PENDEKAR API DAN ES

PENDEKAR API DAN ES
KIRIN API KEMBALI MUNCUL


__ADS_3

Naga biru dan merah bergerak lincah menggunakan tubuh mereka melilit pedang pedang yang sedang menerjang kearah mereka.


Dua kelompok pedang itu tergulung dalam lilitan tubuh Naga merah dan biru.


Begitu kedua naga itu mengencangkan lilitan tubuh mereka, ke 49 energi cahaya emas yang membentuk pedang energi, semua hancur pecah berkeping-keping.


Setelah menghancurkan ke 49 pedang energi Li Mu Bai, kedua Naga merah biru bergerak melingkar menerjang dari sisi kiri dan kanan Li Mu Bai.


Li Mu Bai yang di jepit dari tiga sisi, memilih menggunakan ilmu meringankan tubuh menembus Mega.


Menghilang dari posisinya,.saat muncul lagi, Li Mu Bai sudah berganti posisi di tempat lain.


Dari 2 kali pertemuan, Li Mu Bai menyadari bila di paksakan pertarungan ini, menang tidak menuai.hasil.


Kalah sudah pasti akan di buat mengenaskan oleh Fei Yang yang menaruh dendam padanya.


Li Mu Bai berniat, setelan menghilang dari posisinya langsung ambil langkah seribu.


Tapi baru saja hendak bergerak, di depannya sudah menghadang Fei Yang yang berdiri.di udara mengendarai awan kecil.


"Mau kemana kakak ke 3, urusan kita belum selesai."


ucap Fei Yang dingin.


Begitu kedua lengan Fei Yang bergerak menarik membentuk cakar.


Maka energi semesta langsung menghancurkan perisai pelindung ciptaan Li Mu Bai, dan bergerak mengepung jalan mundur Li Mu Bai dari belakang.


Begitu pula dengan kedua Naga merah dan biru, mereka langsung berbelok arah begitu target yang mereka incar tidak ada ditempat.


Kedua naga merah biru kembali mengejar kearah Li Mu Bai dari arah atas bawah.


"Adik kamu terlalu memaksa.!"


"Kamu tidak memberi ku pilihan,..! hari ini bila bukan kamu yang mampus, aku lah yang binasa.!"


ucap Li Mu Bai emosi.


Dia menghentakkan cahaya merah seperti matahari raksasa, membungkus seluruh tubuhnya.


Pancaran sinar Bola matahari raksasa' itu, membentuk jarum jarum besar yang runcing melesat ke segala arah, untuk menyambut dan menyerang balik ke segala arah.


Ini adalah ilmu yang dia pelajari dari salinan kitab iblis neraka, sebagai barter perjanjian kerjasamanya dengan Xu Da, wakil ketua Hei Mo Pang.


Fei Yang tersenyum dingin dan berkata,

__ADS_1


"Ilmu perguruan sendiri begitu luas dan dalam tidak habis di pelajari."


"Malah mempelajari ilmu iblis menggali kubur sendiri.."


",Kamu mengatakan aku tidak memberi mu pilihan, sebenarnya kamu sendiri lah yang sejak awal memilih kehancuran diri mu sendiri ."


ucap Fei Yang sambil melepaskan ribuan energi pedang merah biru, menyerang kearah Li Mu Bai dari arah depan.


Kemudian dia juga menambah kekuatan daya tekan energi semesta tanpa batas dan kekuatan api dan es semesta untuk menambah daya tekan naga merah dan biru dari atas bawah.


Li Mu Bai yang terjebak dari 4 sisi, berteriak keras, melepaskan seluruh kemampuannya.


"Api Akherat Iblis Neraka tingkat ke 8,..!"


Li Mu Bai terlihat bersilat di dalam matahari besar, yang melindungi nya.


Dia melepaskan pukulannya ke empat penjuru, melepaskan 4 Bola besar merah yang di kelilingi oleh lintasan elektron berwarna putih.


"Duarrr,..Duarrr,..Duarrr,..Duarrr,..!!"


Terjadi ledakan dahsyat di empat penjuru, yang meluluh lantakan serangan dari 4 penjuru, yang Fei Yang lepaskan untuk mengepungnya.


