
"Nah sekarang coba kakak berdua ikutin petunjuk dari saya, untuk mencoba merubah tenaga sakti menjadi es ataupun api, agar bisa muncul dari telapak tangan kakak berdua secara bergantian.."
"Nah mari kita coba pelan pelan."
ucap Fei Yang sambil memberi petunjuk pelatihan secara sabar.
Li Dan dan Lan Yi sama sama mengulurkan kedua telapak tangan mereka kedepan.
Lalu mereka mulai fokus untuk mengalirkan kekuatan tenaga sakti mereka kearah tangan mereka masing masing.
Setelah 15 menit mencoba mengikuti arahan Fei Yang, Lan Yi akhirnya berhasil memunculkan lapisan es tipis di lengan kanan nya.
Sesaat kemudian lapisan es menghilang, di ganti dengan api kecil di tangan yang sama.
"Hah aku berhasil,..! aku berhasil teriak Lan Yi girang.
Fei Yang pun ikut tersenyum gembira menanggapi keberhasilan Lan Yi.
Di lubuk hati terdalam Fei Yang harus akui, Lan Yi pantas menjadi murid kebanggaan almarhum kakak seperguruannya Malini.
Karena Lan Yi memang memiliki kecerdasan dan bakat alami yang diatas rata rata.
"Lan Yi coba sekarang kamu coba di lengan kiri mu apa bisa ?, kalau bisa coba kamu lakukan secara ini.."
ucap Fei Yang sambil memberi contoh.
Di telapak tangan kanan Fei Yang muncul api biru berkobar-kobar,.di telapak kirinya muncul uap es yang sangat pekat dan tebal.
Kemudian berubah tangan kanan muncul uap es, tangan kiri muncul api biru.
Terus menerus silih berganti berubah dari lambat menjadi semakin cepat semakin cepat perubahan tersebut.
"Nah coba lah.."
ucap Fei Yang sambil menghentikan aksinya.
Lan Yi mengangguk, dia mulai mencoba mengikuti arahan Fei Yang.
Lan Yi pertama mencoba memunculkan kabut es tipis menyelimuti lengan kirinya, lalu berubah menjadi api merah, yang keluar dari telapak tangan nya.
Lalu dia mencobanya di tangan kanan kiri, di sini dia terlihat kesulitan.
Melihat hal ini Fei Yang pun kembali memberikan pengarahan.
"Ingat Im Yang Sen Kung kak,.! gunakan Im Yang Sen Kung untuk memecah dan mengendalikannya kak.."
ucap Fei Yang memberi pengarahan dan pengawasan.
Melihat Lan Yi tetap kesulitan, Fei Yang berpindah duduk di belakang Lan Yi.
Fei Yang menempelkan kedua telapak tangannya di punggung Lan Yi.
Lalu mulai membantu memancing dan memisahkan Kekuatan es dan api di tubuh Lan Yi.
__ADS_1
Setelah berhasil, Fei Yang sedikit demi sedikit menarik kembali tenaga bantuan nya, membiarkan Lan Yi melakukan nya sendiri tanpa tenaga bantuan.
Perlahan lahan Lan Yi mulai bisa sendiri, mengontrol kedua kekuatan tersebut.
Memunculkannya ditangan kanan kiri secara bersamaan dan berganti ganti.
Seperti yang pernah Fei Yang contohkan.
"Bagus kak Lan Yi,.ya begitu sudah benar."
ucap Fei Yang penuh semangat dan merasa gembira .
Saat melihat Lan Yi sudah mampu mengendalikan kedua kekuatan yang saling berlawanan tersebut.
Fei Yang tersenyum puas melihat Lan Yi, yang semakin lama semakin lancar memainkan kedua tenaga berbeda tersebut.
Lan Yi akhirnya menghentikan latihannya dan menarik tenaganya untuk di simpan kembali.
"Paman guru, mengapa warna api ku merah,. sedangkan warna api Paman guru berwarna biru."
tanya Lan Yi kurang puas.
Fei Yang tersenyum dan berkata,
"Saat kak Lan Yi memiliki tenaga sakti sekuat saya, otomatis apinya akan berubah jadi biru seperti saya.
"Tenaga api punya 5 tingkatan warna pertama merah, kedua Jingga, ketiga kuning, keempat biru, kelima putih.."
