
Fei Yang mengeluarkan sebuah gulungan kain kuning, lalu berkata,
"Perdana menteri Li, tolong di terima dan bacakan isi titah dari Nenek ratu Halimah dan sudah di sah kan oleh ayah ku raja terdahulu kerajaan Xi Xia."
Li Cing segera maju menghampiri Fei Yang menerima gulungan titah kain kuning itu dengan penuh hormat.
Kemudian dengan suara lantang, Li Cing mulai membacakan isi titah tersebut di depan semua pejabat yang hadir di sana.
"Titah Raja Li Yuan Ming dan Nenek Ratu Halimah, dengan ini memberikan titah kepada putra mahkota Li Fei Yang, untuk menjalankan tugas nya sebagai raja kerajaan Xi Xia, menggantikan ayahnya Li Yuan Ming selama 3 tahun."
"Setelah itu jabatan selanjutnya akan di teruskan oleh pangeran Li Dan, sekian titah raja, silahkan di terima.."
Li Dan bergerak maju dengan wajah kusut maju kedepan, dia berlutut dan menerima gulungan titah tersebut sambil berkata.
"Titah di terima, terimakasih kasih.."
"Semoga yang mulia panjang umur.."
ucap nya penuh hormat.
Fei Yang mendekati Li Dan dan membangunkan nya untuk kembali berdiri, dia lalu menyerahkan Stempel kerajaan, Plakat perintah militer, plakat perintah biro khusus, dan plakat perintah raja.
Semua barang itu di taruh di sebuah nampan yang di pegang oleh pelayan pribadi Fei Yang.
Li Dan menerima nya, setelah itu dia pun menatap seluruh pejabat istana yang hadir dan berkata,
"Aku Li Dan sebenarnya tidak memiliki kemampuan apapun seperti adik ku Fei Yang.."
"Bila di perbandingkan pasti akan seperti langit dan bumi.."
"Tapi berhubung titah sudah turun aku juga tidak mungkin menolaknya.."
"Aku tidak bisa memberikan janji apapun, aku hanya bisa berjanji akan menjalankan tugas dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya."
"Kami semua siap mengabdi pada yang mulia Raja Li Dan.."
ucap seluruh pejabat militer dan biro khusus dengan penuh semangat.
Mereka semua rata rata adalah mantan bawahan Li Dan, yang sudah mengikutinya dari awal jabatan hingga saat ini..
Mereka sudah mengalami banyak suka duka bersama, saat Li Dan mengambil cuti mereka semua sedikit kecewa.
Tapi mereka menjadi terhibur karena yang memegang tampuk kekuasaan adalah Li Fei Yang.
Pangeran yang sudah tidak di ragukan lagi kemampuannya, dalam berbagai pertempuran besar yang pernah terjadi.
Tadinya mereka sempat khawatir, pangeran Fei Yang mengundurkan diri.
Tapi begitu mendengar penggantinya adalah Li Dan panglima kebanggaan mereka.
__ADS_1
Tentu saja para pejabat militer dan biro khusus sangat gembira, saking gembiranya, sebelum Li Dan menyelesaikan pidatonya.
Mereka semua sudah menjatuhkan diri berlutut dan menyatakan Li Dan sebagai Raja baru mereka.
Berbeda dengan pejabat militer, pejabat sipil justru terlihat ragu ragu.
Mereka lebih nyaman dengan Fei Yang yang berhati.lembut dan bisa di ajak berdiskusi.
Li Dan berbeda, sikapnya tegas keras tidak banyak bicara dan sulit diajak berkompromi, bila sudah memutuskan sesuatu.
Reputasinya yang menakutkan adalah dia pernah mengeluarkan perintah militer, membantai seluruh keluarga pejabat militer menteri keamanan negara.
Saat menteri itu terbukti melindungi putranya, yang telah membunuh seorang anak kecil dan kedua orang tuanya.
Karena masalah hutang piutang perjudian.
Masalah itu membuat sebagian besar pejabat sipil merasa kurang puas dan kurang menyukainya, tapi mereka juga takut dan tidak berani berterang terangan menantangnya.
Melihat situasi tersebut Perdana menteri Li Cing yang lebih dulu menjatuhkan diri berlutut dan berkata,
"Aku Li Cing siap melayani yang mulia raja Li Dan..!"
