
Dari dalam hutan berjalan keluar seorang kakek bertubuh tinggi besar berjubah merah hingga sepatunya pun berwarna merah.
Rambutnya riap riapan wajahnya penuh bulu kasar yang di biarkan tak terurus.
Sambil tertawa lebar, dia menatap kearah Fei Yang dengan tajam dan berkata,
"Anak muda kita bisa bertemu di sini adalah jodoh, mari temani aku See Thian Mo bermain main beberapa jurus.."
Fei Yang tersenyum tenang, dia mengirim pesan suara ke Hong Yi,
"Kak Hong Yi bawalah kakak baju putih ini menjauh dari sini.."
Hong Yi mengangguk kearah Fei Yang, lalu dia berkata dengan suara dingin.
"Hei kamu ikut dengan ku,..!"
Tanpa banyak bicara Hong Yi langsung berjalan duluan meninggalkan tempat tersebut.
Fei Yang sudah lama tidak melihat sikap dingin Hong Yi, dia pun tersenyum.
Dia jadi teringat dengan pertemuan pertama dirinya dengan Hong Yi dahulu.
Yue Feng yang sejak awal pertemuan sudah sangat kagum dengan kecantikan Hong Yi, tanpa banyak bicara dan mengeluh,.dia langsung berdiri, lalu berlari menyusul kearah Hong Yi.
Sementara itu Fei Yang sudah diserang oleh kakek itu, dengan kedua telapak tangan yang mengeluarkan kabut merah seperti darah.
Fei Yang menggunakan langkah ajaib, menghindar sambil mengamati pergerakan serangan sepasang telapak tangan kakek itu.
Kakek itu sedikit terkejut saat menyadari kemanapun dia menyerang
Fei Yang seolah-olah sudah faham dengan arah serangannya.
Sehingga selalu berhasil lebih dulu, bergerak menghindar, ataupun akan mengantisipasi serangannya, dengan memberikan serangan mengancam balik.
Sehingga dia selalu harus menarik kembali serangannya, bila tidak ingin mengalami luka fatal lebih dulu sebelum serangannya mencapai sasaran.
Dengan penuh penasaran kakek itu terus memperhebat serangannya., sambil berteriak keras.
"Hiaaahh,...!!"
Tiba tiba sepasang telapak tangan nya mengeluarkan bayangan merah, yang sangat banyak menyerang 11 titik penting organ vital Fei Yang dalam waktu bersamaan.
Melihat hal ini, Fei Yang pun melayang mundur sambil membuat perisai diagram kuno, menahan serangan telapak tangan merah itu.
Benturan terjadi di udara,
"Blaarr,.."
Tubuh Fei Yang yang sedang melayang di udara terpental kebelakang berjumplitan.
Sedangkan kakek jubah merah itu, terdorong mundur kebelakang dengan langkah terhuyung huyung kebelakang.
__ADS_1
Kakek jubah merah itu, setelah berhasil memperbaiki posisinya, dia segera melepaskan pukulan jarak jauh kearah Fei Yang.
Sebuah cahaya merah darah membentuk sebuah telapak tangan raksasa mengejar kearah Fei Yang.
Sambil bersalto di udara, Fei Yang melepaskan tebasan Naga Es dan Phoenix api membelah gunung.
Dua berkas sinar merah dan biru melesat membentuk Naga Es dan Phoenix Api menyambut dan membelah cahaya tapak darah itu
Baammm,...!"
terjadi ledakan dahsyat saat kedua kekuatan bertemu di udara.
Naga Es dan Phoenix Api yang lebih kuat, berhasil menghancurkan cahaya yang membentuk tapak.darah itu.
Terus melesat kearah kakek jubah merah itu.
Kakek itu bukannya takut dia malah tertawa terbahak bahak dan berkata,
"Menarik luar biasa.."
"Rasakan ini...!!"
teriak kakek itu sambil mengerak gerakan kedua telapak tangannya kearah serangan Naga Es dan Phoenix api, yang terus bergerak mendekatinya.
Tiba tiba muncul dua tapak merah raksasa dari langit dan bumi yang datang menepuk Naga Es dan Phoenix api hingga hancur berantakan.
Setelah menghancurkan kekuatan Naga Es dan Phoenix Api, Tapak darah itu kini bergerak dari atas dan bawah hendak menggencet Fei Yang.
"Blaarr,...! Blarr,...!"
kembali terjadi ledakan dahsyat, saat kedua kekuatan kembali bertemu di udara.
