
Melihat di hadapannya tiba-tiba muncul seorang putri cantik, Fei Yang di samping terkejut juga malu.
Karena tubuhnya hanya tertutup lumpur kering saja, tanpa busana sama sekali.
Fei Yang langsung menghilang kebalik air terjun, mandi membersihkan dirinya dari lumpur.
Berpakaian rapi baru kembali lagi ketempat tadi.
Putri baju hitam itu sangat cantik, tidak kalah cantik ketimbang Xue Lian dan Hong Yi.
Putri itu masih melayang di udara, ditempat yang sama menanti kedatangan Fei Yang.
Setelah melihat Fei Yang datang dia melempar sebuah botol porselen hitam kearah Fei Yang.
Fei Yang secara reflek langsung menangkapnya, memperhatikan botol porselen ditangan nya dengan heran.
Putri itu tersenyum melihat keheranan Fei Yang.
"Pendekar muda tidak perlu heran, itu adalah pil Dewi Sakti Langit ke 9."
"Di dalam botol hanya ada 3 butir pil obat."
"Khasiat dari setiap pil obat itu adalah mampu menghidupkan mahluk apapun di semesta ini yang telah mati, agar bisa hidup kembali."
"Simpan lah dan gunakan dengan sebaik-baiknya."
Fei Yang menatap putri dihadapan nya dengan heran dan berkata,
"Maaf anda ini siapa, ? apa hubungan anda dengan Naga jahat ini...?"
Putri itu tersenyum, dia tidak menjawab pertanyaan Fei Yang, sebaliknya dia bertanya kembali ke Fei Yang dan berkata,
"Mengapa kamu bisa mengambil kesimpulan Naga ini jahat..?"
Fei Yang tidak menyangka putri itu akan bertanya dengan cara seperti itu, untuk membalikkan penyataan nya tadi.
Dengan agak bingung Fei Yang pun mencoba menjawabnya,
"Naga ini sangat ganas dan kuat, semburan api nya juga sangat beracun."
"Bila di biarkan hidup, dia pasti akan menimbulkan bencana besar bagi semua mahluk hidup.."
Putri itu tersenyum dan berkata,
"Anak muda baik dan jahat hanya di pisahkan oleh sebuah Benang tipis."
"Kamu mengatakan semburan api hitam nya sangat kuat dan beracun di anggap jahat.."
"Lalu apa bedanya dengan senjata pedang api dan es mu, yang kuat dahsyat dan entah sudah berapa banyak nyawa yang melayang oleh pedang itu, apa pedang mu bukan senjata jahat ?"
Fei Yang terlihat bingung tidak mampu menjawab.
__ADS_1
Putri itu menatap Fei Yang sejenak kemudian kembali berkata,
"Kamu mengatakan dia jahat dan bakal menimbulkan bencana bagi semua mahluk hidup.."
"Lebih tepatnya harusnya kita bertanya, kenapa dia yang hidup terasing di sini, bisa turun mengacau dan menimbulkan bencana.?"
"Jadi siapa yang sebenarnya jahat dan baik itu sangat sulit di jelaskan.."
Melihat wajah Fei Yang yang terlihat termenung bingung, putri itu sambil tersenyum berkata,
"Saat ini yang jelas, kamu lebih kuat sehingga kamu menang, dan dia lebih lemah dia kalah sehingga terbunuh."
"Bila mau di salahkan yang harus disalahkan adalah kemampuan nya yang tidak bisa menandingi mu.."
"Itu saja, tidak ada siapa benar siapa salah, siapa baik siapa jahat.."
"Sudahlah kita lupakan saja tentang baik jahat, benar dan salah."
"Hal itu bila di bicarakan tidak akan ada habisnya.."
"Ketahuilah aku adalah Dewi Langit tingkat ke 9, aku adalah putri ke 7 dari kaisar langit."
"Aku dahulu melanggar aturan langit, menjalin hubungan cinta dengan Iblis Asurra.."
"Setelah suami ku Iblis Asurra dikalahkan oleh Sang Buddha, dan di kurung di neraka lapis ke 30."
"Ayah ku menghukum ku dengan mengurung roh ku, didalam tubuh Naga hitam ini.."
