PENDEKAR API DAN ES

PENDEKAR API DAN ES
KEMBALI BERHADAPAN DENGAN PEMUDA MISTERIUS


__ADS_3

Suara Fei Yang yang menggema di seluruh arena pertempuran, membuat mereka yang memang aslinya adalah pasukan Xi Xia, mereka segera melemparkan senjata mereka.


Lalu mereka semua berlari berhamburan menjauhi arena pertempuran.


Tapi jumlah mereka tidak terlalu banyak, tidak terlalu berpengaruh bagi pasukan pihak Liao, yang masih bertahan di arena pertempuran.


Fei Yang setelah berada di antara pasukan Li Dan, dia pun melayang keatas dan melepaskan tebasan sinar biru merah kesegala arah.


Para pengepung itu hampir setengahnya tewas,. sisanya mereka mundur teratur dengan jerih, melihat kesaktian yang di tunjukan oleh Fei Yang.


Sebelum Fei Yang melepaskan serangan kedua yang lebih mengerikan.


Tiba tiba terdengar suara terompet, yang sangat keras di tiupkan oleh rombongan pasukan Agoda dan Raja Sabutai yang sedang bergerak mundur.


Mendengar suara kode penarikan mundur pasukan Liao, seluruh pasukan Liao langsung bergerak mundur menuju arah timur menjauhi arena pertempuran.


Semua pasukan Liao lapis satu dan dua juga bergerak mundur, meninggalkan semua peralatan berat, yang tadi sempat di gunakan untuk mengincar pintu gerbang kota Yin Chuan.


Melihat musuh menarik mundur pasukannya, Fei Yang pun membatalkan serangannya.


Rajawali emas juga berhenti menyerang, dia terbang meninggalkan arena pertempuran.


Kemudian mendarat ringan di dekat Fei Yang mendekam di sana diam.tidak bergerak.


Kini hanya terlihat Naga Hitam yang masih terus mengamuk ganas sambil tertawa gembira.


Kini Fei Yang baru memperhatikan apa yang sedang terjadi pada Naga Hitam, melihat hal itu Fei Yang pun mengerutkan alisnya.


"Hei Lung Siung,... cukup mundurlah,..!!"


tegur Fei Yang sambil mengerahkan tenaga Chi kedalam suaranya.


Sehingga suaranya berkumandang keras memenuhi arena pertempuran.


Naga Hitam sedikit terkejut oleh tekanan gemuruh suara Fei Yang yang membuat pendengaran nya sakit.


Dengan setengah terpaksa Naga Hitam menghentikan aksi brutalnya.


Meski dia masih sangat ingin mengumpulkan akar roh gelap untuk meningkatkan kemampuan nya.


Tapi dia masih sadar betul, melawan perintah Fei Yang saat ini adalah mencari penyakit.


Dia tidak mau mati untuk kedua kalinya, lagi pula dia menyadari Fei Yang kemampuan nya kini sudah meningkat pesat.

__ADS_1


Sangat jauh bila di bandingkan dengan saat Fei Yang membunuhnya dulu, di alam dimensi lain di puncak Chomolungma.


Sambil meraung keras, Naga Hitam kemudian berkata,


"Kalian sungguh beruntung, cepat pergilah sebelum aku nanti berubah pikiran..!!"


Pasukan Liao semakin ketakutan saat menyadari, Naga Hitam ternyata bisa berbicara seperti manusia.


Mereka berlarian ketakutan menjauhi Naga Hitam, Naga Hitam kini hanya terbang berputar-putar di angkasa sambil bermain di balik Mega.


Li Dan terlihat sedang bergerak mundur bersama pasukannya.


Watobi yang berada di atas tembok kota, segera meminta Toba Chen yang berwenang di balik gerbang kota.


Untuk membuka pintu gerbang kota meyambut kembalinya putra mahkota Li Fei Yang dan panglima Li Dan bersama rombongan pasukannya.


Pintu gerbang kota perlahan lahan terbuka, Li Dan memimpin rombongan pasukan nya, dan rombongan pasukan Xi Xia, yang tadinya bekerja di bawah Li Yuan Hao dan Agoda, tapi kini sudah menyerah kepada kedaulatan Raja lama Li Yuan Ming.


Fei Yang sendiri menyusul paling belakang, untuk berjaga-jaga.


