PENDEKAR API DAN ES

PENDEKAR API DAN ES
MEMINJAM PISAU MEMBUNUH ORANG


__ADS_3

Fei Yang mendarat ringan di halaman depan istana terlarang, pasukan Yi Ling Cin langsung bergerak mengurung nya.


Dar arah puncak tangga terlihat Zhao Yuan Xi berdiri dengan tangan di pinggang kaki sedikit terpentang lebar.


Dengan gayanya yang congkak, dia menegur Fei Yang.


"Hei kamu,..! manusia bar bar,..!"


"Mengapa kamu menerobos kemari, !? mana adik ku dan mana orang tua mu,..!?"


"Bukannya kamu harusnya ke istana belakang sana !? kenapa malah menerobos kemari..!?"


"Aku mau kemanapun bukan urusan mu,.."


"Cepat suruh Zhao Yuan Zuo keluar, mempertanggungjawabkan perbuatannya.."


ucap Fei Yang dengan suara dingin.


"Dasar idiot, bukannya pergi urus pernikahan malah datang kemari bikin keributan mencari orang idiot..!"


"Tidak tahu adik ku melihat mu dari sisi mana yang bisa di anggap baik.."


ucap Yuan Xi kembali melontarkan hinaan ke Fei Yang, untuk melepaskan kekesalan nya, atas kehilangan pengawal pribadi andalannya Xuan Ming.


Sekaligus melepaskan unek-unek terpendamnya, akibat di marahi ayahnya di depan sidang umum Istana tempo hari.


"Aku tidak perduli kamu mau bicara apa,.. tapi hari ini meski harus ratakan kerajaan ini, aku harus menemukannya.."


"Bila tahu diri, cepat suruh dia keluar atau kamu akan terkena getahnya.."


ucap Fei Yang semakin dingin.


Senyumnya mulai tidak sedap di pandang.


Seluruh tubuhnya mulai di kelilingi oleh energi es dan api.


Fei Yang sudah siap siap untuk mengamuk.


"Bicara besar,..!! pengawal tangkap dan habisi dia...!!"


teriak Yuan Xi memberi perintah dari puncak tangga istana.


Para pasukan pengawal dengan cepat bergerak menyerang Fei Yang dengan tombak mereka.


"Berhenti,..!!"


"Mundur kalian semua,..!!"


Para pasukan Yi Ling Cin yang hampir menyerang Fei Yang, segera mundur teratur saat mendengar suara perintah dari puncak tangga.


Terlihat Kaisar Zhao Kuang Yi muncul di temani putra pertamanya, yang berjalan di belakangnya sambil memegang boneka ditangan dan berbisik bisik sendiri dengan bonekanya.


"Yuan Xi apa yang kamu lakukan,..!!"


bentak Kaisar Zhao Kuang Yi marah, menegur putra mahkota nya.

__ADS_1


"Maaf ayah tapi dia lah yang memulainya lebih dulu.."


"Dia bilang mau meratakan istana ini, jadi aku,.."


ucap Yuan Xi beralasan.


"Diam kamu,..! kamu pikir ayah tidak tahu apa yang sedang kamu pikirkan ?"


"Kamu hanya iri dan ingin mencari masalah dengan nya, ku ingatkan sekali lagi bila berani bertindak tanpa ijin ku.."


"Percaya tidak ayah akan mencabut gelar putra mahkota mu..!"


bentak kaisar Zhao Kuang Yi memarahi putra mahkotanya.


Zhao Kuang Yi tentu sangat berharap Fei Yang yang sakti dan putra mahkota kerajaan Xi Xia bisa menjadi menantunya.


Dengan begitu kerajaan Song akan mendapatkan keuntungan ganda.


Pertama kedepan nya dia tidak perlu lagi mengkhawatirkan kerajaan Xi Xia,. karena mereka sudah menjadi keluarga.


Dia bisa dengan tenang berfokus pada Liao Dong, sedangkan kerajaan Tibet bisa dia serahkan ke Xi Xia untuk mengurusnya.


Kedua dengan menantu sehebat dan sesakti Fei Yang, dia tidak perlu khawatir dengan orang sakti manapun yang berani datang menarget dirinya dan keluarganya.


Keuntungan ini yang membuat dia sangat menganggap penting perkawinan diplomatis ini.


Zhao Yuan Xi tentu tidak berani membantah, dengan menundukkan kepalanya dan memberi hormat ke ayahnya, dia lalu mundur kesamping.


Zhao Kuang Yi setelah memaki putranya, dia beralih ke Fei Yang dan berkata.


