PENDEKAR API DAN ES

PENDEKAR API DAN ES
SENJATA MAKAN TUAN


__ADS_3

Fei Yang juga ikut merasa panas dingin tubuhnya, melihat pemandangan yang di tunjukkan oleh Ce Chi.


Ini bahkan lebih gila di bandingkan dengan keadaannya dulu, saat hidup bersama Xue Lian, dengan kondisi pakaian minim.


Di mana dia sampai tidak kuat dan sulit konsentrasi, dan harus mati matian berusaha menahan hawa aneh, yang terus mendorongnya untuk mendekati Xue Lian.


Sehingga akhirnya dia memutuskan meninggalkan tempat itu dan meninggalkan Xue Lian.


Fei Yang takut tidak bisa mengontrol akal sehatnya, sehingga melakukan tindakan yang tidak pantas, pada gadis yang sangat percaya pada nya itu.


Hong Yi yang merasakan tangan Fei Yang, berkeringat dan gemetar segera berkata,


"Adik Yang kamu kenapa, ? apa yang di lakukan oleh wanita tak tahu malu itu..?"


Hong Yi ingin memastikan kebenaran yang di tangkap oleh pendengarannya, dari yang dia dengar, dia menduga Ce Chi pasti melakukan sesuatu yang sangat tidak pantas.


Cuma sampai sejauh mana, dia tidak bisa menebaknya, karena sebagai gadis baik baik, tentu dia tidak pernah menyangka, Ce Chi bisa melakukan hal yang sangat gila seperti itu.


Pertanyaan dan genggaman tangan Hong Yi yang hangat, bagaikan air dingin yang mengguyur kepala Fei Yang.


Fei Yang pun langsung tersadar dari kekacauan pikirannya.


"kakak Yi, kamu tunggu di sini, aku harus membantu biksu tua itu, sebelum dia celaka di tangan mereka.."


"Mengenai Ce Chi nanti baru ku jelaskan.."


ucap Fei Yang pelan.


Lalu dengan ringan,.dia menghilang dari samping Hong Yi, Fei Yang menggunakan Ilmu meringankan tubuh terbang diudara tanpa bayangan, dia tiba tiba muncul di hadapan keempat orang, yang sedang mendesak biksu tua itu.


Fei Yang menangkis serangan keempat orang itu, dengan sepasang pedang api dan es di tangannya.


Lalu dia langsung memberikan serangan balik, dengan tarian sepasang pedang Naga es Phoenix api.


Fei Yang menggunakan jurus yang dengan tepat mengincar titik lemah dari keempat musuhnya.


Pedang Naga es dengan tepat menusuk leher Hung Chi, yang sedang bergerak melompat diudara, sambil menyerangnya dengan tebasan sepasang pedang berkait dari atas kebawah.


Tapi sebelum tebasan nya tiba, tubuh Hung Chi telah membeku menjadi patung es, membeku di udara.


Saat patung itu jatuh keatas tanah, patung es itu langsung hancur berkeping-keping, dengan demikian tewaslah Hung Chi dalam satu serangan.


Hei Chi yang bergerak menyerang Fei Yang dengan tusukan pedang hitamnya, yang di getarkan menjadi 8 bayangan pedang, serangan nya menemui tempat kosong.


Dia tidak menyangka Fei Yang bisa melakukan gerakan merunduk sambil bergerak maju.

__ADS_1


Sehingga pedang Phoenix api langsung menembus lewat bawah ketiak Hei Chi, hingga tembus ke jantung nya.


Tubuh Hei Chi langsung hancur menjadi abu, hangus terbakar oleh kekuatan api semesta.


Serangan sepasang tombak yang datang menyambut tubuh Fei Yang yang sedang merunduk kebawah.


Langsung terbabat putus mata tombaknya oleh, tangkisan pedang naga es.


Di saat Pai Chi sedang tercengang dengan sepasang tombaknya, yang terbabat putus dengan begitu mudah.


Sebuah tendangan dari bawah keatas menghantam deras dadanya, membuat tubuh Pai Chi terpental jauh, menabrak dua batang pohon besar di belakangnya, hingga tumbang, menimbulkan suara hiruk pikuk.


Tapi di saat Fei Yang sedang melepaskan tendangan kearah dada Hei Chi.


Ce Chi memanfaat posisi tubuh Fei Yang yang sedang tergantung di udara, dia menyerang Fei Yang dengan melilitkan kain selendangnya mengikat seluruh tubuh Fei Yang dari leher hingga ke kaki.


"Tampan,.. sebenarnya aku tidak tega menghabisi mu, tapi kamu terlalu bahaya untuk di biarkan hidup..hi..hi..hi...!"


ucap Ce Chi sambil tertawa genit, lalu dia melepaskan serangan berantai kearah leher dan dada Fei Yang.