Melihat sikap yang di ambil oleh perdana menteri Li Cing, pejabat sipil yang lainnya pun meski kurang puas.
Mereka semua ikut berlutut dan dengan serentak mengucapkan kalimat yang sama dengan yang di ucapkan oleh Li Cing bagaikan sebuah paduan suara.
Li Dan menghela nafas panjang dan berkata,
"Dengarkan dulu aku menyelesaikan kata kata ku, bila nanti kalian menyetujuinya."
"Baru aku bisa menerima jabatan ini.."
"Aku akan katakan dari awal, istriku cuma satu yaitu Pai Lan Yi, bila kalian menyetujuinya sebagai Permaisuri ku.."
"Maka kerajaan Xi Xia akan ada raja dan ratu sama seperti sebelumnya.."
"Tapi bila kalian tidak menyetujuinya, maka jabatan ratu akan ku kosongkan, selama masa jabatan ku.."
"Bila kalian tidak berkeberatan silahkan tetap berlutut, bagi yang tidak setuju silahkan berdiri.."
"Dalam hal ini semua orang bebas berpendapat, aku tidak akan mempermasalahkan nya."
Seluruh pejabat militer tidak ada satupun yang berdiri, mereka tidak ambil perduli dengan masa lalu Lan Yi, yang pernah bekerja sebagai penari dan penyanyi di rumah hiburan paviliun bunga bersemi.
Mereka sangat menghormati pengorbanan Lan Yi, yang hampir kehilangan nyawa demi mempertahankan benteng kota Yin Chuan.
Bila Lan Yi tidak merebut pintu gerbang kota dari musuh, hari itu satupun di antara mereka tidak akan ada yang selamat dari serangan pasukan kerajaan Liao.
Selain itu mereka selama di pengasingan di perbatasan sana, mereka juga menyaksikan bagaimana Lan Yi berjuang bersama Li Dan, tanpa kenal lelah meski di bawah guyuran salju, tetap dengan semangat memberikan pelatihan militer ke mereka.
__ADS_1
Berbeda sikap dengan pejabat militer, beberapa pejabat sipil langsung bangun berdiri dengan wajah dan sikap menunjukkan mereka kurang puas.
Li Dan tersenyum pahit dan berkata,
"Para menteri sekalian bila boleh tahu kalian keberatan untuk point istri ku Lan Yi menjadi permaisuri..?"
"Atau keberatan dengan point jabatan permaisuri di kosongkan.."
"Maaf yang mulia aku keberatan dengan kedua nya.."
ucap menteri kebudayaan tegas.
Beberapa menteri yang lainnya pun, ikut menganggukkan kepala, pertanda menyetujui pendapat menteri kebudayaan.
Li Dan menoleh kearah Fei Yang dan berkata,
"Kamu lihat sendiri yang mulia, bukan aku tidak mau..tapi mereka lah yang tidak bersedia.."
Fei Yang menatap tajam kearah para menteri itu dan berkata,
"Aku harap kalian semua berpandangan terbuka dan menggunakan pikiran sehat kalian untuk berpikir.."
"Aku sudah pernah mengosongkan jabatan permaisuri, kalian juga tidak masalah.."
"Kenapa tiba di Li Dan kalian bermasalah ?"
tolong jawab dengan alasan yang tepat.
"Kami tidak berkeberatan karena pangeran Fei Yang kami anggap, hanya akan mengosongkannya untuk sementara waktu saja.."
"Sedangkan pangeran Li Dan jelas berbeda, dia ingin mengosongkannya untuk selamanya.."
"Makanya aku secara pribadi tidak akan menyetujuinya.."
ucap Menteri kebudayaan itu tegas.
Fei Yang menghela nafas panjang dan berkata,
"Kalian bersepuluh ikut dengan ku keruang kerja,.."
kesepuluh menteri itu mengangguk dan berkata,
"Siap yang mulia ."
"Sisanya tetap menunggu di sini.."
ucap Fei Yang singkat.
Semua yang hadir pun berkata,
__ADS_1
"Kami siap jalankan perintah.!"
Kesepuluh menteri itu, mengikuti langkah Fei Yang menuju keruang kerjanya.