Tapi sebelum Fei Yang berjalan masuk kedalam benteng kota.


Tiba tiba dari arah langit terdengar suara,


"Mau kabur kemana kamu pengecut...?!!"


Fei Yang tersenyum mengejek, tubuhnya melayang kembali ke udara menuju tempat asal suara.


Sambil melayang keatas, Fei Yang tiba-tiba teringat dengan Li Yuan Hao dan Li Yung, yang sama sekali tidak terlihat, sejak dia sampai di arena pertempuran.


Fei Yang pun mengirim pesan suara ke rajawalinya,


"Tiaw Siung, ada 2 penjahat utama kabur, kamu tolong aku mencari, dan menangkapnya kembali.."


Rajawali Emas, langsung mengepakkan sayapnya, kemudian terbang keangkasa, melesat menyusul kearah timur.


Dia paham siapa yang ingin Fei Yang tangkap, dia pernah beberapa kali bertemu.


Dia masih ingat dengan wajah kedua orang itu.


Fei Yang sendiri, kini sedang melayang di atas awan berhadapan dengan pemuda pulau pelangi itu.


Dari reaksinya saat disebut nama Fei Hsia dan kakek Wu, Fei Yang semakin yakin pemuda ini pasti berhubungan erat dengan pulau misterius tersebut.

__ADS_1


Fei Yang sambil tersenyum mengejek, berkata.


"Aku berhasil menipu mu, itu karena, kamu adalah orang jahat yang banyak melakukan dosa.."


"Sehingga tidak pernah tenang dan selalu ketakutan sendiri.."


"Sedangkan aku melarikan diri, itu bukan berarti aku takut dengan mu."


"Tapi itu karena aku punya urusan yang jauh lebih penting di sini, ketimbang berurusan dengan kalian di sana.."


"Kalau kamu masih penasaran, majulah sekali ini aku janji akan melayani mu sampai puas."


Fei Yang sambil berbicara, dia tanpa henti menyerap energi langit dan bumi yang dia ubah menjadi energi es dan api menyatu kedalam tubuhnya.


Begitu selesai bicara, Fei Yang menghentakkan kekuatannya, yang langsung memunculkan ribuan pedang merah disekelilingnya.


Pemuda itu tersenyum sinis, dia mengulurkan tangannya kedepan, sebatang pedang pelangi melesat keluar dari balik lengan bajunya.


Pedang pelangi itu berputar-putar seperti mata bor di depan telapak tangan pemuda itu.


Sambil berputar pedang pelangi terus memunculkan energi pedang pelangi lainnya.


Pedang pelangi pemuda itu terus menerus membelah diri, hingga akhirnya membentuk ribuan pedang pelangi.


Baru meluncur kedepan menyerang kearah Fei Yang.


Sedangkan Fei Yang yang di kelilingi pedang merah biru yang berputar-putar mengelilingi dirinya seperti sebuah orbit.


Fei Yang memutar kedua tangannya di depan tubuh nya, sebelum akhirnya dia mendorong nya kedepan.


Ribuan energi pedang merah biru kini melesat kedepan menyambut ribuan energi pedang pelangi yang datang.


Fei Yang dan pemuda itu terlibat saling dorong setiap ada energi pedang milik salah satu diantara mereka yang hancur, akan langsung muncul energi pedang baru sebagai pengganti.


Masing masing terus meningkatkan kekuatan mereka secara bertahap.


Pemuda yang menjadi lawan Fei Yang mulai mengerutkan alisnya,.dia tidak menyangka Fei Yang kini bisa mengimbangi kekuatan nya.


Padahal pada pertemuan sebelumnya, Fei Yang kekuatannya jelas masih berada di bawahnya.


Sambil mengerutkan alisnya, kini pemuda itu mendorongkan 90% kekuatannya kearah Fei Yang.


Kini ratusan energi pedang biru merah pecah hancur berantakan, hampir separuh dari energi pedang merah biru, di hancurkan oleh terjangan pedang pelangi yang kini terus menerjang dengan ganas mencoba mendominasi.

__ADS_1


Fei Yang sendiri merasakan tekanan yang datang bagaikan gelombang besar yang sangat dahsyat, siap menyapu apapun yang menghalangi jalannya.


Ubun ubun kepala Fei Yang, mulai mengeluarkan asap putih.


__ADS_2