Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 340 : Keadaan Desa Yang Baru


__ADS_3

Pagi hari seperti biasa di kediamanku, selagi menikmati teh di perkarangan rumah aku telah menyiapkan tongkat baseball di sebelahku.


Biasanya di saat momen santai seperti ini, seseorang akan jatuh dari langit serta membawa masalah padaku karena itu, sebelum menghancurkan perkarangan aku akan memukulnya dengan tongkat ini.


"Awas yang di bawah sana."


Aku meletakkan tehku lalu berjalan selagi membawa tongkatnya, saat pria itu hampir mendekati tanah aku mengirim pukulan home run hingga dia terbang keluar desa.


"SIALAAAAAANNN.... KAU."


Seharusnya aku yang mengatakan itu, berhentilah jatuh di depan rumahku.


Benar-benar tidak masuk akal, kenapa semua orang tidak membiarkanku bersantai di pagi yang cerah nan indah ini.


Isabel yang entah sejak kapan berdiri di belakangku menantapku dengan pandangan bermasalah.


"Anda baru saja membunuh seseorang ke luar desa."


"Mana mungkin, mereka sendiri bisa terbang kemari tanpa masalah aku hanya memantulkannya ke tempat lain."


"Jadi apa ada sesuatu yang harus kulakukan?"


"Rima sementara ini tinggal di sini, maukah kau menemaninya berkeliling desa."


"Aku tidak keberatan.. apa dia tamu khusus."


"Tidak juga, hanya saja dia mungkin sedikit shock mendengar soal roh bintang kurasa teman seumuran bisa sedikit membuatnya lebih baik."


"Guakh."


Ekpresi Isabel memucat.

__ADS_1


"Dia sudah dewasa."


"Kau baru menyadarinya, dia loli, loli."


"Siapa yang kau panggil loli?"


Orangnya muncul dengan hanya mengenakan handuk saja.


"Kau, seharusnya ganti baju dulu sana."


"Bajuku sedang dicuci, aku hanya punya itu satu-satunya."


"Entah kenapa, aku minta maaf."


"Kalian berdua, berhentilah menatapku dengan pandangan kasihan.. aku hanya belum sempat berbelanja."


"Mungkinkah uang yang kuberikan adalah uang satu-satunya kau miliki?"


Rima mengalihkan pandangannya.


"Karena itu Isabel, tolong yah."


"Dengan senang hati... Mari ikuti saya nona muda, kita akan banyak berbelanja dan makan makanan manis."


"Jangan memperlakukanku seperti anak kecil... apa uang segini cukup?"


"Jangan khawatir biar aku yang membelikannya secara gratis."


"Benarkah."


"Um."

__ADS_1


Dibanding seumuran mereka malah terlihat seperti ibu dan anak saja.


Bersantainya sudah selesai saatnya mengecek ke desa.


Di jalanan utama orang-orang mulai melakukan aktivitasnya, biasanya setiap ras akan berada di satu tempat tapi sekarang desa ini dihuni oleh manusia saja.


Tapi ada juga ras lain yang tinggal di sini mereka adalah sebagian pekerjaku dan sebagian lagi yang menikah dengan manusia.


Aku memberikan peraturan bahwa jika yang menikah berbeda ras mereka bisa tinggal di salah satunya dan tidak ada siapapun yang akan mempermasalahkannya, hal itu juga termasuk anak-anak mereka.


Pertanyaannya adalah, apa mungkin jika ras berbeda bisa saling bertemu padahal mereka berada di tempat berbeda.


Jawabannya mudah, selain enam desa yang kubuat, aku juga membuat area yang bisa dikunjungi semuanya yang jauh lebih besar, yang kunamai 'Pusat Desa' di sini terdapat banyak permainan anak-anak, katedral dari empat dewi, serta wahana bersantai lainnya seperti taman yang nyaman untuk dikunjungi.


Walaupun sebenarnya aku juga tidak melarang seorang berkunjung ke tempat lain, tapi dengan ini mampu membuat mereka bisa datang tanpa ragu.


Untuk detailnya mungkin terlihat seperti ini.



"Sedang membuat sesuatu di tanah?" pertanyaan itu datang dari Virda. Seorang wanita elf loli dengan tudung kucing.


"Bukan apa-apa, aku hanya sedang membuat peta desaku."


"Begitukah, Kukira orang sepertimu akan membuat hal mesum seperti dada atau paha."


"Aku nggak sampai seperti itu juga kali," kataku lemas.


"Yang ini miring, garis antara vampir, pusat desa dan manusia."


"Biarkan saja, yang lebih penting.. apa ada sesuatu?"

__ADS_1


"Kita kedatangan tamu, mereka mengatakan dari negeri sakura dan sedang menunggu di bangunan khusus tamu."


"Orihime kah, aku akan menemuinya."


__ADS_2