Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 405 : Perubahan


__ADS_3

Ini adalah bar Elona yang sering aku kunjungi setiap harinya, para Succubus sedang asyik melayani para pelanggan sedangkan Elona sendiri sedang membersihkan gelas yang akan kugunakan.


Dia menaruhnya di dekatku lalu menuangkan air dari botol yang dibawanya dengan kain.


"Aku tidak meminum anggur."


"Jangan khawatir, ini terbuat dari perasan buah-buahan yang disatukan dengan susu, rasanya akan terasa enak."


"Aku akan mencobanya."


Aku meminumnya dan itu benar-benar enak.


"Kau menyukainya bukan?"


Aku mengangguk sebagai jawaban lalu melanjutkan.


"Penampilanmu berubah pesat?"


"Apa kelihatan?"


"Jelas sekali, pakaianmu tertutup serta tidak mengenakan riasan berlebih."


"Apa maksudnya riasan berlebih? Aku selalu memakai secukupnya."


Aku tertawa aneh sebagai tanggapan.


"Sekarang aku tinggal bersama putriku, aku ingin menjadi contoh yang baik untuknya... Ngomong-ngomong kulihat pembangunan akademi sudah dimulai, aku sempat mampir ke sana bersama putriku dan itu terlihat sangat luas."


"Benar, aku merencanakan sebelum musim dingin ini, akademi sudah diselesaikan, apa kau punya kenalan? Kukira aku harus mulai mencari guru terbaik untuk mengajar di sana."


"Aku bisa saja mencari informasi tentang para pengajar melalui rumor, akan tetapi bukannya lebih baik jika tuan Kazuya menilai sendiri seperti apa dan siapa mereka itu dengan mata sendiri."


"Maksudmu aku harus menyamar jadi siswa akademi lagi, lalu ketika aku menemukan guru yang cocok aku akan menggodanya dengan iming-iming gaji tinggi hingga dia pindah ke akademiku haha."

__ADS_1


"Anda terlihat seperti orang jahat, aku pikir cari orang yang tuan kenal baik saja."


Aku inginnya meminta Asteropedia untuk menjadi guru di akademi itu, hanya saja dia sibuk dengan pekerjaan yang baru dimulainya, di mana ia memilih jalan kegelapan yang penuh kesesatan.


Tak lama seorang kurir antar masuk ke dalam bar.


"Aku mengirim pesanan, apa ada yang namanya ibu Elona?"


"Itu aku."


"Tolong tanda tangani di sini."


"Oke, ini pembayarannya."


"Semoga harimu menyenangkan."


Kurir itu melesat seperti kilat, pekerja yang terampil.


"Apa itu?" tanyaku pada Elona.


"Jangan bilang."


"Hubungan kisah cinta di akademi perempuan volume 34."


Aku menjatuhkan kepalaku di meja dengan frustasi.


Sudah kuduga, terlebih volume 34.. jika dijadikan anime sudah berada season itu. Tanpa sadar aku menghabiskan minumanku lalu segera pergi ke tempat lain saja.


"Tuan Kazuya, sudah mau pergi? Aku punya semua volume, mau meminjamnya."


"Ogah."


Aku tidak tertarik melihat hubungan seperti itu.

__ADS_1


Tepat saat keluar bar aku melihat Keyla sedang berbelanja, Keyla adalah orang yang membantuku untuk membangun desa juga.


Penampilannya sendiri dia memiliki rambut panjang, mengenakan gaun terusan sedikit terbuka serta memiliki dada besar. Sebelumnya dia bekerja di guild pedagang sampai akhirnya ikut bersamaku sampai sekarang.


"Tuan Kazuya."


"Biar aku bantu membawanya, aku juga akan kembali ke desa."


"Terima kasih."


Aku dan Keyla berjalan bersama, karena desa berada di atas daratan tinggi perjalanan cukup memakan waktu.


Aku bisa saja menggunakan sihir teleportasi hanya saja aku memutuskan untuk berjalan seperti ini, terlebih untuk membahas hal penting dengannya.


"Nah Keyla, apa kau berminat untuk menjadi kepala sekolah?"


"Mungkinkah aku akan ditempatkan di akademi yang sedang dibangun itu?"


"Benar sekali, jika tidak mau aku bisa mencari.."


"Aku mau."


"Cepat sekali," teriakku terkejut.


"Dari dulu aku memang memiliki cita-cita untuk menjadi kepala sekolah, sayangnya sampai sekarang belum punya kesempatan."


Alasan kenapa aku menawarinya karena aku sudah tahu itu dari Lemy yang sudah dari kecil bersamanya. Mereka berdua tumbuh besar di desa yang sama.


Sebelumnya mereka pernah mencoba bergabung di kerajaan sebagai kesatria dengan mengikuti pelatihan di akademi sayangnya mereka gagal sebelum bisa masuk ke akademi itu sendiri.


Saat itu Keyla berkata.


"Aku akan membuat akademiku sendiri di mana seorang yang tidak bisa menggunakan sihirpun bisa masuk asal mereka memiliki kemampuan bertarung maupun sebaliknya."

__ADS_1


Paling tidak itulah yang kudengar.


Sihir dan bertarung harus dikuasai secara seimbang karena pada dasarnya kesatria selalu melakukan tugasnya sendiri-sendiri dengan bawahan beberapa prajurit bersamanya, berbeda jauh dengan guild di mana setiap orang akan membentuk anggota party dan saling menutupi satu sama lain.


__ADS_2