Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 341 : Kunjungan Dari Negeri Sakura


__ADS_3

Aku masuk ke ruang tunggu di mana di sana Orihime duduk di sofa selagi meminum tehnya, ia masih mengenakan kimono yang sedikit kebesaran di tubuhnya sementara rambut merah sebahunya dihias dengan jepit bunga sakura.


Yang mencolok darinya adalah sepasang tanduk di kepalanya, tapi sekarang yang lebih mencolok beralih ke pelayannya yang berada di belakangnya dengan kedua tangan diborgol namun masing-masing tidak terikat seolah seperti sebuah aksesoris.


Di bagian leher juga tampak sebuah borgol berantai.


Ia mengenakan kimono mini dengan dua pedang di pinggangnya, rambutnya berwarna hitam dengan poni menutupi setengah wajahnya, apa yang bisa digambarkan darinya tampak suram.


"Maaf menunggu."


"Tak apa, lagipula aku datang tanpa janji dulu," balas Orihime tersenyum kecil.


Aku ingin bertanya soal pengawal di belakangnya akan tetapi aku segera mengurungkannya, mungkin saja ada sisi gelap di antara keduanya.


"Ngomong-ngomong apa kau penasaran dengan pelayanku?"


"Tidak," jawabku cepat.


"Dia sangat cantik loh... lihat dadanya juga besar, aku jamin dia masih perawan."


Apa yang dikatakan orang saraf ini.


"Dibanding itu, kenapa dia di borgol?"

__ADS_1


"Yah, Momoko selalu mengamuk jika tidak diborgol. Aku agak kesusahan jika dilepas... bagaimana mengatakannya, dia memiliki dua kepribadian dalam satu tubuh, tentu jika soal kekuatan dia tidak kalah dengan yang lainnya. Aku bisa saja memberikannya padamu tapi tentu dengan sebuah syarat."


Aku jelas menolaknya, aku sudah hidup dikelilingi banyak wanita kurasa itu sudah cukup.


"Kalau kau menolak aku akan membuangnya."


"Sudah jelas kau ingin memaksaku mengambilnya, lihat.. dia menatapku selagi berlinang air mata."


"Di tempatku semua orang takut padanya, aku harap di tempat ini, Momoko bisa beradaptasi dan memiliki banyak teman."


"Lalu syaratnya?"


"Aku ingin desamu dan negeriku saling berhubungan, aku sempat melihat di alun-alun desa ada semacam gerbang perpindahan, aku yakin kau juga bisa menciptakan satu lagi ke negeriku."


Jika dilihat dari situasinya aku yakin negerinya tidak memiliki akses dalam memperjual belikan hasil sumber alamnya karena lebih dulu diambil oleh negeri yang lama bernama negeri samurai.


"Kau pasti ingin menjual hasil olahan laut kepada desaku dan sekitarnya."


"Sesuai yang diharapkan tuan Kazuya sangat cepat tanggap... pendudukku yang mayoritas para wanita muda membuat tambak-tambak jaring ikan serta olahan laut lainnya, hanya saja kami kesulitan dalam menjualnya... jika kita bekerja sama aku yakin kita memiliki keuntungan yang sama."


"Atau lebih tepatnya negerimu yang lebih memiliki keuntungan besar, karena tidak perlu keluar uang dan sebagainya, kau pasti berniat memintaku membuat tempat untuk bisnismu juga."


"Terkadang kepintaranmu membuatku takut. Negeri sakura dibuat olehmu maka dari itu kau harus membantu kami sampai tuntas."

__ADS_1


Aku hanya menghela nafas panjang lalu meminum tehku.


"Apa boleh buat, aku akan membantumu... akan tetapi patuhi semua peraturan di desaku."


"Bukan masalah."


"Untuk Momoko mulai sekarang mohon bantuannya."


"Ba-baik," katanya tersenyum lebar.


Selepas kesepakatan itu, kami pergi ke alun-alun desa, aku membuat perusahaan ikan cukup besar yang akan dikelola orang-orang dari negeri sakura dan satu lagi adalah sebuah gerbang perpindahan.


Semua orang yang berada di sekitar beramai-ramai untuk melihatnya dan aku memberikan pengumuman.


"Mulai sekarang desa kita akan hidup berdampingan dengan negeri sakura, kalian hiduplah yang rukun."


Semua orang bersorak senang dan saling berbisik satu sama lain.


"Kudengar tempat itu hanya diisi wanita."


"Benar sekali, mereka terkenal akan kecantikannya."


"Aku tidak sabar menantikannya."

__ADS_1


Sebenarnya aku tidak ingin mengecewakan harapan para pemuda ini, namun sayangnya para penduduk di sana hampir 85 % merupakan penyuka sesama jenis.


Kalian mungkin akan melihat seorang wanita sedang menindih wanita lain di gang sempit, demi menghindari hal itu sepertinya aku harus membuat pasukan keamanan sekarang.


__ADS_2