"Karena kamu sudah menolong ku bebas, maka sebagai ucapan terimakasih ku, aku memberikan pil buatan ku itu pada mu.."
"Nah sampai di sini saja, anak muda aku sudah harus kembali ke langit."
"Sampai jumpa, bila ada jodoh suatu hari kita akan bertemu kembali.."
"Selamat tinggal.."
ucap putri berpakaian serba hitam itu, lalu tubuhnya menghilang dari hadapan Fei Yang.
Fei Yang belum sempat mengucapkan sesuatu putri itu sudah menghilang dari hadapannya.
Fei Yang menghela nafas panjang dan berkata,
"Dewi itu benar, dalam hal ini aku juga tidak benar.."
"Aku akan mencoba khasiat pil ini, siapa tahu,.aku bisa menghidupkan nya kembali."
Fei Yang mengambil potongan kepala Naga Hitam yang terpisah dari badan nya, lalu menyatukannya kembali.
Fei Yang menjahitnya kembali hingga menyatu, lalu Fei Yang memasukkan sebutir pil ajaib itu kedalam mulut Naga Hitam, yang sudah tak bernyawa itu.
Fei Yang menunggu beberapa waktu, melihat tidak ada reaksinya, Fei Yang pun tersenyum pahit dan berkata,
"Mungkin dalam kasus mu berbeda, ya sudahlah.. maafkan aku kakak Naga Hitam.."
__ADS_1
"Biar aku menguburkan jasad mu dengan baik saja, sebagai permintaan maaf ku.."
gumam Fei Yang.
Lalu dia membawa jasad Naga Hitam itu kesebuah lubang besar yang tercipta karena pertempuran mereka.
Fei Yang lalu mengubur Naga Hitam di dalam lubang tersebut.
Dengan kesaktian nya, tanpa kesulitan berarti, Fei Yang berhasil membuat sebuah kuburan berukuran raksasa buat Naga Hitam raksasa itu.
Setelah membuat kan sebuah nisan dari batu besar, Fei Yang berlutut di depan makam tersebut memberi penghormatan.
Setelah itu Fei Yang menggoyangkan lonceng di tangannya, tak lama kemudian sebuah pintu portal dimensi pun tercipta.
Fei Yang melangkah masuk kedalam pintu portal dimensi tersebut.
Sesaat kemudian tubuh Fei Yang pun menghilang dari tempat tersebut.
Baru saja Fei Yang pergi, Tanah perkuburan raksasa bergetar hebat, tak lama kemudian terdengar suara ledakan keras.
Naga Hitam raksasa melayang keluar dari balik tanah, di mana dia di kubur tadi.
"Apa yang telah terjadi ? bukankah aku sudah mati ditangan pemuda itu ? kuburan ini, dan nisan ini kelihatannya dia yang buat kan untuk ku.."
"Kenapa aku bisa kembali hidup lagi ?"
gumam Naga Hitam bingung.
Naga hitam lalu melayang kedepan sebuah kolam berair jernih,.dia melihat bayangan dirinya di sana.
Naga Hitam melihat bahkan bekas luka di lehernya, sama sekali tidak terlihat bekasnya lagi.
"Ahh ini sungguh ajaib ? apa sebenarnya yang terjadi ?"
gumam Naga Hitam bingung.
Tiba-tiba terdengar suara dari langit,
"Naga Hitam,.. kamu dengarlah,.. yang menolong mu adalah pemuda yang sama yang menjadi lawan mu.."
"Dia menggunakan pil Dewi Sakti Langit ke 9, yang kuberikan kepada nya dalam jumlah terbatas, untuk menolong mu hidup kembali.'
"Sekarang kamu sudah hidup kembali, mau balas Budi atau balas dendam semua menjadi pilihan mu sendiri.."
"Selamat tinggal teman lama.."
ucap Dewi Langit tingkat ke 9 dari atas langit.
Naga Hitam menghela nafas panjang dan berkata kepada dirinya sendiri,
"Untuk sementara waktu, aku harus pulihkan tanduk ku dulu, bila tiba waktunya nanti."
"Aku baru akan pergi mencari dan membalas Budi pertolongan mu ini.."
__ADS_1