"Semua warna api, itu bergantung pada tingkat tenaga sakti kita.."
Lan Yi pun mengangguk mengerti, wajahnya terlihat sedikit kecewa dengan kemampuan nya, yang masih jauh tertinggal.
Fei Yang mengerti jalan pikiran Lan Yi, dia pun berkata,
"Kak Lan Yi jangan pesimis, semua kekuatan memang di dapatkan dari hasil latihan pelan pelan."
"Kalaupun ada yang bisa cepat seperti aku, itu semua terjadi secara tidak sengaja.."
"Tapi hal itu sangat beresiko, sedikit saja salah, nyawa bisa melayang.."
"Apa yang terjadi pada paman guru, sehingga bisa memiliki kemampuan seperti itu..?"
tanya Lan Yi penasaran.
Fei Yang menghela nafas panjang, lalu berkata,
"Aku memperoleh tenaga api dan es, lewat Ping Feng dan Huo Lung jagoan di masanya yang usia mereka diatas 500 tahun."
"Tapi akibat masuknya tenaga yang begitu besar, dan saling berlawanan.."
"Aku hampir mati, untungnya guru Yi Han Tao Se datang tepat waktu, sehingga nyawa ku tertolong.."
"Demi menolong nyawa ku, guru Yi Han terpaksa menyegel kedua kekuatan raksasa itu.."
__ADS_1
"Hingga akhirnya guru Yi Han juga mewariskan seluruh kekuatan nya kedalam tubuh ku.
"Aku baru bisa berhasil mengendalikan kedua kekuatan raksasa itu."
"Begitulah ceritanya Kak Lan Yi, kak Lan Yi bisa secepat itu, ada di tahap saat ini, itupun sudah tidak mudah, kak ."
"Jadi optimislah Fei Yang yakin kakak pasti bisa.."
Lan Yi mengangguk dan berkata,
"Baiklah paman guru, Lan Yi akan berlatih lebih giat lagi, mengikuti saran paman guru."
Fei Yang tiba-tiba teringat dengan Li Dan yang ditempat terpisah juga sedang berlatih.
Li Dan terlihat cukup menyedihkan, seluruh tubuhnya hingga ke rambutnya terlihat sudah basah oleh keringat.
Seperti orang habis mandi,.tapi meski dia terus fokus dan mengeden berulang kali,.dia tetap saja belum berhasil memunculkan baik api maupun es dari telapak tangannya.
Li Dan seperti seekor ayam yang tidak berhasil bertelur, hanya mengeden secara sia sia saja.
Melihat hal ini Fei Yang jadi serba salah, ada perasaan kasihan simpati, tapi juga ada rasa lucu yang menggelitik ingin tertawa.
Tapi demi menjaga perasaan kakaknya, Fei Yang pun tidak menertawainya.
Fei Yang mengambil posisi duduk di hadapan Li Dan dan berkata,
"Bagaimana kak ? ada kesulitan..?"
Li Dan menggelengkan kepalanya dan berkata,
"Maaf adik Yang aku bodoh dan gak berbakat, udah hampir 2 jam tapi tidak ada hasilnya."
"Apa yang sebenarnya kakak rasakan dan di mana letak kesulitan yang kakak alami, ? coba jelaskan.."
ucap Fei Yang penuh perhatian.
"Aku sudah berhasil mengerahkan tenaga dalam ku, hingga ketangan.."
"Tapi aku selalu gagal merubahnya menjadi tenaga api atau pun es, aku juga tidak mengerti apa penyebabnya.."
ucap Li Dan bingung sambil menggaruk kepalanya sendiri.
"Begini api itu berasal.dari hawa panas, es berasal dari hawa dingin."
"Kakak harus rasakan dulu hawa tenaga sakti kakak apakah Panas atau dingin.."
"Baik itu hawa panas atau pun dingin, itu semua dipengaruhi oleh fokus pikiran kakak.."
"Bila ingin hawa panas, maka fokuskan pikiran kakak ke hawa panas, begitu pula sebaliknya.."
"Bila kakak rasakan hawa panas mulai muncul, kakak harus terus fokus meningkatkan hawa panas tersebut hingga titik puncak menjadi api.."
Begitu pula sebaliknya kak.."
__ADS_1
"Bagaimana kak,? paham ?"
.