Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol

Tidak Ada Salahnya Memulai Kehidupan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 122 : Berburu Slime


__ADS_3

Di saat semua orang disibukkan dengan mendekorasi desa untuk festival, aku mengundang Helfina membantuku berburu slime di padang rumput luas.


Saat aku mengatakan akan ada festival di desa dia sangat tertarik, menggunakan sebongkah ranting kami memukul slime hingga inti mereka bergoyang dan pecah, dengan cara ini tubuh slime tidak akan hancur dan setelahnya kami masukan ke dalam baskom terbuat dari kayu yang sebelumnya telah diisi larutan garam, ketika kami masukan, tubuh Slime akan mengeras dan dapat diolah dengan baik.


Beberapa slime melompat ke arah Helfina saat aku sadari dia sudah menutupi tubuhnya yang telanjang.


"Slime nakal."


Pemandangan ini yang selalu ingin kulihat dari dunia ini, mari berterima kasih pada slime yang akan menjadi bahan makanan kami, aku mengeluarkan pakaian dari sihir penyimpananku, itu hanya gaun terusan berwarna putih meski begitu damage luar biasa menghantam tubuhku.


Helfina yang selalu terlihat seperti seorang kesatria kini hanya menjadi gadis cantik biasanya, jika aku mengenakan kacamata lensanya sudah pecah dari tadi.


"Ini membuatku malu."


Ingat Kazuya Haru kau sudah memiliki istri, setelah menenangkan diri aku kembali berburu slime.


"Terima kasih sudah mau membantu, Helfina. Aku mungkin akan di sini sendirian dan tak mungkin melihat pemandangan indah barusan.. ah maksudku kesepian."


Helfina mengembungkan pipinya.


"Lupakan yang barusan."


Sejujurnya aku ingin menyimpan hal barusan selama hidupku.


Aku memukul satu slime dan 'Kyaa' rohnya terbang ke langit, di kehidupan selanjutnya aku harap kau menjadi pemimpin dari desa goblin dan bisa berteman dengan seekor naga.

__ADS_1


Untuk slime berikutnya aku harap dia menjadi raja iblis dan lainnya jadi penduduk biasa, kalau slime ini semua jadi raja iblis nanti dunia akan hancur.


Setelah mendapatkan banyak slime yang telah diolah, aku memasukannya ke dalam sihir ruang dan waktu, aku berniat akan membuatkan sesuatu untuk Helfina dengan bahan baku slime yang mengeras, aku memotongnya menjadi kotak-kotak lalu memasukkannya ke dalam panci.


Aku memasukkan beberapa bumbu rahasia agar semuanya menjadi makanan yang enak, tak lupa aku juga menambahkan bahan pokok penambah seperti daging dan kentang lalu menyajikannya ke dalam sebuah mangkuk sup yang kuberikan pada Helfina.


"Uwaahh... ini sangat enak, ah."


"Ada apa Helfina?"


"Ada seseorang yang sedang berdiri di belakangmu."


Saat aku berbalik aku menemukan Dewi Ristal di sana, saat di dunia ini dia bernama Risa.


"Kau juga mau?"


Akhirnya ada dua wanita yang duduk di kiri kananku.


"Kau ini tukang selingkuh yah?" tanya Helfina.


"Sebenarnya dia itu calon istriku ke sembilan, kami akan menikah setelah raja iblis berhasil dikalahkan."


"Kenapa begitu?"


"Dia seorang Dewi."

__ADS_1


Awalnya Helfina tertawa karena berfikir itu hanya gurauan, namun beberapa saat kemudian wajahnya terlihat pucat.


"Maaf atas ketidaksopanannya Dewi Ristal, aku sama sekali tidak pernah mengira Dewi turun ke dunia ini."


"Tak usah dipikirkan, aku memang menyembunyikan identitasku tapi alangkah lebih baik kalau dirahasiakan."


Mereka saling berpegangan tangan, kulihat ada bentuk hati di sekitar mereka.


"Entah kenapa kalian mirip pasangan kekasih."


"Jangan mengatakan itu, aku malu."


"Aku juga."


Sekarang aku mencurigai keduanya.


Setelah selesai menyantap makanan kami, hari sudah sore jadi sudah waktunya untuk kembali.


Sementara waktu Dewi Ristal akan menginap bersama Helfina di masion.


"Aku sangat gugup bisa tidur bersama Dewi."


"Aku juga, mari bersenang-senang nanti."


"Iya."

__ADS_1


Ini terlihat sangat berbahaya.


__ADS_2