Fei Yang ikut terpental mundur puluhan meter oleh daya tolak ledakan dahsyat tersebut.


Li Mu Bai setelah meledakkan kepungan, dia masih terus bersilat di dalam bola cahaya matahari merah.


Dalam pergerakannya dia menarik keempat bola cahaya merah berputaran di sekitarnya.


Dia menjadikan dirinya sebagai orbit tempat berputar 4 bola merah mengelilingi lintasan secara melingkar.


Perlahan lahan ke 4 bola merah, menyatu menjadi satu bola besar raksasa, kemudian di dorongkan bergerak kearah Fei Yang.


Fei Yang bergerak menyongsong cahaya bola merah raksasa, yang dikelilingi oleh lintasan cahaya elektron.


Tubuh Fei Yang berubah menjadi cahaya merah biru, yang kemudian menyatu membentuk sebatang pedang raksasa merah biru,


Pedang raksasa yang dikelilingi oleh cahaya berkilauan, meluncur cepat menyambut bola matahari merah yang datang.


"Krasss,..!!"


Bola cahaya merah.yang di kelilingi oleh lintasan elektron, berhasil di tembus oleh pedang merah biru raksasa.


Saat Pedang merah biru, mencapai titik inti bola cahaya merah itu,.maka terjadi lah ledakan dahsyat di udara.


"Duarrr,...!!"

__ADS_1


Bola cahaya merah hancur hilang, meninggalkan bias sinar merah yang kembali masuk kedalam tanah.


Pedang merah biru raksasa tidak bergeming terhadap ledakan tersebut,.dia terus meluncur cepat mengejar kearah bola matahari raksasa yang membungkus Li Mu Bai di dalamnya.


"Crash,..!!"


Bola cahaya matahari ini pun sama saja tidak berhasil menahan pedang merah biru jelmaan Fei Yang.


Pedang merah biru melintas melewati bola cahaya matahari dan tubuh Li Mu Bai.


Fei Yang dan Li Mu Bai saling memunggungi dalam jarak 20 an meter.


Fei Yang sudah kembali keasal nya, dengan posisi tubuh setengah berjongkok, dengan jari tengah dan telunjuk, menunjuk kearah depan.


Sedangkan Li Mu Bai mengambang di udara dalam posisi kedua telapak tangan di dorong kedepan.


Tiba tiba dari seluruh tubuh Li Mu Bai, mengalami retak retak.


Dari retakan tubuhnya, muncul sinar merah melesat keluar memancar kesegala arah.


Retakan semakin lama semakin banyak dan lebar, hingga akhirnya tubuh Li Mu Bai meledak hancur berkeping-keping.


Potongan pakaian dan daging merah hancur berkeping-keping jatuh keatas tanah bagaikan hujan.


Semua berserakan di atas tanah, di depan Gua Ling Yun.


Bau amis darah membuat mahluk itu tertarik dan kembali menampakkan diri.di depan mulut gua.


Di depan gua selain potongan pakaian dan daging Li Mu Bai yang berserakan, hanya ada Hong Yi yang terlihat berdiri di sana menatap tajam kearah mulut gua.


Im Kan Wu Ee dari awal kehadiran Fei Yang dan Li Mu Bai di sana, mereka yang hanya tersisa berempat diam diam sudah melarikan diri.


Sedangkan Hong Yi yang datangnya menyusul,. setelah mencari kesana kemari, di sekitar lokasi pertempuran.


Akhirnya petunjuk bekas pertempuran, membawanya tiba di depan Gua Ling Yun.


Hong Yi curiga kemungkinan kekasihnya Yue Feng bersembunyi di dalam gua, menghindari kejaran ke 4 lawannya yang jauh lebih kuat dan sakti


Tapi saat melihat Kirin api keluar dari dalam gua tersebut, lemas lah Hong Yi.


Dia jadi berdiri diam mematung di sana, semua pikirannya blank, hatinya sangat hancur.


Memikirkan nasib kekasihnya yang kemungkinan sudah tiada lagi di dunia ini.


Kirin Api langsung bergerak menerkam kearah Hong Yi

__ADS_1


__ADS_2