"Nak Fei Yang, kenapa kamu kesini, ? bukannya harusnya kamu dan orang tua mu langsung temui aku di istana belakang sana..?"


tanya Kaisar Zhao Kuang Yi menatap heran kearah Fei Yang.


Sambil berjalan menuruni tangga menghampiri Fei Yang di ikuti oleh kedua putranya di belakangnya.


Fei Yang menghela nafas mencoba menahan emosinya dan berpikiran tenang.


Bagaimana pun dalam hal ini baik Zhao Kuang Yi, Wen Wen, mereka tidak tahu apa-apa.


Zhao Yuan Xi meski sedikit arogan, tapi dia juga termasuk tidak terlibat dalam masalahnya.


Satu satunya pendosa tersebut adalah manusia palsu yang memegang boneka itu.


Fei Yang sambil terus menatap tajam kearah Zhao Yuan Zuo dia berkata,


"Maaf yang mulia, keluarga hamba dalam perjalanan di serang oleh pasukan Yi Ling Cin yang di pimpin oleh Xu Da dan Ming Wang..."


"Nenek hamba telah meninggal Dunia akibat insiden tersebut, pernikahan dan lamaran terpaksa di batalkan.."


"Fei Yang harus menjalani masa berkabung Fei Yang selama tiga tahun,.."


Kaisar Zhao Kuang Yi sangat kaget mendengar kabar berita tersebut.


yang sulit di percaya adalah Yi Ling Cin terlibat dalam hal ini tanpa sepengetahuannya.

__ADS_1


"Zhao Kuang Yi dengan marah menoleh kearah putra mahkota nya dan berkata,


"Yuan Xi,..katakan,..! apakah ini semua perbuatan bagus mu..!!"


"Apakah Xu Da dan Ming Wang adalah orang mu..!?"


Zhao Yuan Xi dengan kaget segera menggelengkan kepalanya dan berkata dengan wajah pucat.


"Ini fitnah ayah, ananda sama sekali tidak tahu menahu dengan hal ini.."


"Ananda juga tidak pernah mengenal kedua orang itu.."


bantah Yuan Xi dengan wajah pucat.


"Maaf yang mulia pelakunya bukan dia, melainkan dia..!"


"Semua kekacauan ini atas perintah pangeran pertama Zhao Yuan Zuo.."


tunjuk Fei Yang kearah Zhao Yuan Zuo, yang sedari tadi terlihat sedang berpura-pura bicara dengan boneka nya.


Padahal sebenarnya dia sedang menyindir dan mengejek Fei Yang sambil menertawai Fei Yang.


Kaisar Zhao Kuang Yi sangat kaget mendengar tuduhan Fei Yang,.dia menatap secara bergantian kearah Fei Yang dan ke putranya yang idiot secara bergantian.


Di satu sisi dia percaya Fei Yang tidak mungkin menggunakan kematian neneknya untuk berolok olok.


Di sisi lain dia sulit percaya, putranya yang idiot mampu berhubungan dan mengendalikan kedua orang sakti itu.


Putranya yang selalu bersembunyi di perpustakaan, bagaimana bisa mengerahkan Yi Ling Cin.


Hal hal ini sungguh sulit di percaya, sehingga dia benar benar ragu mau percaya pada siapa di antara kedua orang itu.


"Maaf yang mulia atas ketidak sopanan ku.."


Belum selesai ucapan Fei Yang, orangnya sudah menghilang dari posisinya.


Dia langsung mengejar kearah Zhao Yuan Zuo dengan tusukan pedang energi merah birunya.


Zhao Yuan Zuo sambil tertawa mengejek melempar boneka nya kearah wajah Fei Yang sebagai pengalih perhatian.


Saat boneka itu di tepis oleh Fei Yang, boneka itu langsung meledak mengeluarkan kabut asap tebal, menghalangi pandangan mata Fei Yang.


"Blarrr,..!"


"Creppp,..!!"


"Wushhh,..!!"


Saat kabut asap hilang terkena kibasan angin pukulan tangan Fei Yang.


Fei Yang sangat kaget melihat sasaran yang ada di hadapannya.


Pedang merah birunya telah menembus dada kiri dua orang sekaligus.


Orang pertama adalah Yuan Xi, orang kedua adalah Kaisar Zhao Kuang Yi.

__ADS_1


Di saat bersamaan terdengar suara teriakan dari arah belakang Fei Yang.


"Ayah,...!!! kakak,...!!"


__ADS_2