
Melihat kericuhan di baris belakang ke 7 Jendral topeng besi, langsung meninggalkan arena pertempuran Li Dan.
Mereka buru-buru kembali ke barisan rombongan raja Sabutai untuk memberikan perlindungan.
Naga Hitam menyerang dengan menyemburkan api hitam nya yang sangat beracun.
Dalam sekejab saja ribuan pasukan Liao tergeletak kehilangan nyawa, sedangkan serangan tombak dan anak panah mereka ke Naga Hitam sama sekali tidak membuahkan hasil.
Karena seluruh tubuh Naga Hitam di lindungi oleh sisik yang sangat keras luar biasa, bahkan senjata pusaka sekalipun sulit menembusnya, apalagi cuma panah dan tombak yang terbuat dari bahan besi biasa.
Bahkan Naga Hitam merasa geli pun tidak, Naga Hitam sambil tertawa gembira, dia terus menyerang pasukan Liao.
Dia terlihat sangat menikmati pertempuran ini, ada satu hal yang tidak di sadari dan tidak terlihat oleh mata setiap orang yang hadir di sana.
Termasuk Fei Yang sendiri, karena dia sedang fokus melesat kearah Li Dan untuk memberikan pertolongan darurat.
Semua pasukan Liao yang terbunuh oleh Naga Hitam,.dari tubuh mereka akan muncul sebuah gelembung hitam, yang melayang ke angkasa masuk kedalam tubuh Naga Hitam.
Setiap gelembung itu adalah akar roh jahat manusia, yang masuk di serap oleh Naga Hitam.
Setiap gelembung yang menyatu kedalam tubuh Naga Hitam, Naga Hitam akan terlihat semakin kuat dan ganas.
Akibatnya semakin lama, Naga Hitam bukan semakin lemah, dia justru malah semakin bertambah kuat dan mengerikan.
Hal ini hanya di sadari oleh Rajawali Emas, yang meski dirinya juga sedang sibuk ikut bertarung, mengamuk dengan sepasang cakar dan kibasan sayap nya.
Tapi dia bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi dengan Naga Hitam.
Rajawali Emas yang ngeri dan takut dengan Naga Hitam, dia perlahan-lahan bergerak menjauhinya.
Meski Naga Hitam tidak menyerangnya, bahkan pernah menyelamatkan nyawa nya, dan yang sedang di habisi oleh Naga Hitam adalah lawan.
Tapi Rajawali Emas tetap merasa ngeri, dan berusaha menjauh tidak kuat menghadapi aura ganas yang terpancar dari tubuh Naga Hitam.
Pasukan Liao yang meski jumlahnya sangat banyak, kini mereka mulai kocar kacir ketakutan menghadapi amukan Naga Hitam.
Melihat mangsanya ingin melarikan diri, sambil mengeluarkan raungan menggetarkan.
Naga Hitam melepaskan aura Naganya, menekan mangsa agar sulit bergerak dan gerakannya menjadi lambat.
Melihat musuhnya yang kesulitan bergerak, Naga Hitam sambil tertawa-tawa terus menyemburkan api hitamnya, menghabisi lawannya yang sudah tidak berdaya.
__ADS_1
Naga Hitam baru terpaksa menghentikan kesenangannya ketika 7 orang jendral Topeng Besi menghadang dan mengepungnya dengan rapat.
Mereka secara bergantian melakukan serangan jarak jauh yang berkekuatan dahsyat kearah Naga Hitam.
Naga Hitam yang awalnya sempat terpental, dia meraung marah. karena ke 7 orang ini dianggap menganggu kesenangan nya meningkatkan kekuatannya.
Naga Hitam menerjang kearah tujuh orang itu, tanpa menghiraukan serangan dari mereka, Naga Hitam menyemburkan Api Hitam kearah mereka bertujuh secara bergantian.
Selain itu Naga Hitam juga menggunakan ekornya untuk dikibaskan untuk menyerang ke 7 orang itu.
Setelah Naga Hitam mengamuk, ke 7 orang pengepungnya itu baru sadar, ternyata kesaktian Naga Hitam jauh di luar prediksi mereka.
Bahkan mungkin jauh diatas mereka, terbukti kini, Naga Hitam sama sekali tidak perduli dengan serangan dari mereka.