Ce Chi Memanfaatkan situasi itu maju menggunakan sepasang belati yang bersinar keunguan untuk menikam leher dan dada Fei Yang.


Tapi tidak tahu bagaimana caranya, tubuh Fei Yang yang jatuh ke atas tanah, dengan sekujur tubuh terlilit selendang Ce Chi.


Tiba-tiba melenting keatas, menghindari serangan tusukan belati Ce Chi, sekaligus Fei Yang menggunakan kepalanya, untuk di bentur kan kearah wajah Ce Chi dengan sangat keras.


Ce Chi meraung dan merintih kesakitan, hidungnya yang tadinya mancung kini patah bengkok kesamping.


Bibirnya yang seksi, kini monyong bengkak seperti bibir Dono Warkop, dengan beberapa gigi bagian depan yang tanggal.


Hal ini membuat dirinya, yang tadinya sangat cantik, berubah menjadi jelek dan mengerikan.


Karena wajahnya selain rusak cukup parah, juga berlepotan darah.


Pai Chi sendiri setelah rasa sesak didadanya dan rasa pusing di kepala nya hilang.


Dia langsung melompat bangun, bergerak cepat menerkam kearah Fei Yang, lalu mengunci tubuh Fei Yang dari belakang.


Kedua kaki dan tangannya melilit tubuh Fei Yang seperti ular.


"Ace cepat,..! habisi dia..!!"


teriak Pai Chi.


Ce Chi sambil berusaha menahan rasa nyeri kiut miut di wajahnya, dia mengeluarkan teriakan penuh kemarahan.

__ADS_1


,Lalu melompat dan menghujamkan sepasang belatinya kearah dada Fei Yang.


"Arggghhh..!!"


terdengar teriakan keras dari Pai Chi.


Karena sepasang belati beracun itu, kini bukan menancap di dada Fei Yang.


Tapi malah menancap di sepasang bokong milik Pai Chi, menancap tegak lurus, mirip sepasang dupa sembahyang.


Sambil tertawa nakal Fei Yang berkata,


"Tidak kena...! tidak kena...!"


"Dia cuma jadi jelek belum mati, kenapa kamu sembah dia dengan sepasang dupa di pantat,..ha..ha.ha...ha..!"


Ce Chi semakin marah di bilang jelek oleh Fei Yang, dia jadi gini jelas jelas karena bocah tengik ini.


Kini malah mengejeknya, sambil meraung marah, Ce Chi menerjang kearah Fei Yang.


Melihat hal ini, Fei Yang pun buru-buru menghentakkan energi Qian Kun Im Yang Sen Kung.


Dengan sekali hentakan tubuh Pai Chi yang melekat di tubuhnya, langsung terpental dengan sepasang kaki dan tangan putus.


Seluruh selendang yang melilit tubuh Fei Yang juga hancur berantakan.


Di saat bersamaan Ce Chi sudah tiba di dekat Fei Yang, dia langsung melemparkan sebungkus bubuk ungu kearah wajah Fei Yang.


Tapi sebelum mencapai sasaran , bungkusan itu di tendang balik oleh Fei Yang, yang mengandung tenaga sakti kapas.


Sehingga bungkusan tersebut terpental balik dan meledak di depan wajah Ce Chi sendiri.


Fei Yang peroleh ilmu itu, di kamar baca Yi Han Tao Se, sewaktu dirinya tinggal di sana, di mana dia selain belajar Qian Kun Im Yang Sen Kung dan bekerja membereskan semua pekerjaan di sana, dia juga rajin membaca, bila ada waktu luang.


Setelah mempelajari kitab tanpa tanding satu persatu ilmu yang pernah di bacanya dulu, dengan mudah dikuasainya.


Ce Chi langsung berteriak meraung histeris, sambil mencakar cakar wajahnya sendiri dan sepasang matanya, hingga copot keluar dari lubangnya.


Ce Chi berguling guling sambil berteriak-teriak histeris, di atas tanah.


Biksu tua itu tidak tega mendengar jeritan kesakitan Ce Chi, dia buru-buru membalikkan badannya sambil terus memanjatkan doa.


Fei Yang juga tidak menyangka reaksi Ce Chi akan separah ini, dia jadi sedikit khawatir.


Takutnya si iblis wanita itu tewas, maka hilanglah peluang dia buat menyembuhkan sepasang mata Ye Hong Yi.

__ADS_1


Fei Yang buru buru ingin maju menotok beberapa jalan darah di tubuh Ce Chi, untuk meringankan penderitaan nya.


__ADS_2