Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 345 : Penjara Tartarus Dan Lambang Lotus Keabadian


__ADS_3

Sesampainya di tempat tujuan, aku diserahkan kepada sipir penjara kemudian dibawa masuk ke dalam penjara, di tempat ini semua tahanan mengenakan pakaian bergaris-garis dengan nomor di punggung mereka.


Mulai sekarang namaku adalah tahanan no 2 dan ditempatkan di sebuah sel khusus.


Penjara Tartarus sendiri di dirikan di atas gunung Merapi yang masih aktif tepatnya di tengah-tengah lava merah yang bergejolak bahkan meski di dalam sel semuanya terasa panas.


Ada seorang pria lain di samping selku dan dia adalah seorang pria tua berambut panjang.


"Selamat datang di kesengsaraan kawan."


"Aku hanya sebentar di sini, aku pasti akan keluar."


"Semoga beruntung, aku sudah mencobanya beberapa kali sayangnya aku tidak bisa melewati para penjaganya."


"Begitukah."


"Aah, di tempat ini ada yang namanya sipir elit, mereka terdiri dari empat orang dengan kekuatan luar biasa, bahkan sihir apapun tidak berpengaruh padanya... lalu apa alasanmu hingga berakhir di tempat ini?"


"Aku banyak melakukan kejahatan di masa lalu."


"Apa pembunuhan seperti yang kulakukan?"


"Salah satunya itu."


Pria itu tertawa lalu melanjutkan.


"Aku membunuh seluruh desa dengan memenggal kepala mereka bahkan ketika kejadian berlalu, suara mereka tidak pernah menghilang... sampai sekarang aku selalu mendengarkan suara-suara aneh di kepalaku."


Orang ini sudah dikutuk oleh orang mati karena dosa-dosanya sehingga hanya kematian yang bisa sedikit meredakan penderitaannya.


Dia melanjutkan.

__ADS_1


"Menurutmu apa neraka itu ada?"


"Tentu saja ada, meski aku tahu aku tidak ingin pergi ke sana."


"Aku juga."


"Sayang sekali kau harus menerima ganjaran dengan apa yang telah kau perbuat."


Dia tertawa sebagai balasan sebelum terdiam dengan wajah berkaca-kaca.


Aku bersandar di dinding lalu berkata.


"Nikmatilah sisa hidupmu, mungkin itu akan menjadi hal paling berharga untukmu."


Dia tertawa.


"Sayangnya aku akan mati sekarang."


"Begitu," kataku singkat tanpa menunjukkan simpati ataupun mencoba berbicara agar dia merasa lebih baik.


"Sepertinya sudah waktunya."


Beberapa penjaga muncul lalu membawa pria tua itu pergi.


"Senang berbicara denganmu."


Aku hanya diam selagi menatap punggungnya yang semakin menjauh, dengan ini hanya aku yang berada di sel khusus ini.


Rasanya cukup sepi.


Ketika aku memikirkannya salah satu wanita dengan boneka mengerikan muncul dari pintu masuk lalu berjalan ke arahku. Boneka itu diseret dengan satu tangan hingga meninggalkan jejak darah di belakangnya.

__ADS_1


Boneka yang mengerikan di mana seluruh paku menusuknya di beberapa tempat.


Wanita itu berjongkok di selku selagi menyinggungkan senyuman mengerikan.


"Yo, selamat datang di neraka, apa kau merasa nyaman di sini tahanan nomor dua."


"Tempat tidurnya keras dan juga tidak ada toilet... aku ingin buang air kecil."


"Kau bisa melakukannya ke dalam mulutku, silahkan."


Wanita itu membuka mulutnya menampilkan gigi berjeruji, terlebih di lidahnya terdapat pola hitam aneh berbentuk bunga lotus.


"Kau tidak ingin melakukannya?"


"Kau sudah gila, terlebih lambang apa itu?" teriakku.


"Ini tanda keabadian, hanya aku yang memilikinya karena itu, jika kau membunuhku aku akan terus hidup."


"Apa kau masih manusia?"


"Kurasa tidak, apa kau mau melihatnya?"


Wanita di depanku mengeluarkan pisau dari balik bajunya kemudian menusukannya di jantungnya tepat di depan mataku. Darah memuncrat ke udara bersamaan tubuhnya yang kejang-kejang.


Dia benar-benar mati, namun sesaat itu dia bangkit kembali.


"Kematian sangat nikmat, namaku Dolla pengguna boneka santet, salah satu empat sipir elit... ini hanya sambutanku terhadap pendatang baru, jika kau ingin melarikan diri... lebih baik kau urungkan saja."


Aku hanya tersenyum pahit sementara Dolla membuka mulutnya.


"Kau tidak ingin memasukannya?"

__ADS_1


Orang ini juga berbahaya.


Sudah ada dua orang yang kuanggap memiliki kegilaan diluar kewajaran, pertama Valesta Nourin dan satu lagi ada di depanku.


__ADS_2