Seolah-olah pukulan mereka semua tidak ada artinya bagi Naga Hitam, sebaliknya serangan api hitam dan kibasan ekor nya sangatlah mengerikan.
Baru tercium bau api hitam itu, mereka sudah merasa kepala berkunang kunang.
Bila benar terkena, semburan langsung bukan mustahil mereka akan langsung kehilangan nyawa.
Begitu pula dengan angin kibasan ekor Naga Hitam itu, yang begitu kuat.
Baru angin kibasan nya saja mereka akan sulit mempertahankan kuda kudanya.
Bisa bisa tubuh mereka akan hancur menjadi debu.
Membaca situasi yang kurang baik ini, ke 7 orang itu perlahan-lahan bergerak menjauh ke 7 arah, lalu mereka masing masing melarikan diri ke 7 arah berbeda.
Mereka takut Naga hitam akan mengejar mereka, tapi ternyata tidak, Naga Hitam malah kembali mengejar kearah pasukan Liao, melepaskan auranya, menghentikan pergerakan mereka.
Kemudian menghabisi mereka dengan semburan api hitam nya yang semakin pekat.
Naga Hitam melanjutkan pesta poranya sambil tertawa puas.
Ke 7 Jendral topeng besi begitu berhasil menjauhi Naga Hitam, mereka pun berkumpul kembali berusaha mengawal Agoda dan Raja Sabutai melarikan diri,.dari arena pertempuran yang semrawut.
Di tempat lain Fei Yang begitu tiba di lokasi langsung muncul di hadapan Li Dan, membantu nya menangkis serangan yang datang dari 3 arah.
Di mana Li Dan sendiri terlihat pasrah jatuh terduduk di atas tanah, tidak sanggup memberikan perlawanan maupun menghindari ketiga serangan itu.
Sial bagi ketiga orang itu, yang tadinya sedang tertawa senang, ingin memberikan serangan terakhir kearah Li Dan.
__ADS_1
Kini setelah serangan mereka di tangkis oleh Fei Yang, mereka bertiga berubah menjadi patung es, langsung kehilangan nyawa tanpa sempat bersuara.
"Kakak Dan kamu tidak apa-apa, maaf menyusahkan mu.."
"Aku yang salah perhitungan.."
ucap Fei Yang penuh sesal.
Li Dan menggelengkan kepalanya dan berkata,
"Aku tidak apa-apa, kamu datang sudah tepat waktu.."
"Cepat tolong pasukan ku,.adik Yang.."
Fei Yang mengangguk dan berkata,
"Baiklah kamu beristirahatlah, aku akan pergi menolong mereka.."
Ucapan belum selesai, Fei Yang sudah menghilang dari hadapan Li Dan.
Muncul di antara pasukan Liao yang sedang mengurung pasukan Li Dan, yang sedang bertahan mati matian membentuk formasi lingkaran.
Mereka yang tadinya menggunakan kuda, kini mereka hanya bisa menghadapi kepungan musuh, dengan berdiri diatas tanah dan punggung beradu punggung dengan teman mereka sendiri.
Fei Yang yang berada di antara pasukan Liao langsung beraksi, hentakan energi api dan es dari tubuhnya, memunculkan ribuan energi pedang biru merah.
Ribuan mata pedang biru merah itu melesat ke segala arah, setiap tubuh pasukan Liao yang terkena energi pedang biru, akan langsung tewas membeku.
Sebaliknya bila terkena energi pedang merah akan langsung hangus menjadi.debu.
Dalam sekejab saja kepungan terhadap pasukan Li Dan pun mulai terbuka.
Seluruh tubuh Fei Yang yang selalu di kelilingi oleh ribuan energi pedang merah biru.
Membuat dirinya dari udara terlihat seperti seekor Landak berwarna merah biru.
Fei Yang terus bergerak selangkah demi selangkah menghampiri pasukan Li Dan yang masih terkepung.
"Wahai prajurit kerajaan Xi Xia, yang tergabung dalam pasukan Liao di bawah perintah Li Yuan Hao dan Agoda, segera buang senjata kalian..!!"
"Menjauhlah dari arena pertempuran, ini bukan pertempuran kalian, jangan mau mati sia sia..!!"
__ADS_1
terdengar suara Fei Yang menggema berputar putar di seluruh arena pertempuran.