhkan tempat seperti ini untuk membesarkan anak-anak mereka yang nantinya ketika mereka menetas anak-anak mereka akan langsung berenang.


"Untuk rumah kami akan menyelesaikannya lebih cepat dari perkiraan, lagipula para Lizardman juga ikut membantu."


"Begitu."


"Tapi jika soal danau, rasanya akan sangat lama.. kami perlu menggali kemudian mengisinya dengan sihir air."


"Soal itu biar aku saja."


"Tuan sendiri."


Sebuah layar muncul di depanku, menampilkan daratan di sekitarku, aku hanya menekan beberapa pilihan hingga dalam sekejap danau tercipta.


"Uwaahh... tuan? Ini sangat luar biasa."


"Kurasa aku juga harus membuat danau untuk yang lainnya," balasku ringan.

__ADS_1


Membuat sumur di dataran tinggi adalah sesuatu yang mustahil, air selalu mengalir dari daratan tinggi ke daratan rendah karena itu, danau lebih cocok dijadikan sebagai persediaan untuk minum.


Lagipula setiap rumah memiliki kamar mandinya sendiri jadi tidak ada siapapun yang akan mengotori danaunya.


__ADS_2