Kedua tapak darah raksasa terpental oleh daya tolak kekuatan pelindung Fei Yang.
Memanfaatkan kesempatan tersebut, Fei Yang langsung melepaskan ribuan cahaya pada bersinar lembayung,.disertai Sambaran petir dari langit tingkat ke 9.
Sebuah aliran listrik bercahaya putih turun dari langit langsung mengejar kearah kakek jubah merah itu.
Ini adalah ilmu gabungan yang Fei Yang lepaskan secara serentak,.satu gerakan 3 jurus di lepaskan.
Dua jurus dari kitab tanpa tanding di gabungkan dengan satu jurus dari Tarian pedang Naga Es dan Phoenix Api.
Dari kitab Tanpa Tanding.
Jurus ke 4 Cahaya lembayung dari langit barat
Jurus ke 5 halilintar langit tingkat ke 9
Dari Tarian pedang Naga Es dan Phoenix Api.
jurus ke 7 Phoenix Api dan Naga Es pembasmi iblis.
__ADS_1
Kakek Jubah merah tertawa lantang, tiba tiba dia menghilang dari posisinya, sehingga semua serangan Fei Yang menemui tempat kosong dan meledakkan apapun yang di lewati nya.
"Blaarr,.. Blarr,.. Blaarr,.. Blarr,..Blaarr,.. Blarr,..!'
Tiba tiba sepasang telapak tangan kakek itu muncul dari udara hampa hendak membokong Fei Yang.dari arah belakang.
"Blaarr,.. Blarr,.. Blaarr,.. Blarr,..Blaarr,.. Blarr,..!'
Tapi serangan itu gagal selain tertahan oleh perisai pelindung Fei Yang, dia juga di pentalkan oleh ribuan energi pedang merah biru yang muncul bagaikan bulu landak mengelilingi seluruh tubuh Fei Yang.
Tubuh kakek jubah merah terpental keluar dari tempat persembunyiannya, di udara hampa.
Memanfaatkan situasi ini Fei Yang langsung melepaskan serangan jurus ke 9 Phoenix Api dan Naga es menyatu menantang semesta.
Di gabung dengan kekuatan Api dan es semesta yang berputaran disekitar mahluk gabungan, yang sedang mengejar kearah kakek jubah merah itu.
Tapi lagi-lagi kakek itu menghilang diudara, sehingga serangan Fei Yang kembali meledak tanpa bisa menyentuhnya.
"Blaarr,.. Blarr,.. Blaarr,.. Blarr,..Blaarr,.. Blarr,..!'
Kakek itu kini tiba tiba muncul dari dalam tanah hendak mencengkram kedua kaki Fei Yang.
Fei Yang terbang keudara mengindari kedua cengkraman itu.
Tapi kakek jubah merah tidak mau melepaskan sasaran di depan matanya.
Dia terbang keluar dari dalam tanah mengejar dengan melepaskan dua pukulan Tapak darah mengincar bagian bawah tubuh Fei Yang.
Fei Yang tiba tiba melakukan jungkir balik kebawah, dia kini memainkan jurus Naga Api di tangan kanan, jurus Naga es ditangan kiri.(ilmu Huo Lung dan Ping Feng)
Untuk menyambut kedua telapak berdarah kakek jubah merah.
"Blaarr,.. Blarr,..!!"
Gerakan mendadak membuat kakek jubah merah tidak dapat menghindar ataupun menghilang.
Kedua telapak tangan bertemu di udara dengan kesudahan.
"Baammm....!!"
Tubuh kakek jubah merah menghantam deras keatas tanah, menimbulkan sebuah lubang besar dan dalam.
Tubuh kakek jubah merah sebelah hangus sebelah lagi membeku.
Dia buru buru bangkit berdiri kemudian kembali menghilang dari dalam lubang itu.
Muncul lagi dari 8 arah ada 8 bayangan dirinya datang menyerang Fei Yang dengan sepasang tapak darahnya.
"Blaarr,.. Blarr,.. Blaarr,.. Blarrr Blarr,..Blarr....Blaarr,.. Blarr,..!'
Terjadi ledakan dahsyat di udara, yang langsung menghancur kan ke 8 bayangan itu.
__ADS_1
Tapi dengan senyum licik kakek jubah merah berhasil menyarangkan dua Tapak Darah di Dan Tian dan dada Fei Yang.