Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 448 : Dari Nol (Season 2)


__ADS_3

Ini adalah padang rumput yang luas di mana menjadi tempat tinggal tanaman monster, semenjak aku kehilangan kekuatanku aku kembali mencoba menaikan levelku bersama dua istiku Selly dan Sella seperti pertama kali aku bertemu dengan mereka aku selalu saja sial.


Ngomong-ngomong namaku Kazuya mantan Dewa dan juga mantan pahlawan yang tidak akan pernah kau temui di manapun, karena demi menyelamatkan dunia Dewi Nimpa aku memutuskan untuk memberikan kekuatanku padanya karena itu kini aku sangat lemah.


Ini sudah dua kali semenjak aku memulai semuanya dari nol, yang pertama saat melawan Alexius.


Mengesampingkan hal itu monster yang kulawan sekarang berbentuk bunga raksasa dengan kelopak bunga sebagai mulutnya serta dua mata yang senang mengawasi pergerakan kami.


Selly dan Sella melompat ke udara untuk mengirim tinjunya, namun sebuah sulur lebih dulu menangkap mereka lalu melilit mereka dengan baik di udara.


"Kyaaaa... aku akan ternodai."


"Dia hanya seekor tanaman yang bisa bergerak."


Dengan gerakan cepat aku memotong sulur tersebut hingga keduanya jatuh ke tanah selagi memegangi pantat mereka. Tak tinggal di sana aku melompat ke udara, memanfaatkan gaya gravitasi aku mengirim kedua kakiku menginjak wajahnya hingga bersamaan itu kutancapkan pedang menembus tubuhnya hingga mati.


"Sudah selesai."


Selly dan Sella menatapku dengan tatapan berbinar.


"Suamiku sangat hebat bahkan saat lemah masih bisa mengalahkan monster kuat."

__ADS_1


"Tidak, bukannya ini hanya monster lemah bahkan petualang kecilpun bisa melakukannya."


"Mustahil, bagiku dan Sella monster barusan setingkat bos atas."


"Bos atas dengkulmu."


Setelah menghabiskan waktu sejak pagi di padang rumput ini akhirnya kami memutuskan kembali ke desa, tempat yang kami kunjungi adalah sebuh kedai yang menyajikan es krim serta minuman dingin.


"Silahkan Tuan Lord."


"Terima kasih."


Aku menyuapi diriku dengan sesendok es krim sementara Selly dan Sella mengambil minuman pesanan mereka dengan senang.


"Ini sangat segar."


Aku bisa menikmati wajah mereka seberapapun lamanya. Hari ini tempat ini cukup ramai bagaimanapun ini hari libur terlebih hari di mana es telah mencair. Aku cukup sedih karena Yuki harus kembali lagi ke kamarnya dan menunggu musim dingin selanjutnya meski begitu kurasa memang seperti itulah kehidupan roh salju


Selagi berpikir demikian Selly berkata ke arahku.


"Suamiku, sebenarnya kami punya permintaan."

__ADS_1


"Permintaan apa itu?" tanyaku demikian.


"Setelah suamiku berhasil naik level, kami ingin kembali ke dunia kami untuk sementara waktu... banyak hal yang ingin kami lakukan di sana."


Selly dan Sella adalah ratu iblis yang pernah menyerang dunia Dewi, Ristal awalnya mengalahkan keduanya lalu menyuruh mereka menjadi pelayanku.


Aku tidak menyangka bisa mendengar hal itu dari mereka.


"Memangnya apa yang ingin kalian lakukan?'


Sella lah yang menjawabku, mereka berdua sangat kembar itu mirip seperti melihat cermin dari salah satunya.


"Kami sebelumnya telah banyak membuat kerusakan, kami rasa kami ingin memperbaiki semuanya dari awal sebagai penebusan dosa kami."


"Bukannya ada pahlawan di sana?"


Keduanya mengalihkan pandangan ke samping seolah menghindari pertanyaanku.


"Jangan bilang kalian membunuh semuanya, hingga tidak ada lagi pahlawan yang muncul."


"Yah, tidak juga mungkin beberapa, benarkan Selly?"

__ADS_1


"Um, pahlawan sangat menganggu.. tapi bukan hanya kami, di sana juga masih banyak ancaman lainnya khususnya keberadaan makhluk bencana dan juga empat raja dunia."


Aku merasakan firasat buruk tentang ini semua, meski begitu aku juga tidak bisa mengabaikan permintaan keduanya terlebih, lebih baik aku ikut untuk mengawasinya.


__ADS_2